Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.222


__ADS_3

Seminggu sudah pernikahan mereka dan sesuai perjanjian kalau mereka berdua mengambil cuti. Bagi Andi mengambil cuti tentu gampang karena dia bekerja pada sahabatnya sendiri, sementara Mila yang sebenarnya kepala sekolah sedikit keberatan.


Jadi hari ini Mila menghadap pada kepala sekolah untuk meminta izin kalau untuk beberapa hari ke depan tidak masuk.


"Bu... besok saya izin lima hari tidak masuk."


Bu kepala sekolah yang lupa kalau Mila belum mengambil semua cuti nya.


"lima hari? mau kemana?"tanya Bu kepala pada Mila.


"Bu...mau ambil cuti nikah, kemarin kan enggak jadi sampai selesai."


"oh...iya...ibu lupa, habis baru ini kejadian cutinya di ambil dua kali." melihat ke arah Mila yang bingung mau menjawab apa.


"maaf Bu...habis suami saya kemarin tidak bisa meninggalkan pekerjaan, sekarang baru bisa.Lagian ngapain cuti sendirian, kerja saja...kata suami saya Bu."


Mila menjawab sambil mencari alasan.


"ya... sudah.. selamat berbulan madu, jangan nambah cuti lagi."


"insha Allah Bu... terima kasih banyak."kata Mila.


"minta tolong sama Bu Tati untuk menggantikan kamu di kelas."perintah kepala sekolah.


"bukannya ada guru pendamping di kelas saya Bu?"


"oh...dia belum bisa saya lepas sendiri,tapi kalau guru pendamping Bu Tati sudah bisa memegang kelas sendiri." kata Bu kepala sekolah.


"baik Bu... kalau begitu saya pamit dulu."


"jangan pergi dulu...saya mau tanya sesuatu."


Mila yang mau berdiri jadi duduk kembali karena di tahan kepala sekolah.


"Mila... bagaimana malam pertama? enak kan?"tanya Bu kepala kepo.


"ibuk...ada ada saja..."


"enak kan?


Tapi Mila tidak menjawab karena memang belum dia lakukan, membuat Bu kepala curiga.


"jangan... jangan...kamu belum melakukan nya? makanya besok permisi mau belah duren."


"ist...ibu ada ada saja... sudah ya Bu...saya pamit...mau minta tolong Bu Tati untuk masuk kelas saya berikan kegiatan apa yang akan di kerjakan selama libur."


Bu kepala sekolah tau kalau Mila menghindar dan dia pun tidak bisa memaksa untuk bercerita.


"ya sudah kamu pergi...tapi jangan tambah lagi libur mu"


"baik Bu...saya permisi."kata Mila.


Ke ruangan Bu Tati? sebenarnya malas Mila kesana sebab pasti akan banyak pertanyaan yang akan dia terima. Masuk ke sana Bu Tati sedang menilai buku anak murid.


"eh...Bu Mila...ada apa?"

__ADS_1


Duduk di kursi anak anak karena Bu Tati juga duduk di situ."Bu...saya besok melanjutkan cuti yang kemarin,jadi saya titip anak anak ya..."kata Mila.


"oh...Bu Mila besok tidak masuk?"


"iya...Bu kepala bilang sampaikan pada Bu Tati,jadi saya titip anak anak ya..."


"oke...eh...mau bulan madu ya...kemana?"


Mila malu mendengar pertanyaan temannya sehingga pipi nya merah merona, sehingga Bu Tati semakin suka meledek Mila.


"ada deh... sudah ya... saya mau mempersiapkan pelajaran selama cuti, agar ibu gampang mengajarkan pada anak."Mila mencari alasan.


"ih...Bu Mila ini... seperti saya baru jadi guru saja, gampang lah itu. Mau honeymoon kemana? mana tau saya sebentar lagi nyusul..."kata Bu Tati.


"Alhamdulillah... senang saya mendengar nya, semoga secepatnya menikah."


"A...min...aku sudah bosan pacaran sudah hampir dua tahun, mending seperti Bu Mila... setahun kenalan, enggak pakai pacaran... langsung jadi."Bu Tati curhat pada Mila.


"Sabar Bu Tati... selalu berdoa dan tanyakan keseriusan pacar nya Bu."kata Mila.


"iya...juga...ya... nanti ku tanyakan keseriusan nya..."


"saya doakan semoga secepatnya menikah dengan pacarnya."kata Mila


"a..min..."


"sudah ya Bu...saya titip anak anak,saya permisi dulu."kata Mila langsung keluar dari ruang kelas Bu Tati.


Mila pun menyelesaikan pekerjaan untuk lima hari kedepan, agar guru yang menggantikan tidak bingung mau pelajaran apa.


Sementara Andi yang juga masuk terakhir hari ini sebelum libur cuti. Dafi memang memberikan izin pada sahabatnya itu tapi Andi mau mengingatkan pada bos nya itu kalau besok libur cuti di mulai.


mengetuk pintu Dafi tapi belum di jawab Andi langsung masuk ke dalam.


"kamu Andi? ada apakah gerangan?"


"begini bos... besok sampai lima hari ke depan saya libur cuti."kata Andi.


"oh...iya... besok mulai cuti nya sampai seminggu kan?"


"iya.. bos, ada yang mau saya tanyakan."


"kamu mau tanya apa?"


"saya mau pinjam mobil kantor untuk lima hari."


"ck...kamu itu... mobil yang ada di kantor itu kan punya kamu Andi...kenapa harus permisi segala!."


"tapi kan harus izin dulu, nanti kalau langsung di bawa...bos kan harus tau."kata Andi.


"mmmhhh...itu mobil kamu... mulai saat ini aku kembalikan,biar istri mu nyaman. tidak kena hujan dan panas."kata Dafi.


Mobil kantor yang ada adalah punya Andi, perusahaan menyewa mobil tersebut. Dafi berpikir untuk mengembalikan pada Andi,dan kontak pinjaman bulan depan selesai.


"tapi bos...Mila pasti kaget kalau aku punya mobil."

__ADS_1


"kamu itu ya... sudah nikah... harus jujur dengan istri ...biar rezekinya lancar...tapi harus ingat juga dengan kedua orang tua."


"iya bos... secepatnya aku akan cerita pada Mila."kata Andi


Dalam hati Andi... pasti Mila akan kaget kalau sebenarnya Andi sudah punya mobil dan yang lainnya.


"harus itu...jadi ada lagi yang mau kamu tanyakan.?"


"tidak ada bos...tapi mau permisi cepat pulang, sekalian jemput Mila."


"ya sudah...kamu boleh pulang sekarang."


"baiklah bos saya langsung pulang ya..."


"oke...hati hati di jalan, selamat honeymoon ya..."kata Dafi.


Menuju parkiran mengambil kendaraan mobil nya, setelah itu Andi otw ke sekolah Mila .


Mobil yang dia beli untuk menunjang kantor, setelah menikah tentunya Dafi mengembalikan pada Andi. Tak berapa lama sampai juga di tempat kerja istrinya.


Seperti biasa...Mila pasti paling terakhir keluar dari sekolah,.Andi tidak menghubungi Isti,jadi dia pun memarkirkan mobil lalu menunggu di dalam mobil.


Setelah lima belas menit, akhirnya Mila keluar dari sekolah. Dia belum tau kalau Andi sudah menunggu di depan parkiran sekolah.


Dari pada menunggu lama maka Andi pun turun dari mobil.


Mila yang menunggu di ayunan besar, tersenyum melihat kedatangan suami tercinta.


"sudah lama abang menunggu?"


"baru kok... enggak sampai satu jam"


"ya sudah...kita pulang dulu atau otw ke tempat tujuan?"


"langsung saja ya...tadi abang sudah ngomong sama ayah mu."kata Andi.


"gitu ya...tapi Mila belum bawa baju yang banyak, kita nginap berapa hari di sana?"


"tiga atau empat hari...", jawab Andi lalu menggandeng tangan istrinya dan tentu saja membukakan pintu mobil untuk istri tercinta.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote..

__ADS_1


Terima kasih


🙏🙏🙏


__ADS_2