
Di Perusahaan Raja Pratama pada pagi hari Andi sudah ada di ruangan nya karena mau mengurus pertemuan dengan Perusahaan Dewa Kusuma, kesempatan ke dua perusahaan tersebut akan diadakan pertemuan.
Pertemuan di lakukan di perusahaan Raja Pratama, sehingga Andi harus menyediakan semua keperluan untuk pertemuan yang di adakan pada jam 9 pagi.
Sekitar jam 8 pagi Dafi baru sampai ke kantor, dia sedikit terlambat karena mengkhawatirkan keadaan istrinya Nadya yang lagi hamil muda. Bawaan nya semua salah, jauh salah selalu di telpon dan di tanya kemana saja kegiatan hari ini, semenjak hamil lebih posesif pada Dafi.
Kalau dekat pun salah, ada saja kesalahan Dafi di dekat nya, yang bau lah, mual kalau dekat dekat. Jadi harus banyak sabar menghadapi nya.
"Pagi bos... tumben nih datang jam segini"kata Andi menyapa sahabat nya karena dia heran datang nya Dafi sedikit telat karena ada pertemuan yang penting hari ini, biasanya kalau seperti ini dia datang sebelum jam 7
"maaf...Nadya kan lagi hamil muda, ada aja yang dia minta tolong di pagi hari. Enggak bisa orang lain yang menggantikan harus aqu,"kata Dafi tentang keluhannya.
"enggak apa apa bos, insha Allah sudah oke semua. Tapi sebaiknya di cek ulang aja, mana tau ada kesalahan."kata Andi.
"oh...gitu ya... letak aja di meja, sebentar lagi qu periksa. minta tolong sama OB siapkan kopi dengan sedikit gula"pesan Dafi.
Andi meletakkan berkas atau dokumen yang mau di periksa lalu ke bagian pantry untuk memesan kopi Dafi.
Wangi khas kopi yang harum menggugah selera untuk meminumnya, kopi original sangat menggoda.
"seperti aqu juga mau, buatkan satu lagi mas"kata Andi pada OB yang lagi mengantarkan kopi.
"baik pak Andi akan saya buatkan, sama seperti pak Dafi dengan sedikit gula"tanya OB.
"gula nya satu sendok teh saja"kata jawab Andi
"baik pak"
Setelah acara minum kopi di pagi hari antara Dafi dan Andi selesai. Pak Kusuma dan anggota dari perusahaan Dewa Kusuma pun datang. Tapi Siska tidak ikut yang ikut hanya Dady saja.
Para tamu di persilahkan untuk masuk ke ruang meeting yang sudah di siapkan.
Pertemuan antara Dafi dan Pak Kusuma adalah untuk ke tiga kalinya. Jadi mereka sudah mulai terbiasa saja, rencana Dafi mau mengungkapkan kasus Siska hari ini juga dengan orang tua nya. Biar semua nya selesai dan ada titik terang biar Siska tidak lagi mengganggu kehidupan nya dengan Nadya. Apa lagi sekarang ini dia lagi mengandung anak Dafi. Jadi perlu di waspadai juga.
"Selamat datang pak Kusuma ke tempat kami,ini lah ada nya kantor kami, tidak ada apa apanya di bandingkan dengan kantor bapak"kata Dafi menyambut pak Kusuma sambil mereka berjabatan tangan.
"kamu masih muda tapi kantor sudah sebagus ini, hebat kamu. saya salut dengan"kata pak Kusuma menjawab pertanyaan Dafi.
"terima kasih atas pujiannya pak saya jadi tersanjung nih..."jawab Dafi.
__ADS_1
"saya mengatakan yang sebenarnya"kata pak Kusuma.
Selanjutnya meeting pun di mulai membahas tentang kerja sama yang di lakukan hampir 80% sudah oke, hanya 20% yang masih belum selesai.
Karena 20 % belum selesai maka pembahasan lebih kepada yang belum selesai, kegiatan meeting yang memakan waktu yang sedikit lama karena pak Kusuma orang nya mengerti dan minta penjelasan yang detail.
Untung lah Dafi sudah mempelajari semua berkas tadi pagi sebelum meeting, begitu juga Andi yang sudah menguasai semua karena dia yang bertanggung jawab atas kerja sama tersebut.
Alhamdulillah pak Kusuma bisa menerima penjelasan dan meeting pun selesai juga akhirnya. Tak terasa waktu makan siang pun datang tapi pihak Dafi sudah memprediksi semua nya jadi pesanan sudah datang sebelum meeting berakhir.
"Alhamdulillah.. pak akhirnya selesai dan kita lanjutkan lunch"kata Dafi
Pak Kusuma yang sebenarnya tidak menginginkan nya karena ada lagi urusan yang lain. Tapi bagaimana lagi karena semua sudah tersedia akhirnya dia lunch bersama anggota Dafi dan orang yang dia bawa hari ini.
"Terima kasih pak Dafi sebenarnya tidak perlu repot-repot karena kami juga ada urusan lain tapi karena sudah ada ayo lah kita makan, dari pada mubazir"kata pak Kusuma.
Setelah lunch bersama Dafi meminta tolong sama pak Kusuma untuk ke ruangan nya karena ada yang mau di tanyakan.
"pak...bisa minta tolong sebentar karena ada yang mau di bicarakan empat mata, boleh?"tanya Dafi.
"oh...iya... boleh..."kata pak Kusuma.
"pak... apakah ada saudara atau orang kepercayaan bapak di luar? satu aja karena ada yang mau tunjukkan sesuatu"kata Dafi.
"ada... panggil aja si Dedy"kata pak Kusuma.
Andi dan Dady masuk ke ruangan Dafi, jadi ada empat orang di dalam untuk membicarakan sesuatu.
"pak... sebelum nya saya minta maaf dulu karena saya akan menunjukkan sebuah video"kata Dafi.
"silahkan saja pak Dafi kami melihat nya bersama Dedy"kata pak Kusuma.
Maka sebuah layar laptop menunjukkan rekaman terjadi kecelakaan waktu Nadya di tabrak depan TK."maksudnya apa ini pak Dafi? saya tidak mengerti"kata pak Kusuma.
"saya mau tanya apakah ini salah satu mobil koleksi bapak?"kata Dafi memperbesar monitor mobil beserta platnya.
"coba lebih di perbesar"kata pak Kusuma dan memperhatikan lebih teliti.
Setelah itu di lihat nya di HP memastikan plat mobil tersebut.
__ADS_1
"ini kan... mobil nya Siska? ada apa ini? kapan kejadian nya?"tanya pak Kusuma yang tak percaya apa yang di lihatnya.
Dafi menarik nafas panjang untuk menjelaskan pada pak Kusuma dengan kepala dingin supaya tidak terjadi hal yang tidak di inginkan.
"pak... kejadian ini lebih kurang delapan bulan yang lalu, setelah kejadian ini lebih kurang satu atau dua bulan saya yang di tabrak mobil ini juga. Yang di rekaman CCTV itu adalah istri saya"kata Dafi menjelaskan.
Mendengar cerita dari Dafi membuat Pak Kusuma marah dan gelap mata tapi untung lah dia tidak ada di sini." Astaghfirullah hal'azim...ini pasti ulah Siska...."kata pak Kusuma sambil melihat ke arah Dedy.
"sabar...papi..."kata Dedy.
Melihat pak Kusuma yang sepertinya marah dan histeris membuat Dafi tidak tega.
"pak... bukan maksud saya mau membawa ke ranah hukum tapi bapak tolong urus anak bapak itu. Saya masih menghargai bapak"kata Dafi.
Menarik nafas panjang mendengar perkataan Dafi, ada rasa malu, marah dan semua yang di lakukan anaknya adalah melanggar hukum.
"pak Dafi tolong kirim aja rekaman ini ke HP saya, jadi harus di selesaikan saja dulu dengan Siska, untuk kelanjutan nya akan saya kabari secepatnya"
"baik pak"jawab Dafi
"Sebelum nya saya minta maaf atas kejadian ini jadi kami permisi dulu, kejadian ini tidak ada sangkut pautnya dengan kerja sama kita"kata pak Kusuma dan langsung meninggalkan kantor bersama anggota yang dia bawa ke tempat Dafi.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit
komentar yang membangun
serta
vote...vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏