
Besok hari suasana di ruangan rawat inap Bogenvil A masih hening di pagi hari. Nadya ternyata sudah di ruangan menjaga Dafi suaminya. Sambil menjaga dalam ruangan Nadya juga belajar jalan dari pada bengong sendiri menunggu.
Alhamdulillah... Nadya sudah bisa berjalan kembali walaupun masih pakai bantuan tongkat, sebenarnya tongkat hanya untuk menahan berat badan supaya kaki tidak terlalu berat menahan berat badan.
Pada saat latihan berjalan di dalam ruangan, Bu Nani datang untuk berkunjung setelah mengantar Nisa sekolah."Assalamualaikum..."Bu Nani memberi salam masuk ke ruang perawatan Dafi.
"Wa'alaikum salam...mama?"jawab Nadya
"Nadya sudah sampai duluan, tadi malam siapa yang jaga Dafi?"tanya Bu Nani
"Andi ma...tadi waktu ke sini baru dia berangkat ke kantor, tapi malam ini Nadya yang jaga di sini"jawab Nadya
"bisa kamu? kamu kan masih dalam penyembuhan juga", tanya Bu Nani
"bisa ma, mana mungkin Andi terus jaga. Di kantor dia juga sudah sibuk, masa menjaga bang Dafi dia juga."kata Nadya
"ayah dan mama mu sudah tau" tanya Bu Nani lagi.
"sudah Nadya kabari tadi di rumah"jawab Nadya
Bu Nani pun mendekati Dafi dan memeriksa keadaan anaknya itu. Di elus nya kening anaknya."Alhamdulillah...kamu sudah di ruang inap nak, cepat sembuh ya...kami semua sayang dan rindu dengan kamu yang dulu nak. Kasian Nisa selalu menanyakan kabar mu, juga istri mu baru sehari dia jadi istri tapi terjadi..." kata Bu Nani
Mendengar Bu Nani cerita maka Nadya mendekatinya"ma...jangan teruskan, Nadya yakin bang Dafi sebentar lagi cepat sembuh seperti sedia kala"kata Nadya
Bu Nani menghadap Nadya dan langsung memeluk nya.", Terima Kasih nak...tak salah mama memilih menantu. kamu sudah mulai sembuh kan?"
"ya ma, do'akan Nadya bisa jalan seperti biasa" kata Nadya
"mama pasti mendo'akan kamu nak, kamu juga anak mama"kata Bu Nani
Walaupun Nadya hanya menantunya tapi Bu Nani begitu sayang pada Nadya karena dari awal jumpa Bu Nani sudah suka, apa lagi Nadya ternyata anak dari sahabat akrab waktu sekolah dulu, makin sayang Bu Nani pada menantunya itu.
"Nadya ada jadwal terapi dengan dokter Ilham, jadi permisi dulu ma. setelah terapi nanti Nadya ke sini lagi."kata Nadya pada mertua nya.
"ya...kamu bisa ke sana sendiri?"tanya Bu Nani
"Bisa ma... sudah biasa,kan Nadya sudah hafal tempat nya"kata Nadya.
"ya sudah... hati hati sayang"kata Bu Nani
Nadya pun keluar ruangan sendiri menuju ruang terapi.
Di dalam kamar Bu Nani menjaga dan duduk di sebelah Dafi. Tiba tiba Bu Nani mendengar suara di sebelah nya."haus...haus..."
Bu Nani menoleh ke arah Dafi, ternyata dia sudah bangun."Alhamdulillah....kamu sudah sadar sayang?"tanya Bu Nani
"minum...haus..."suara Dafi begitu pelan tapi terdengar.
Melihat anaknya bangun dan sadar Bu Nani pun langsung memencet bel supaya perawat datang ke dalam."sebentar sayang, mama panggil perawat dulu"kata Bu Nani.
Dari luar perawat masuk ke dalam"ada apa ibu?ada yang bisa saya bantu?" tanya perawat
"suster anak saya sudah sadar, dia minta minum. boleh di berikan?"tanya Bu Nani.
"boleh Bu tapi jangan banyak dulu, basahi saja bibir nya dulu"jawab perawat.
__ADS_1
"terima kasih Suster, tolong sampaikan ke dokter kalau anak saya sudah sadar. Biar dia bisa memeriksa keadaan anak saya"pesan Bu Nani.
"iya Bu...ini saya juga catat jam berapa pak Dafi sadar" jawab perawat.
"terima kasih suster"kata Bu Nani
Suster pun memeriksa keadaan Dafi dan mencatat semua perkembangan nya.
Dafi melihat di sekeliling nya, di lihat nya ada mamanya dan perawat lagi memeriksa dirinya.
"ma... kita di mana?"tanya Dafi pada mama-nya dengan suara pelan tapi terdengar oleh Bu Nani."kita di rumah sakit sayang, kamu ingat apa yang terjadi?"tanya Bu Nani
"maaf ma...Dafi belum ingat", jawab Dafi sambil memegang kepala nya.
"ya sudah jangan di paksa dulu mengingat kejadian kemarin"kata Bu Nani.
Tok
tok
tok
"Assalamualaikum..."
ada ketukan pintu dari luar.
"wa'alaikum salam... masuk"jawab Bu Nani karena ada yang ketuk pintu
orang yang di luar pun masuk ke dalam."Nilam... dengan siapa ke mari?"tanya Bu Nani.
"kamu repot repot"kata Bu Nani
Mereka pun masuk ke dalam, begitu terkejut nya Bu Nilam melihat Dafi sudah sadar."Dafi...kamu sudah sadar?"tanya Bu Nilam
Melihat ada yang memanggil namanya Dafi senyum saja pada Bu Nilam.
"iya Nilam baru saja sadar"jawab Bu Nani
"lho...Nadya mana?"tanya Bu Nilam
"tapi sudah pergi dia semangat sekali ke tempat terapi"kata Bu Nani.
"ya sudah...aqu susul Nadya dulu."kata Bu Nilam.
"setelah terapi ke mari lagi ya..."kata Bu Nani.
"iya...Nadya pasti senang melihat Dafi sadar",kata Bu Nilam sambil berjalan keluar.
Di kamar hanya ada Dafi dan Bu Nani."ma... yang tadi itu siapa? tanya Dafi
"Tante Nilam sayang"jawab Bu Nani
"siapa itu tante Nilam?"tanya Dafi penasaran pada mamanya
"kamu enggak ingat dengan Tante tadi ? Bu Nani bertanya pada putranya
__ADS_1
"enggak ma..."kata Dafi
"ya sudah jangan di paksa nanti pusing kamu sayang"kata Bu Nani
"ya sudah... istirahat saja kamu biar cepat sembuh"kata Bu Nani.
Dafi pun memejamkan mata kembali tapi dia pun tidak bisa untuk tidur. Maka Bu Nani pun menghidupkan TV supaya Dafi menonton televisi. Setelah TV di hidupkan Dafi melihat ke arah TV.
Bu Nani sangat senang sekali anaknya sudah mulai bicara. Tiba tiba Ada orang yang masuk ke rawat inap."maaf tante saya baru datang"
"enggak apa apa kamu itu masih ada urusan, selesai kan saja dulu"kata Bu Nani pada Andi
"Tante...bos qu ternyata sudah sadar?"tanya Andi karena melihat mata Dafi sudah terbuka dan melihat TV.
"iya sudah sadar"jawab Bu Nani.
"Nadya sudah tau", tanya Andi
"belum tadi dia masih terapi"kata Bu Nilam
Melihat bos nya sudah sadar Andi mendekati nya."Bos ..apa kabar? Pasti nya sudah sembuh"kata
Dafi melihat Andi yang menyapa dirinya.
"ada perlu apa kamu"tanya Dafi
"hanya mau menjenguk bos lah"jawab Andi.
Andi pun memeluk Dafi teman sekalian bos di kantor.
"Alhamdulillah...bos sudah sadar, Nadya pasti senang melihat nya",kata Andi.
"Nadya ???? Siapa dia???" tanya Dafi lagi
"bos enggak ingat sama Nadya?"tanya Andi
Dafi diam dan hanya menggelengkan kepalanya.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote...vote ..
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏