Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.255


__ADS_3

"apa...Leli..."kata mamak dan ayah.


Perasaan Mamak dan ayah mendengar Andi berbicara seperti kaki tak bisa injak bumi. Campur aduk perasaan di dalam hati,


ada rasa tak percaya mendengar nya tapi mana mungkin Andi menuduh tanpa ada bukti.


"Leli...maling di rumah kalian?"kata ayah kali ini.


"iya...tadi aku yang memergokinya langsung... memang semalam Mila cerita kalau ada yang hilang barang makanan di rumah dan satu pakaian dalaman dia."kata Andi.


Mamak jadi teringat semalam Leli membawa nugget pulang bersama adek.


"mamak ingat... semalam Leli membawa nugget... makanan kesukaan anaknya... pikiran mamak itu dia beli untuk anaknya."kata mamak.


Andi tak mempermasalahkan nugget yang di ambil dari lemari es rumah nya.


"ya sudah lah mak...aku enggak mau bahas nugget itu...tapi kenapa Leli bisa ambil kunci rumah di lemari ku."kata Andi lagi.


Ada rasa marah... kecewa... sedih... mengetahui anak mereka yang menjadi maling di rumah abang nya sendiri.


Tapi belakangan tingkah Leli yang semakin menjengkelkan,suka suka dia sama orang.


Menggelengkan kepala karena belakangan kedua orang tua nya juga sudah capek menghadapi Leli.


"aduh... pasti Leli mengambil dari kamar mu... kunci nya dia tau tempat nya.


"dia itu... kenapa ya... sebelum nya dia tidak seperti ini...tapi setelah aku menikah...ada saja ulahnya yang membuat kesal, geram...


"entah lah... mungkin dia cemburu dengan Mila... selama ini kamu juga memanjakan nya."kata mamak


Andi merasa tak masuk akal, kenapa bisa cemburu dengan istri nya.


"ngapain dia cemburu pada Mila? tapi tadi untung saja waktu kejadian ketauan Leli... tidak di lihat oleh Mila... kalau dia tau...aku malu sekali Mak... ayah... punya adik yang maling..."kata Andi lagi.


"huh... mamak juga bingung... bagaimana cara mengatasi si Leli ini... semakin hari dia sesuka hati nya saja...makan anak nya tak jelas, untung Dio itu ngerti... kalau makan dia ke rumah ini."kata mamak.


Mengusap wajah nya dan mengepalkan tangannya karena masih kesal...


"aku ke sini mau ketemu dengan Leli..."kata Andi mencari adik nya Leli.


Masuk ke rumah Leli yang kelihatan belum di bersihkan dan tidak rapi.


"Leli...Leli..."panggil Andi tapi tidak ada terdengar sahutan suara.

__ADS_1


"pasti dia masih di luar... takut pulang..."kata Andi mau kembali ke rumah mamak.


Tapi tiba tiba ada seseorang yang masuk ke dalam rumah., dan masuk dengan membuka pintu sendiri.


"Assalamualaikum..."


"Wa'alaikum salam..."jawab Andi.


Faisal sedikit terkejut melihat Andi ada di dalam rumah mereka.


"bang Andi...apa kabar?",tanya Faisal.


"Alhamdulillah... sehat... rumah kalian kosong...Leli kemana?"tanya Andi.


"enggak tau bang...aku baru saja pulang...kak Mila ikut?"kata Faisal.


"tidak..."jawab Andi singkat


Andi yakin kalau Faisal tak mengetahui apa yang di lakukan istri nya tapi dia juga berhak tau kelakuan Leli yang dia tidak tau.


"Faisal...ada yang mau abang bicarakan pada mu...tapi ke rumah mamak saja."kata Andi.


"baik bang..."jawab Faisal mengikuti ke rumah mertua nya.


Andi berhenti di jemuran kain lali karena di sana ada pemandangan yang mengusik hati nya.


Lingerie yang katakan hilang ternyata ada di jemuran adiknya, di ambil nya . Ternyata sudah kering...jadi di lipat dan mencari plastik kresek bersih yang ada di dapur.


"Astaghfirullah hal'azim...Leli...ini baju dinas istri ku pun kamu ambil...kamu memang terlalu..."kata Andi dalam hati sambil geleng-geleng kepala.


Masuk ke rumah orang tua nya...Andi melihat Faisal sudah duduk bersama kedua orang tua mereka, jadi Andi pun bergabung di kursi tamu rumah.


"Faisal...ada yang mau abang sampaikan tentang istri mu...tapi kamu jangan emosi ya..."kata Andi.


Faisal mulai tak tenang karena firasatnya mengatakan kalau ada hal yang buruk.


"abang kan sudah tinggal di perumahan dekat paud adek sekolah."kata Andi berbicara dengan pelan.


"oh... maaf kami belum sempat berkunjung ke sana."kata Faisal.


"enggak apa...dan kunci rumah itu ada di rumah ini."kata Andi lagi


Faisal yang tidak mengetahui apa maksud pembicaraan abang ipar nya itu , dia pun jadi penasaran.

__ADS_1


"oh...jadi kenapa bang?"


"tadi pagi...abang kebetulan enggak kerja, pas istirahat di kamar... ternyata ada seseorang yang masuk ke dalam rumah."kata Andi


"apa? bang Andi kemalingan? setahu aku daerah situ aman kok."kata Andi yang tak tau maksud arah pembicaraan.


"enggak mungkin aku lapor pada pak satpam...sama Mila saja aku malu kalau ketahuan... untung juga tadi aku yang memergoki nya... kalau tidak..."kata Andi.


Semakin bingung lah Faisal dengan cerita yang berbelit ini ,jadi dia pun masih mencerna juga.


"maaf bang... aku enggak mengerti apa maksudnya."kata Andi.


Mamak melihat Faisal yang bingung, dan dia pun memberikan masukan.


"Andi... katakan saja yang sebenarnya, jangan berbelit-belit seperti itu...mamak juga enggak ngerti kalau kamu ngomong seperti itu."kata mamak.


"mak...Andi juga sebenarnya masih shock dengan kejadian semua ini... selama ini Andi sudah begitu percaya dan sayang dengan nya...Andi selalu mengusahakan apa yang dia inginkan."kata Andi dengan mata berkaca-kaca, dia menahan jangan sampai menangis.


Faisal semakin penasaran jadi dia pun bertanya pada Andi dan mamak.


"Mak...bang... ayah...apa yang sebenarnya terjadi? apakah ada sangkut pautnya dengan aku?"tanya Faisal.


"mmmhhh.. Faisal...kamu tenang...biar di jelaskan oleh Andi... jangan emosi dan memperkeruh suasana."kata ayah yang akhirnya berbicara.


Hening sejenak di ruangan tersebut, semua tenggelam dengan pikiran mereka masing masing."apakah ada hubungan nya dengan Leli?tapi apa yang di lakukan nya?"kata Faisal dalam hati.


Sementara Andi yang masih diam , bingung juga dia mau mengatakan nya, tapi memang harus di bicarakan.


"ya Allah... berat mau mengatakan nya tapi Faisal harus tau kelakuan istri."kata Andi dalam hati.


Jadi Andi pun memberanikan diri untuk mengatakan pada adik iparnya itu, tentang kelakuan istri nya yang memang adik kandung nya sendiri.


"Faisal...yang akan abang sampai ini... sebenarnya sangat berat...tapi kamu harus tau."kata Andi dengan berat.


"baik bang...seberat apapun sampaikan saja...insha Allah aku siap mendengar nya."kata Faisal.


"ini sebenarnya ada kaitannya dengan Leli...dan dia itu adalah adik ku sendiri."kata Andi.


Faisal dengan serius mendengarkan apa yang di katakan abang ipar nya itu.


"yang maling ke dalam rumah kami itu sebenarnya adalah Leli..."kata Andi


"apa???"kata Faisal dengan suara keras karena seperti tak percaya.

__ADS_1


__ADS_2