
Mama dan anak itu melihat gelang pemberian dari Bu Nani, yang cantik dan mewah.
"Masha Allah... cantik sekali ini Mila... beruntung kamu mendapatkan ini."kata mama
"nama nya juga sultan...ini sih tak seberapa ma...tapi aku tetap bersyukur."kata Mila
"kamu ya harus bersyukur lah..."kata mama.
Percakapan Mila dan mama yang heboh membuat ayah penasaran,lalu keluar dari kamar melihat nya.
"sudah malam...apa yang di bicarakan? heboh kali... membuat orang jadi penasaran"kata ayah
"maaf ayah... aku sama mama lagi membahas tentang perempuan."kata mama
Ayah tentu saja tidak mau gabung kalau bicara seperti itu,tapi ada kue kesukaan nya yaitu bika Ambon.
"wah...enak nih..."kata ayah
"oh...iya...tadi di bawa sama Mila dan Andi."kata mama
"ma...buatkan temannya bika Ambon dong."kata ayah
Mama yang berpikir sejenak mendengar permintaan dari suaminya.
"ayah...teman nya air putih saja."
Ayah yang merasa kecewa mendengar hal itu.
",kok gitu?"
"mama jelaskan ya kenapa....malam ini sudah makan nasi beserta lauk... untuk di malam hari itu sudah cukup...jadi kalau mau makan bika Ambon... temannya air putih."kata mama
Ayah berpikir sejenak untuk mengingat malam ini dia sudah konsumsi apa saja.
"ya sudah kalau tidak mau..."kata ayah
Mila melihat ayah yang sedih dan tak enak hati untuk melihat nya.
"biar Mila buatkan ayah..."
"jangan... enggak boleh..."kata mama lagi
"tapi ma... kasian ayah."
"kalau kamu sayang pada ayah mu... jangan buatkan."
Dengan berat hati akhirnya Mila mengikuti perintah dari mamanya.
"maaf ayah..."kata Mila
"tidak apa apa...Mila..."kata ayah.
Setelah selesai makan bika Ambon, ayah masuk ke dalam kamar... begitu juga mama dan Mila.
Di dalam kamar ternyata Andi sudah tidur duluan, Mila masuk lalu dia pun tidur juga setelah melaksanakan isya terlebih dahulu.
Andi tersentak saat Mila tidur di sampingnya.
"sudah masuk kamu..."kata Andi mendekati Mila dan memeluk nya.
"iya..."kata Mila
"jangan bergerak... sebentar saja..."kata Andi
Mereka saling berhadapan...Mila melihat Andi yang kelihatan ngantuk berat.
"kamu ngantuk berat bang..."
__ADS_1
"iya...kita tidur saja sekarang."kata Andi sambil memeluk istrinya.
Mila yang juga sudah capek, akhirnya tertidur juga di dalam pelukan suami tercinta.
Besok hari di rumah Dafi sudah riuh...mana Nisa yang rewel karena mau sama mama,
sementara Nadya yang pagi ini tidak enak badan, karena pengaruh hormon yang hamil.
Jadi Dafi lah yang mengurusi princess tercinta.
"Princess... pagi ini sama ayah untuk bersiap ke sekolah."kata Dafi.
"enggak mau..."
"jadi mau sama siapa?"
"mau sama mama... enggak mau sama ayah".
Dafi melihat anaknya yang sudah masuk SD kelas satu, dia teringat saat dulu kalau ke sekolah minta di antar oleh Dafi selaku ayah nya.
"mama lagi enggak enak badan...dan sekarang sama ayah."kata Dafi lagi
Nisa yang sebenarnya enggak mau tapi karena di paksa akhirnya dia luluh saja.
"ya sudah kalau begitu...biar cepat kita sampai ke sekolah.
"baik ayah tapi di kamar dekat mama"kata Nisa.
Mengikuti syarat dari anaknya jadi Dafi yang menyiapkan anaknya untuk ke sekolah, dari pakai baju sampai rambut di sisir.
"enggak usah ikat dua kan Nisa pakai hijab."kata Nisa
"baik princess..."jawab Dafi.
Nadya yang lagi berbaring di atas tempat tidur hanya melihat interaksi keduanya, tersenyum dengan percakapan mereka berdua.
"mama...Nisa sekolah dulu ya..."kata Nisa
"aduh... princess mama... sudah mau sekolah"kata Nadya
Nisa yang lihat mamanya yang lemas di atas tempat tidur.
"mama... kenapa? sakit ya..."tanya Nisa
"iya...mama lagi sakit jadi Princess...harus baik budi dan dengarkan ayah,Oma dan mba marni serta mba baby sitter."kata Nadya
"baik ma...tapi mama harus sembuh ya... harus dengar kan orang yang lebih tua "kata Nadya
Dafi yang juga baru siap pakai baju setelah Nisa di rapikan tentu nya.
"ayo princess... nanti kita terlambat."kata Dafi
"baik ayah..."kata Nisa yang langsung mencium telapak tangan mamanya.
"ma... pergi dulu ya..."kata Nisa
"iya sayang... belajar yang baik... dengar kan guru."pesan Nadya.
keluar dari kamar dan langsung ke meja makan, tapi ternyata tak banyak waktu jadi mba marni sengaja membuat bekal sarapan di mobil.
Bu Nani yang lagi minum teh hangat melihat anak dan cucunya yang mau berangkat.
"princess..ini bekal makan di mobil bersama ayah "pesan Bu Nani
Nisa yang di panggil Oma langsung mendekati dan mengambil bekal yang sudah di siapkan.
"terima kasih Oma"kata Nisa dengan wajah murung.
__ADS_1
Melihat Nisa yang seperti nya tidak bersemangat langsung menanyakan pada cucunya.
"princess kenapa? "
"enggak apa apa Oma."
"tapi kenapa murung begitu?"tanya Oma
"mama sakit Oma...jadi Nisa jadi sedih...dek arkan jadi kasian juga."kata Nisa.
Oma tersenyum mendengar apa yang di katakan cucu nya itu.
"oh... kalau itu...mama enggak sakit parah kok princess..."kata Oma
"jadi mama kenapa?"tanya Nisa
"sudah nanti pulang sekolah Oma cerita...itu suara klakson mobil... arti nya ayah sudah menunggu."kata Oma
Mendengar klakson mobil jadi Nisa pun langsung berlari keluar, mengejar Dafi yang menunggu di mobil. Bu Nani mengikuti langkah cucu nya dan membawa bekal yang sudah di siapkan oleh mba marni.
"princess...ini bekal...lupa di bawa kan?"kata Oma saat sudah di dalam mobil.
"oh...iya Nisa lupa,"kata Nisa mengambil dari Bu Nani.
Ternyata hari ini mobil di bawa oleh pak Mien,jadi Bu Nani berpesan pada anaknya.
"Dafi ini bekal untuk sarapan ya... berdua sama Nisa, jadi tolong kamu suapkan anak mu sarapan."pesan Bu Nani
"baik ma... titip Nadya dan arkan"kata Dafi
"kalau itu aman... yang satu lagi itu bekal di sekolah princess..."kata Bu Nani
"iya ma..."jawab Dafi sambil membuka bekal tersebut.
"dadada...Oma..."kata Nisa
Mobil pun berjalan menuju sekolah Nisa terlebih dahulu karena takut terlambat.
"Nisa...ayo sarapan."kata Dafi
Membuka bekal yang di berikan Bu Nani, dan ternyata isinya adalah nasi goreng paket komplit.
"wah...nasi goreng komplit...Nisa pakai nugget saja."kata Nisa
"iya...tapi di makan ya... kalau ke sekolah harus sarapan."kata Dafi
"iya ayah...Oma juga sering ngomong begitu."kata Nisa
"Alhamdulillah... kalau begitu sarapan ini harus habis ya..."kata Dafi
"baik ayah..."jawab Nisa
BERSAMBUNG
****
Jangan lupa
like...
subscribe...
komentar yang membangun
Terima kasih
🙏🙏🙏
__ADS_1