Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.18


__ADS_3

Dalam perjalanan menuju TK.Bintang menjemput Nadya tiba tiba ada telpon.


📞Dafi. : Assalamualaikum...


📞Mama : Wa'alaikum salam... Dafi kamu jadi lunch dengan Nadya hari ini ???


📞Dafi. : Jadi.... kenapa ???


📞Mama. : Nisa belum pulang, nanti kalau Nisa masih ada, kamu jangan turun dulu. biar dia pulang sama pak Min baru kamu turun.


📞Dafi. : Kenapa mama ???


📞Mama. : Kamu mau nanti Nisa ikut ???


📞 Dafi. : oh...iya ma, aqu enggak kepikiran sampai situ


📞Mama. : maka nya mama kasi tau sekarang


📞 Dafi. : oke ma ... Terima Kasih sudah mengingatkan


📞 Mama : Titip salam sama Nadya ya.... Assalamualaikum....


📞 Dafi. : ya ma... wa'alaikum salam...


Sampai lah Dafi di depan sekolah TK.Bintang, dan ternyata pak Min masih parkir di depan sekolah. karena itu Dafi menunggu agak jauh dari parkiran mobil yang di bawa pak Min.


Tak berapa lama akhirnya Nisa pulang di bawa Pak Min. Setelah merasa aman maka Dafi memarkirkan Mobil dekat sekolah dan langsung masuk ke dalam.


Ternyata dari dalam Nadya sudah siap untuk di jemput.


Assalamualaikum...sudah siap ???


Wa'alaikum salam saya sudah siap.


ayo kita jalan, nanti habis pula jam istirahat.kata Dafi


Mereka pun jalan keluar, ternyata dari dalam sekolah keluar ibu kepala sekolah.


Bu... mohon izin, Bu Nadya saya bawa dulu. kata Dafi mempermisikan


oh...iya silahkan pak Dafi, ini jam istirahat kok. jawab Bu Nadya.


ada yang mau di bicarakan Bu jawab Nadya


Hati hati di jalan ya....kata Bu kepala sekolah.


iya Bu jawab mereka.


Nadya.... pulang jangan lupa bawa buah tangan ya...teriak Mila dari belakang.


Oke.... jawab Nadya sambil mengacungkan jempol.


Dengan sigap Dafi jalan terlebih dahulu mobil untuk membukakan pintu.


Silah kan Bu...


terima kasih.


setelah itu Dafi masuk ke dalam mobil nya.


Mau lunch dimana kita ??? tanya Dafi


terserah bapak aja, saya ikut aja jawab Nisa


Mereka pun menuju resto yang tak jauh dari sekolah. Tak berapa lama mereka pun sampai ke tempat yang di tuju.


Di dalam mobil tanpa sengaja Dafi menyenggol tangan Nadya, dengan refleks di tepis Nadya.


Maaf pak saya enggak sengaja


iya enggak apa apa,


ayo kita turun,ajak Dafi


Mereka pun turun dan langsung mencari posisi di tengah aja. Setelah langsung pelayan resto datang.

__ADS_1


Pesanan nya Nasi sop dan lemon tea kata Dafi, Nadya pesan apa ???


sama kan aja, jawab Nadya.


Setelah pelayan resto pergi untuk menyiapkan pesanan, Dafi langsung memulai pembicaraan


Saya panggil Nadya aja ya kalau berdua.


iya, enggak apa apa.lagian ini juga kita enggak berada di lingkungan sekolah.


Sebelumnya saya minta maaf karena mama saya kemarin langsung aja membicarakan masalah Ta'aruf kita sama orang tua Nadya, padahal seharusnya saya menanyakan dulu sama orang yang bersangkutan.


ya, enggak apa apa.sebenarnya dari awal jumpa sama Bu Nani sudah menanyakan ke arah itu, katanya mau cari calon mantu, sambil tersenyum Nadya menjelaskan.


Apakah Bu Nadya bersedia untuk Ta'aruf dengan saya. Di usia saya 33 tahun ini, sudah waktunya mencari istri,bukan untuk main main lagi.


Saya juga dari dulu mencari yang serius, enggak untuk pacaran. kalau pacaran terus pasti nya pihak perempuan yang di rugikan.


Jadi mau kan untuk Ta'aruf dengan saya ???


Bagaimana ya ??? jawab Nadya dengan wajah tersenyum.


Pasti mau kan ???


Nadya mengangguk dengan wajah merah merona.


Alhamdulillah...saya senang sekali, jawab Dafi.


Permisi Bapak/ibu..


ini makanannya sudah siap....


pelayan resto langsung meletakkan di depan Dafi dan Nadya.


Setelah makanan tersedia mereka pun makan bersama dan tak lupa terlebih dahulu membaca doa.


Tanpa sungkan Nadya dan Dafi makan bersama dan bercerita.


Bagaimana Nisa di Sekolah ???


Dia memang manja, karena di rumah hanya dia yang anak kecil. semua Oma yang atur dan ngurusin keperluan nya.


apakah Nisa memang anak Bapak ??? tanya Nadya


Jangan panggil Bapak.


mau nya di panggil apa ???


apa ya ???


Abang, mas, A'a atau bro ??? wkwkwkwk


Abang aja lah


boleh juga jawab Nadya


Nisa sebenarnya bukan anak kandung saya, tepat nya keponakan saya. Dia anak adik saya, Mama Nisa Depresi, saat hamil tua ayah nya Nisa meninggal dan mamanya tidak bisa menerima kenyataan. Jadi lah dia Depresi, untung saja waktu mau Mekah Nisa bisa di lakukan operasi Caesar.


Dimana mama nya sekarang ???


Ada di Rumah Sakit Jiwa., setiap Minggu saya pantau perkembangan nya. Masih sedikit kemajuan nya, ya harus banyak bersabar. jawab Dafi.


Kasian juga Nisa, apakah dia tau ???


Dia tidak tau, masih kecil Nisa. suatu hari nanti pasti juga di beri tahu.


Semoga cepat sembuh yah....


iya, mohon doanya.


Suatu hari nanti pasti akan Abang bawa kesana. Kapan ya sebaiknya Abang dan mama datang lagi ???


Biar orang tua aja yang menentukan, Nadya siap aja kok.


Kalau sudah siap, Abang jadi enggak sabar kata Dafi dengan senyum penuh arti.

__ADS_1


enggak apa ??? udah ah .. jangan lama lama waktu istirahat sudah mau habis.


Mereka pun menghabiskan makanan dan bergegas mau mengantarkan Nadya kembali ke sekolah. Dan tak lupa membeli pesanan Mila untuk di makan bersama.


Sampai di halaman sekolah, Dafi mau memegang tangan Nadya. Dengan refleks Nadya menolak.


Maaf maksud saya...kata Dafi


Abang jangan pegang tangan, belum muhrim tau,


kanapa ???


enggak apa apa, hanya seperti ada aliran listrik aja, seperti kontak aja


ada ada aja wkwkwkwk.


Kemarin saya lupa yang mana nomor HP dan wa Nadya, jadi Abang mau minta lagi. Tuliskan aja nomor nya, nanti Abang yang simpan.


Lalu Nadya mengetik nomor di Hp Dafi, nomor HP dan wa sama.


oke...saya yang simpel, Abang tulis "sweet heart " kata Dafi.


"Sweet Heart" aduh jadi tersanjung dengar nya jawab Nadya


Abang calling ya...


lalu Dafi miscall ke Hp Nadya


Nomor nya lain dengan yang kemarin.


iya, ini nomor pribadi. hanya orang orang terdekat aja yang simpan nomor ini.


oh...iya, Sweet heart simpan.kata Nadya


oke tinggal 5 menit waktu istirahat, kita turun...


enggak usah di antar, sampai sini aja. jawab Nadya.


oke lah, nanti pulang naik apa ??? tanya Dafi.


sama Mila, guru di sini juga jawab Nadya.


oh...ya udah... Abang balik kantor lagi.


hati hati di jalan Bang.


oke terima kasih ya.... Assalamualaikum...


lalu Dafi meninggalkan Nadya di depan pintu gerbang halaman sekolah.


Wa'alaikum salam...


Nadya pun masuk dengan wajah yang cerah.


Tiba tiba dari dalam ada yang memanggil.


Nadya....


Nadya....


Siapakah yang memanggil Nadya ?????


*****


Jangan Lupa


like...


komentar yang membangun


vote...vote... vote...


favorit... favorit... favorit...


Hadiah... hadiah... hadiah

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2