
"Pak Dedy...Bu Siska... bergabung dengan kami saja"kata seseorang.
siapakah dia?
Dedy dan Siska melihat ke arah sumber suara, ada sepasang suami istri lagi makan berdua. Istri nya lagi hamil besar.
"pak Dafi...di sini juga?"sapa Dedy mendekati orang yang memanggil nya.
"ya...mari bergabung, pesan saja...biar kita sama makannya."kata Dafi.
Ternyata makanan Dafi dan Nadya belum datang, mereka hanya minum just saja dulu.
Karena enggak enak hati akhirnya Dedy ikut bergabung dengan Dafi dan istri.
Sementara Siska sebenarnya juga enggak mau tapi karena Dedy sudah duduk makan dia pun ikut juga akhirnya.
Nadya melihat rekan kerja suaminya dan menyapa Siska."Bu Siska...apa kabar? terakhir jumpa pada saat di rumah dengan pak Kusuma dan keluarga"kata Nadya.
"Alhamdulillah... sehat...Bu Nadya bagaimana?"tanya Siska
"Alhamdulillah... sehat juga, tadi kami kontrol ke dokter kandungan. Setelah itu lapar ya singgah ke sini"kata Nadya.
"oh... sudah berapa bulan?"tanya Siska
"sudah tujuh bulan, Bu Siska dari mana ?"tanya Nadya melihat Siska masih pakaian kantor.
Siska yang menyadari kalau masih berpakaian kantor padahal hari sudah malam,
"dari kantor kami, sudah lama enggak kerja jadi menumpuk semua nya"kata Siska menjelaskan.
"Bu Siska memang pekerja keras, sebenarnya dulu aqu mau kembali kerja Bu tapi keburu hamil ya enggak boleh kerja"kata Nadya.
"jadi ibu rumah tangga juga seru kok"kata Siska.
Dedy melihat ke arah istrinya yang sudah mulai akrab dengan Nadya."mau pesan apa ?"tanya Dedy pada istrinya.
"mas mau pesan apa?"tanya Siska kembali karena dia juga bingung mau makan apa.
"seperti mas mau pesan pecel lele,kamu mau?"tanya Dedy
Siska berpikir sejenak karena jam segini makan nasi sangat tidak dia sukai."mas... kalau sate ada?"tanya Siska.
"ada...mau sate apa? Padang, Madura, kacang?"tanya Dedy
"sate Padang saja mas, enggak usah pakai lontong"kata Siska.
"mmmhhh minumnya apa?"
"lemon tea no sugar"jawab Siska.
Dedy memesan langsung ke tempat pesanan mereka sementara pesanan Dafi dan Nadya sudah datang. Ternyata pesanan Dafi adalah seafood tumpah untuk mereka berdua.
Makanan mereka tersedia di nampan sedang, terlihat ada kerang hijau,kerang dagu,kepah, kepiting, udang, ada jagung manis, wortel dan timun beserta daun kemangi.
Melihat pesanan yang datang membuat Siska selera."seperti nya enak tuh pesanan mereka"kata Siska dalam hati.
Nadya yang melihat Siska seperti berselera.
"Bu Siska...ayo kita makan bersama"kata Nadya.
"terima kasih... lagi nunggu pesanan yang mas Dedy pesankan"jawab Siska.
Karena tak enak hati makan berdua saja sementara ada orang di sebelah,maka Nadya ambil seafood tersebut ke piring dan di berikan pada Siska.
__ADS_1
"ayo di coba Bu...mana tau enak di lidah"kata Nadya.
"terima kasih..."kata Siska dan tidak enak hati dia pun mengambil dari tangan Nadya dan meletakkan di depan meja.
Dedy yang sudah memesan makanan kembali ke tempat duduk,di lihatnya Siska lagi makan sesuatu."mas...ni ada seafood tumpah, dari Bu Nadya"kata Siska.
"makan aja , nanti kamu enggak cukup"kata Dedy.
Dafi yang mendengar obrolan suami istri itu pun berkomentar."makan aja pak Dedy, sebenarnya ini kebanyakan. Yang pesan ini ibu hamil dan biasanya juga enggak begitu banyak makannya"kata Dafi sambil mengambil seafood ada di baki dan masih banyak di sana.
Di berikan Dafi pada Dedy yang di piring tadi.
"ini pak Dedy silahkan di makan."kata Dafi.
"ini kita makan bersama saja"kata Nadya meletakkan makanan seafood di tengah.
Dedy dengan sedikit malu mengambil yang di berikan Dafi."terima kasih pak..."kata Dedy mengambil dari tangan Dafi.
Siska melihat ke arah Dedy yang mengambil makanan itu.
"ayo pak kita makan bersama"kata Nadya lagi.
Yang sampai ke meja adalah minuman yang di pesan oleh Siska dan Dedy."pak...ini minuman yang di pesan"kata pelayan sambil meletakkan minuman yaitu lemon tea no sugar dan lemon tea pakai gula.
Mereka berempat makan bersama dan ternyata Nadya hanya sedikit memakan pesanan tadi.
"sweet heart... sudah siap?"tanya Dafi.
"sudah bang, enggak kuat lagi"kata Nadya.
Dafi geleng kepala dengan jawaban istrinya.
"tu...kan...apa yang saya katakan? dia makan hanya sedikit"kata Dafi.
"ya... terserah kamu, yang penting makanan yang kita makan adalah pesanan mu"kata Dafi.
Dafi pun tidak banyak makan malam ini karena dari rumah sudah makan karena ini adalah keinginan dari sang istri, pesan seafood tersebut juga tidak pakai nasi.
"pak...kok makannya sudah?"tanya Dedy.
"lanjut saja makan nya saya sudah kenyang dari rumah sudah makan,kami ke sini karena keinginan istri saja."Dafi menjelaskan.
Dedy dan Siska saling pandang karena makanan masih banyak tapi yang punya sudah selesai makan.
"santai saja... jangan sungkan"kata Dafi menjelaskan.
Nadya yang sudah selesai mau cepat pulang, akhirnya dia punya ide untuk mengajak suami nya pulang.
"bang... temani aqu cuci tangan"ajak Nadya
"ya sudah ayo..."kata Dafi pada istrinya.
"kami tinggal dulu ya... jangan sungkan"kata Reza pada sepasang suami istri itu.
"silahkan..."jawab Dedy.
Dafi dan Nadya ke bagian kasir langsung untuk membayar pesanan mereka.
"Bu... berapa total semua pesanan kami di meja 24"tanya Dafi.
"semua dengan pesanan terakhir?"tanya ibu tersebut
"ya... hitung saja semua"kata Dafi.
__ADS_1
Kasir menghitung semua pesanan di meja 24 dan membayarkan."terima kasih pak.."kata Bu kasir.
"sama sama..."kata Dafi yang langsung ke mobil untuk pulang.
"bang...kita enggak pamitan?"tanya Nadya.
"enggak usah pamitan biar mereka makan dengan tenang, kalau ada kita mereka jadinya sungkan"kata Dafi dan mereka berdua pun jalan menuju pulang ke rumah.
Pelayan kembali ke tempat Dedy dan Siska makan dan membawakan pesanan mereka.
"ini semua pesanan bapak dan ibu"kata pegawai.
"oh...iya..."kata Dedy sambil melihat yang di letakkan di atas meja.
"lho...ini kok ada nasi putih?"tanya Dedy.
"tadi pak Dafi yang pesankan untuk bapak dan ibu"kata pegawai.
"oh... begitu... kalau begitu tolong bungkus untuk di bawa pulang saja sate dan pecel lele ini"kata Dedy yang merasa sudah cukup makan seafood pakai nasi.
"baik pak..."jawab pegawai
"kamu masih mau makan sate?"tanya Dedy pada istrinya.
"enggak... cocok yang mas bilang, bungkus bawa pulang "kata Siska yang lagi menikmati makanannya.
Setelah selesai makan dan minum mereka berdua jadi bertanya kok lama kali Dafi dan istri tidak datang juga.
"kok lama ya pak Dafi?"kata Dedy
"mungkin langsung pulang mas, kita pulang saja"kata Siska.
"yuk lah...mas bayar dulu "kata Dedy pada istrinya sambil jalan ke kasir.
Di depan kasir Dedy menanyakan berapa semua bayaran mereka."sudah di bayar semua pak oleh pak Dafi "jawab Kasri.
"oh... begitu..."kata Dedy
"iya pak...ini pesanan yang di bungkus "kata Bu kasir.
Dedy dan Siska saling pandang dan menuju mobil untuk pulang ke rumah.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like... like...
add favorit...
komentar yang membangun
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat
serta
vote...vote... vote...
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏