
Andi berusaha untuk tidak emosi saat Mila menjelaskan kedatangan adiknya ke rumah mereka.
"jadi Leli tadi datang minjam uang karena mau berobat... dengan alasan mamak sakit?"kata Andi
"iya...tapi kata Leli... jangan ke rumah dulu malam ini karena setelah berobat mamak harus istirahat."kata Mila menjelaskan.
Andi terdiam seketika mendengar cerita dari istrinya,dia marah sambil mengepalkan tangannya. Mila tidak mengetahui hal itu dan dia pun kembali bercerita dan Andi masih diam saja.
"tadi Leli kan lihat kulkas kita... mungkin karena baru...trus di dalam freezer kita ada udang yang sedang...dia minta karena ayah atau mamak ya... yang suka udang."kata Mila
Menarik nafas panjang mendengar cerita istri nya."eeemmm jadi...kamu kasi juga?"tanya Andi
"iya..."
"semua udang nya? dan uangnya berapa?"tanya Andi.
"udang nya semua di freezer... tapi itu kan hanya setengah kilo...itu kan sedikit untuk mereka dua rumah."kata Mila
"OOO...."
"kalau uang nya hanya Rp250000 yang ada di dompet ku...maaf bang... hanya ada segitu di dompet Mila."
Mendengar cerita istri nya yang memberikan kepada Leli... sakit sekali rasanya karena adiknya itu membohongi istri nya sekaligus sekarang sudah menjadi kakak iparnya.
Di peluknya Mila sehingga membuat yang punya badan jadi terkejut dan mereka bersalah.
"bang... maaf...hanya ada segitu di dompet mila, itu pun sudah banyak. Abang tau waktu masih belum nikah...uang di dompet Mila paling banyak satu lembar uang merah."kata Mila sambil memeluk suaminya juga.
Sebenarnya pikiran Andi sekarang adalah mau ke rumah mamak dan menemui Leli.
"tadi udang nya kenapa enggak kamu masak saja dan kita antar ke rumah mamak."kata Andi.
"itu lah..bang... sudah Mila bilang sama Leli tapi dia bilang enggak usah...dia saja yang masak.kata Mila
"oh... seperti itu... nanti...lain kali kalau Leli atau yang lain dengan kejadian yang sama minta uang, telpon abang ya..."kata Andi
Mila yang tidak berpikir macam-macam pun berkata.
"iya ya bang... kalau tanya sama abang kan bisa di kasi lebih..."Mila
Mendengar itu Andi jadi ada ide untuk keluar, dia mau ke rumah mamak tapi bagaimana alasan yang tepat di katakan pada Mila agar dia tidak ikut.
"bukan seperti itu...biar sama sama enak saja"kata Andi yang masih bingung mencari alasan.
__ADS_1
Melihat suaminya yang bingung memberikan saran."bang... bagaimana kalau kita lihat mamak sekarang?"kata Mila
"sudah malam...kamu pasti sudah capek dari tadi enggak ada istirahat."kata Andi
"iya sih...aku capek...tapi rumah mamak tidak begitu jauh."kata Mila lagi.
"begini saja...kamu istirahat sekarang,biar abang yang ke rumah mamak."kata Andi
Mila berpikir sejenak tentang saran yang di katakan Andi."ya sudah... kalau begitu."kata Mila
"abang sebentar saja... boleh?"tanya Andi.
"ya sudah... kalau abang mau pergi sendiri... titip salam sama mamak dan jangan lama di sana."kata Mila pada Andi
Tak tega rasanya pergi sendirian ke rumah mamak jadi Andi pun membatalkan untuk pergi."besok aku ke rumah mamak...jam makan siang aku permisi pada Dafi."kata Andi dalam hati.
"seperti nya sudah malam...kita istirahat saja, masak kamu di rumah sendirian."kata Andi.
*****
Sementara itu di rumah Leli yang lagi makan malam setelah memasak udang goreng crispy, tadi setelah pulang dari rumah Andi...dia langsung menggoreng udang tersebut.
Di temani oleh Dio dan adek, makan di rumah mereka. Dio yang melihat banyak udang goreng crispy jadi teringat dengan nenek dan kakek di rumah sebelah.
Dengan inisiatif sendiri dia mengambil piring kecil tapi bukan sebesar untuk sambal.
Melihat anaknya dan penuh kebingungan sikap anak Nya."kamu mau?"tanya Leli.
"iya mi..."
"duduk dan makan sekarang, mengerti!"kata Leli.
Dio pun duduk di meja makan dengan ragu dan dia bertanya lagi pada mami nya.
"mami...Dio minta udang ini untuk nenek dan kakek...ini kan banyak... kasian mereka."kata Dio.
Leli mengambil piring di tangan anaknya,dia tak mau berdebat sekarang karena lagi enak menikmati udang goreng crispy.
"ini kasi sama nenek dan kakek... setelah itu kamu kembali ke sini."kata Leli mengambil lima ekor udang goreng crispy.
"ini anak kenapa ingat sekali sama nenek dan kakeknya? membuat jadi sedikit saja udangnya."kata Leli dalam hati
Dio yang mendapatkan udang untuk nenek dan kakek, menjadi kegirangan dan langsung berjalan ke rumah sebelah.
__ADS_1
"tinggalin dio ya... sebentar antar ini."kata dia
Di rumah mamak ternyata juga lagi makan bersama ayah. Melihat kedatangan cucunya yang membawa piring yang berisi sesuatu.
"ehh...Dio ... sini kita makan"ajak kakek.
Dio pun mendekati kakek dan nenek untuk memberikan udang goreng crispy."kakek... nenek...ini ada udang goreng crispy"kata Dio meletakkan piring di meja.
Melihat udang goreng yang di bawakan cucu nya, memang kelihatan enak tapi terlalu keras untuk mereka berdua.
"untuk Dio saja... terlalu keras untuk nenek dan kakek."kata mamak
"oh...jadi kakek dan nenek suka nya udang di masak apa?"
Saling melihat karena memang mereka suka udang, jadi mamak yang menjawab.
"di sambal pakai pete... yang warna hijau itu... mmmhhh pasti enak."kata kakek.
"oh...iya...nenek pernah masak itu... memang enak, tapi ini juga enak kalau di pisah kan tepung dan udang nya "kata Dio sambil melepas antara udang dan tepung.
Mamak dan ayah terharu dengan sikap cucunya yang melakukan itu."kan bisa di lepaskan,udang nya untuk nenek dan kakek dan tepung nya untuk Dio."
"pintar juga cucu kakek, terima kasih banyak ya..."ayah.
"ya sudah...Dio kembali ke rumah karena tadi kata mami jangan lama lama." kata Dio meninggalkan rumah dan kembali ke tempat tinggal nya.
Mamak dan ayah kembali makan dan membagi dua pemberian dari Dio."ada saja ide cucu kita itu... pintar itu anak."kata ayah.
Dio yang mau ikut makan tapi ternyata ada suara ketukan pintu lalu dia pun membukakan pintu rumah.
Ternyata Faisal yang pulang dan memasukkan kendaraan nya setelah itu di lihat nya istri dan anaknya yang lagi makan.
Dio pun mengajak Faisal untuk makan bersama.
"papi...kita makan yuk..."ajak Dio
Karena Faisal lapar jadi dia pun mengikuti perkataan anaknya dan membuang ego nya.
Mereka duduk bersama dan Dio mengambil piring untuk papi nya biar bisa makan bersama.
Saat Faisal duduk dan mau makan Leli malah pergi dari meja makan.
"mami sudah kenyang...jadi kalian saja yang makan."kata Leli pergi.
__ADS_1
BERSAMBUNG
*****