
Satu bulan sudah Dafi di rumah sakit dalam keadaan koma, namun belum ada tanda tanda untuk sembuh. Tapi semua keluarga masih semangat dan antusias untuk memberi semangat dan dukungan pada Dafi supaya cepat sembuh.
Hari ini Nadya dan Nisa menjenguk ke ruangan ICU, sebenarnya Nisa sangat sedih karena setiap hari dia melihat ayah nya belum juga sadar."ayah...ini Nisa dan mama juga di sini"kata Nisa bicara dengan Dafi ayah nya."ayah... jangan lama tidur nya... tidak ada lagi yang bawa Nisa jalan jalan, hiks..hiks...hiks..."Nisa bicara sambil menangis dan menggenggam erat tangan Ayah nya.
Nadya yang juga berada di dalam ruangan menemani Nisa sedih melihat interaksi antara ayah dan anak. Seorang anak yang sangat merindukan ayah nya yang sudah sebulan berada di rumah sakit."Nisa...kita do'akan bersama semoga ayah cepat sembuh ya .."kata Nadya sambil memeluk erat tubuh Nisa.
"iya ma... setiap hari Nisa berdoa pada Allah semoga ayah cepat sembuh, hiks...hiks... hiks"jawab Nisa di dalam pelukan mamanya.
"mama juga sedih...tapi kita harus sabar dan ikhlas menunggu kesembuhan ayah sayang"kata Nadya pada Nisa.
Nisa dan Nadya menangis di dekat Dafi dan tiba tiba tangan Dafi bergerak di genggaman Nisa."mama tangan Nisa kok seperti bergerak dengan tangan ayah" Nisa bertanya pada mamanya."maksud Nisa???"Nadya bertanya balik ke Nisa dan melihat tangan Dafi bergerak."Alhamdulillah... tangan ayah seperti menarik tangan Nisa, berarti ayah mulai sadar. mama panggil suster dulu ya..."Nadya bersemangat melihat seperti nya Dafi sudah mulai sadar.
Perawat pun datang karena di panggil Nadya dan langsung memeriksa keadaan Dafi."ibu tolong keluar sebentar karena dokter mau memeriksa pasien"kata perawat karena dokter langsung datang melihat keadaan Dafi."baik suster"jawab Nadya sambil menjalankan kursi roda nya dan Nisa mengikuti nya dari belakang menuju keluar ruangan.
Di luar ternyata Bu Nani sudah menunggu giliran untuk masuk."kalian sudah siap?"tanya Bu Nani.
"sudah ma...tapi tadi bang Dafi seperti nya mulai sadar dan merespon, karena dia tadi menarik tangan Nisa"jawab Nadya.
"Alhamdulillah... mudah mudahan Dafi sadar secepatnya"kata Bu Nani sambil memeluk Nadya.
"Oma... enggak peluk Nisa"tanya cucu nya.
"oh... sayang, tentu saja Oma peluk juga"jawab Oma."kita do'akan sama sama Oma,biar ayah cepat sembuh"kata Nisa.
"iya sayang"jawab Bu Nani.
Tak berapa lama perawat keluar dan memanggil"keluarga dari bapak Dafi???"tanya perawat."ya...suster,ada di sini"jawab Bu Nani.
"ayo masuk ke dalam Bu, di panggil dokter"kata perawat."baik suster"jawab Bu Nani.
"Nadya mau ikut ke dalam atau mama saja"tanya Bu Nani pada menantunya."mama aja dulu biar cepat"kata Nadya.
Bu Nani pun masuk ke dalam ruangan ICU.
Bu Nani menemui dokter yang sudah di dalam.
"Ibu mamanya pasien?"tanya dokter.
__ADS_1
"iya dokter"jawab Bu Nani
"Selamat Bu... setelah satu bulan akhirnya pak Dafi sudah mulai sadar dan bisa pindah ke ruangan Bu"kata dokter.
Mendengar penjelasan dari dokter keadaan Dafi anaknya sudah mulai ada perkembangan Bu Nani senang sekali"Alhamdulillah dokter, akhirnya anak saya sudah bisa di pindahkan"kata Bu Nani dengan mata berkaca-kaca.
"satu jam lagi sudah bisa di pindahkan, ibu bisa ke bagian administrasi untuk memesan kamar Bu"kata perawat.
"baik suster...terima kasih dokter saya keluar dulu"kata Bu Nani
Bu Nani keluar dari ruangan ICU dengan wajah yang cerah dan senyum."bagaimana ma...?"tanya Nadya."Alhamdulillah...Dafi sudah bisa pindah ruangan"jawab Bu Nani.
"benar ma..?"tanya Nadya
"iya"kata Bu Nani
"Siapa yang pindah ruangan Tante?"tanya Andi yang ternyata baru saja datang.
"Dafi sudah bisa pindah ke ruangan rawat inap"kata Bu Nani.
"Alhamdulillah...Tante biar saya urus administrasi nya"kata Andi.
"beres tante, apa nama ruangan nya?"tanya Andi lagi.
"Ruangan Bogenvil A,"jawab Nadya
"oke Bu bos, akan saya pesankan untuk pak bos", jawab Andi sambil bercanda pada Nadya.
Andi pun pergi ke bagian administrasi rumah sakit.
Sementara itu Bu Nani dan Nadya masih di depan ruangan ICU, mereka mau melihat kepindahan Dafi ke ruangan rawat inap."Nadya... bagaimana keadaan kaki kamu? apakah masih terapi ?"tanya Bu Nani
"Nadya masih terapi ma... Alhamdulillah... Kaki Nadya juga sudah berangsur sembuh, sudah bisa jalan tapi masih 10 langsung paling banyak. Jadi untuk ke kamar mandi Nadya sudah bisa sendiri"jawab Nadya.
"Berarti sudah 50 persen sudah membaik itu, jadi mama harap sebelum Dafi pulang ke rumah sebaiknya kamu sudah tinggal bersama mama dan Nisa"Bu Nani mengajak Nadya untuk tinggal di rumah nya.
Mendengar ajakan mertua untuk tinggal di rumah Dafi membuat Nadya bingung, karena mama dan ayah nya pasti sedih di tinggal anaknya. Tapi di sisi lain juga Nadya sudah menikah,tapi kok masih tinggal bersama orang tua. akhirnya Nadya menjawab pertanyaan Bu Nani,
__ADS_1
"iya ma... insha Allah secepatnya, kalau tidak duduk di kursi roda lagi Nadya akan tinggal bersama. Tapi kalau saat ini Nadya belum bisa karena masih banyak yang belum bisa Nadya kerjakan sendiri harus minta bantuan orang"jawab Nadya dengan bijaksana karena takut mertua nya tersinggung.
"iya ma... tinggal bersama kami karena setiap hari Nisa hanya di temani Oma dan mba Marni. enggak seru ma... kalau ada mama Nisa pasti senang sekali"kata Nisa.
"aduh...anak mama ini sudah pintar merayu mama ya???"kata Nadya sambil memeluk Nisa.
Pak Arif dan Bu Nilam yang baru datang bingung melihat Nadya dan Nisa yang saling berpelukan."aduh...Nisa sayang banget sama mamanya"kata Bu Nilam
"eh... Oma,tadi Nisa mau membujuk mama supaya tinggal bersama kami, boleh ya Oma? tanya Nisa pada Bu Nilam.
Bu Nilam dan pak Arif saling melihat tapi tidak menjawab hanya tersenyum saja."boleh ya opa?" Nisa mendekati pak Arif sambil menunggu jawaban.
Pak Arif di tanya oleh anak anak bingung mau jawab apa, akhirnya Bu Nilam yang menjawab pertanyaan Nisa."iya boleh, kan mama sudah menikah dengan ayah Nisa jadi boleh tinggal di rumah ayah"jawab Bu Nilam.
"betul Oma"kata Nisa kegirangan mendengar jawaban yang di harapkan nya.
"iya..."jawab opa juga dari belakang.
Bagaimana keadaan Dafi???
Apakah Nadya pindah secepatnya ke rumah Dafi dengan ajakan anaknya Nisa
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like ...like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
vote...vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏