Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.249


__ADS_3

Di masukkan nya lingerie Mila, setelah itu dia periksa isi kulkas.


"wah...ada beberapa lauk pauk, aku ambil nugget aja untuk anak anak."kata Leli ngomong sendiri.


Leli pun memeriksa isi bawah kulkas,yang ternyata isi nya tidak begitu banyak karena Mila memang belum sempat untuk keluar membeli.


Setelah itu dia lihat tempat penyimpanan bahan kering, di sana ada gula, saos dan kecap."temannya nugget ya saos...aku ambil ini juga."kata Leli ngomong sendiri mengambil saos.


Setelah itu dia pun meluruskan badan di kursi tamu, ada satu jam dia istirahat di sana. Setelah itu Leli pun merapikan kursi tamu yang dia tiduri, lalu ke kamar mau merapikan rambut yang kelihatan acak acakan karena baru tiduran.


Sudah terlihat rapi jadi dia pun kembali mengambil plastik yang isinya jarahan dari rumah abang nya. Membuka kunci rumah lalu melihat kanan dan kiri kelihatan sepi, dengan cepat dia keluar dan mengunci rumah.


Berjalan dengan santai dia mau kembali ke sekolah paud anaknya, tiba tiba ada seseorang menegur Leli.


"mba Leli... dari mana? tu anaknya nangis..."kata salah seorang teman anaknya.


"eh...iya... baru dari rumah abang... dekat sini... tadi kunci sepeda motor sudah di ambil... masih nangis juga...saya ke sana sekarang... terima kasih atas informasinya."kata Leli ngomong sendiri tidak ada jeda.


"saya duluan Bu..."kata ibu tersebut meninggalkan Leli yang berjalan keluar kompleks.


Berjalan sendirian membawa plastik kresek hitam,jadi tidak ada yang tau isi dalam plastik.


Sampai di sekolah paud,di lihatnya adek seperti menunggu leli, mendekati anaknya


"adek kenapa?


"kan sudah adek bilang...mau ikut mami."jawab


Leli pun mendatangi guru nya.


" lama tadi nangisnya dia Bu?"


"pas sudah pulang...dia mencari di toilet, karena tidak ada dia nangis."kata Bu guru menjelaskan.


"oh... begitu... terima kasih ya...kami pulang...Salim Bu guru..."kata Leli pada anaknya.


Keluar dari paud adek mereka pun kembali pulang ke rumah. Sampai di rumah di lihat nya mamak yang lagi masak, dia pun meletakkan nugget di freezer lemari es dan saos ke meja makan rumah nya


Kembali melihat mamak yang lagi masak."Mak... masak apa? nanti aku minta ya."kata Leli.


"ambil saja... biasanya juga seperti itu."kata mamak


Leli pun kembali ke rumah tak mau membantu mamak yang lagi memasak, ayah mendengar percakapan mereka pun ke dapur.

__ADS_1


"Mak... ngomong sama siapa?"


"Leli... kenapa yah?"


"ngapain dia?"


"biasa lah... minta masakan."


"oh...kenapa tak di ajak masak bersama?"


"aduh ayah... nanti jadi berantakan semua,dia kalau lagi rajin pasti masak...kan ada banyak cara masak di HP."kata mamak.


"ya sudah..."kata ayah kembali ke depan.


***


Jam dua Mila pun pulang dari sekolah,tapi untuk kali ini dia belanja di pasar terlebih dahulu.


Bumbu dapur memang tidak ada jadi hari ini dia beli, menggunakan kendaraan umum dia menuju pasar.


Sebelum ke pasar dia mengambil uang di ATM dekat pasar,masuk ke dalam dan menekan pin tanggal lahir,bulan dan tahun tapi terbaik."waduh...aku catat dulu di hp, takut salah."kata Mila ngomong sendiri


Dan ternyata memang benar nomor pin nya,di lihat nya dul


setelah itu membeli aneka sayuran untuk di masak dan tak lupa lalapan seperti daun kemangi, selada, terong kecil dan lainnya.


Tak terasa satu jam di pasar dia pun pulang ke rumah, untuk kali ini dia naik becak biar bawaan nya tidak ada yang tertinggal.


Masuk ke dalam rumah tidak ada kejanggalan di lihat Mila, dia pun meletakkan belanjaan di dapur. Ganti baju dan ashar terlebih dahulu baru dia kembali ke dapur untuk memasak.


Setelah ashar dia mengumpulkan baju kotor yang ada kamar, dia memeriksa baju kotor."lho...mana baju lingerie qu? kok enggak ada? "kata Mila dalam hati.


Dia pun mencari ke sekitar kamar,tapi tak ada juga."nanti tanya sama bang Andi saja... tapi kalau di tanya... pasti dia pikir aku mau minta belikan lagi."kata Mila lagi dalam hati.


Mila pun tak memperdulikan tentang baju nya dia pun kembali ke dapur untuk memasak, Andi pulang kerja... masakan pun sudah tersedia.


*****


Di kantor Raja Pratama ternyata tinggal Dafi dan Andi , hari ini rapat di laksanakan di kantor mereka jadi setelah rapat mereka berdua membicarakan penting tentang hasil rapat dan membahas bersama.


"bagaimana dengan proyek tadi?"tanya Dafi.


"bos... feeling ku mengatakan bahwa kita harus hati hati..."kata Andi

__ADS_1


"kenapa kamu ngomong seperti itu?"tanya Dafi.


"enggak meyakinkan bos...kita mengadakan barang tapi tidak ada sedikit pun DP... jangan percaya... karena kita baru kenal dengan mereka...aku tidak mau perusahaan kita terjebak."kata Andi memberikan masukan.


"oh... gitu ya...jadi sebaiknya bagaimana?"


"karena ini masih kerja sama perdana...maka ada uang ya...ada barang."kata Andi.


"betul juga kamu ndi... nanti aku bilang saja kas lagi kosong... enggak bisa keluar barang kalau tidak ada dana."kata Dafi.


"sudah pas itu alasan nya."kata Andi.


Dafi melihat ke arah jam dinding... yang ternyata sudah jam lima.


"sudah jam lima...kita pulang sekarang.",kata Dafi.


"ya... duluan bos...aku mau periksa kantor kita... sudah lama sepertinya aku enggak cek...lagian sepeda motor ku ada di gudang."kata Andi.


"periksa lah kantor kita ini...aku pulang dulu...jadi mobil mu parkir di sini lagi?"tanya Dafi.


"iya bos..."


"besok kamu pulang cepat saja...ajak Mila melihat rumah mu yang type 70 itu...biar mobil nongkrong di rumah dan lebih dekat ke kantor."kata Dafi memberikan masukan.


"iya bos...tapi kalau di situ... jauh dari rumah mamak."kata Andi


"cek...kamu itu...bawa saja mereka tinggal bersama kalian."kata Dafi.


"kalau itu harus ku bicarakan pada Mila...tapi mamak mana mau meninggalkan rumah nya itu."kata Andi


"ya sudah... terserah...aku duluan ya..."kata Dafi.


Andi yang biasanya terakhir pulang... memeriksa keadaan kantor, dan seperti biasa...aman saja...


Setelah itu dia pun mengambil sepeda motor di gudang, sedikit ber abu tentunya. Di lap nya dengan kain yang ada di bagasi sepeda motor. Lalu dia pun keluar gudang dan tak lupa menyapa pak satpam.


"pak...saya duluan ya..."kata Andi


"hati... hati di jalan pak Andi."kata pak satpam.


Menyusuri jalanan yang padat dengan kendaraan, Andi mengambil jalan tikus. Dalam waktu dua puluh menit dia pun sampai di rumah dan di sambut dengan istri tercinta dan makanan pun sudah ada tersedia.


BERSAMBUNG

__ADS_1


*****


__ADS_2