Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.200


__ADS_3

Melihat kedatangan mamak Andi dan sudah makan maka Bu Nani mendatangi mereka untuk sekedar menyapa dan berbincang tentang rencananya.


"eh...mamak Andi... sudah makan?"


"sudah Bu...ini cucu sudah nambah berapa kali..."melihat cucunya yang dari tadi makan terus.


"enggak apa-apa... kalau ada makanan di makan saja... dari pada tidak di makan"


Bu Nani melihat keponakan Andi yang memang lahap makannya.


Andi yang sudah tidak kelihatan batang hidungnya tinggal keluarga nya saja, sehingga Bu Nani bisa leluasa bercerita dengan mamak Andi.


"Bu... teringat nya si Andi sudah ada calon untuk nya?"


Sebenarnya mamak Andi bingung menjawab nya karena memang belum pernah membawa atau mengenalkan padanya.


"belum ada Bu... kemarin ada cerita ada yang mau ta'aruf dengan dia tapi sampai sekarang tidak pernah dia kenalkan atau bawa ke rumah.


"kalau begitu kita kenalkan saja dengan teman menantu saya, dia guru nya si Nisa sekolah TK."


Dengan semangat Bu Nani bercerita pada mamak Andi.


"bagaimana ya...saya enggak masalah kok Bu"mamak yang terlihat bingung dan ragu ragu.


"kita coba saja dulu... kalau enggak jadi ya... namanya enggak jodoh, dari pada Andi sibuk dengan dunianya sendiri,umur juga sudah bertambah. Adiknya sudah punya anak , Dafi sahabat nya juga sudah punya anak..."


Bu Nani yang memberikan masukan pada mamak Andi dengan semangat dan apa yang di katakan mama Dafi ada benarnya juga.


"boleh juga itu Bu... dari pada enggak ada kepastian...saya juga mikirin Andi yang belum berkeluarga."


"kalau begitu bagus nya ibu lihat saja anaknya, nanti cerita sama Andi karena mereka sebenarnya sudah kenal "


"oh... sudah kenal nya dia...tapi kenapa dia enggak mau berusaha mendekati guru Nisa itu..."


"itu lah... mungkin belum terbuka hatinya, Dulu Nadya itu guru nya Nisa, setelah berkeluarga Nadya keluar jadi Mila menggantikan jadi guru Nisa"


Menjelaskan panjang lebar pada orang tua Andi sementara ayah Andi hanya mendengarkan dan jadi ikut memberikan pendapat.


"Mak...betul apa yang di katakan Bu Nani, lebih baik kita coba kenalkan Andi bersama Bu guru...siapa nama nya...?"


"Mila pak... kalau begitu nanti pas dia lewat saya panggil,tadi Nadya minta tolong Mila untuk melihat anaknya di kamar. Maklum lah... enggak ada baby sitter karena Nadya enggak mau... alasannya dia kan enggak kerja,jadi mau mengurus sendiri "


Mamak Andi yang mendengarkan saran dari dan Bu Nani jadi mau berkenalan dengan Mila.


"oh... anaknya ada di sini... boleh la...di kenalkan dengan kami, nanti biar saya tanyakan sama Andi "


"beres Bu... sebentar ya...saya carikan anaknya, ambil aja makanan yang lain"


Bu Nani berjalan mencari keberadaan anaknya.


Tamu yang hadir masih banyak sehingga membuat Dafi meminta tolong mamanya untuk menemani, Nadya yang masih di dalam karena Arkan di susui.


"Ma... dari mana? minta tolong di sini saja karena Nadya di dalam memberi ASI untuk Arkan "


Kasihan melihat anaknya Dafi maka Bu Nani mendampingi anaknya.

__ADS_1


"mama tadi di mana?"


"mama tadi dengan mamaknya si Andi, kami ngobrol. Teringat nya mana si Andi?"


"enggak tau ma...dia kan sibuk mengkoordinir acara sampai selesai "


"bukannya ada E.O yang ngurusin?"


"iya ma...kan harus di pantau juga untuk semua nya."


"betul... betul..tadi mama ngobrol dengan mamak Andi"


"bagus lah sudah lama enggak jumpa... pasti nya seru"


"pasti lah...jadi mama mau makcomlangkan Andi dan Mila, bagaimana menurut mu..."


"mama apaan sih... mereka sudah lama kenal, lama lama juga bisa dekat "


"duh... kalau enggak ada yang makcomlangkan jadi lama..."


"terserah mama saja..."Dafi enggak bisa di ajak cerita saat ini karena banyak nya tamu,jadi Dafi pun enggak begitu merespon cerita dari mamanya.


Sementara itu Andi yang ternyata lagi memeriksa perlengkapan makanan, apakah masih cukup sampai acara selesai. Tak di sangka ternyata Mila juga ada di sana saat mau mengambil makanan.


"bang Andi..."


Namanya di panggil lalu yang punya badan menoleh dan ternyata pujaan hati ada di dekatnya.


"Mila... dari jam berapa di sini?"


"oh... gitu... kamu mau makan?"


"iya...aqu lapar lagi...tapi enggak mau nasi, abang sudah makan?"


Mila mengatakan apa yang dia pikirkan, sengaja dia katakan apa adanya.


Jam setelah ashar memang perut minta di isi lagi, karena ada yang ngajak makan jadi dia pun mau ikutan makan dengan Mila.


"boleh lah...perut minta di isi juga"


Mila yang mengambil roti jala dengan kari kambing pakai acar buah


"abang mau roti jala juga kan? biar Mila ambil kan sekalian"


"boleh...biar abang ambil minuman nya."


Mereka berdua pun makan bersama duduk di meja pojokan,biar bisa leluasa ngobrol.


"abang dari jam berapa ke sini?


"dari habis subuh lalu membawa perlengkapan baju yang di ganti di sini dan pulang nya paling lama"


"oh... segitu nya kerja..."


Mila berpikir bagaimana banyak nya pekerjaan Andi.

__ADS_1


"begitu lah... mungkin karena masih sendiri jadi di jalani saja dulu, tapi kalau sudah berkeluarga enggak mungkin seperti ini."


Dari kejauhan ternyata ada yang melihat mereka berdua yang lagi duduk berdua, dan itu ternyata mamak Andi yang mau pulang beserta ayah dan Leli,. sedangkan suami dan anak Leli sudah menunggu di mobil.


Mereka bertiga pun mendatangi Andi yang lagi duduk berdua dengan seorang perempuan.


"bang...kami mau pulang... sudah sore ni..."


Leli ngomong dengan Andi sambil melihat ke arah Mila.


Andi yang sedikit kaget melihat mamak, ayah dan Leli sudah ada di depan mata.


"astaghfirullah hal'azim...kenapa seperti terciduk begini ya..."kata Andi dalam hati


"pulang sama siapa? Faisal mana?"


"sama bang Faisal lah...dia sudah menunggu di mobil habis krucil dari tadi enggak bisa tenang "Leli menjelaskan pada Andi.


Mamak yang penasaran melihat perempuan di sebelah Andi, mamak memperhatikan Mila dari atas sampai bawah, sehingga Mila jadi enggak hati, dia tersenyum dan mengangguk melihat mamak Andi.


"ya sudah...kami pulang duluan,eh...itu di sebelah siapa?"Tanya mamak berbisik pada anak nya.


"teman Mak..."


"cantik ya... betul teman kamu? atau yang mau kamu ajak ta'aruf kemarin?"


Untung lah mamak ngomong berbisik sehingga hanya mereka berdua yang tau, kalau tidak Andi jadi bahan becanda adiknya ,


Karena tak enak hati jadi Andi mengenalkan Mila pada keluarganya.


"Mila..ini kenalkan mamak, ayah dan Leli adik qu"


Mila pun menyalim mamak, ayah dan Leli, tiba tiba Bu Nani ternyata sudah mendekati mereka semua.


"Bu...ini lah temannya Nadya yang saya ceritakan tadi"


Jadi semua mata melihat ke arah Mila,. sehingga Andi apa lagi Mila bingung karena mereka melihat ke arah nya.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like..like...like..


add favorit..


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote..


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏


__ADS_2