
Setelah di ketahui Mila hamil, otomatis mereka tinggal di rumah orang tua Mila karena Andi juga sering meninggalkan istri nya sendirian saat menjaga ayah yang masih sakit.
Ada beberapa minggu memang Mila tidak pernah ikut menjenguk ayah yang sakit, mamak sebenarnya tanda tanya, kenapa sudah lama tidak ikut ke rumah sakit.
Hari ini weekend jadi Mila di ajak ke rumah sakit untuk bertemu dengan mamak mertua, dia belum di kasi tau Andi karena mau mereka dia langsung mengabarkan kepada mamak tentang kehadiran istrinya.
Andi yang mengajak istrinya ke rumah sakit dengan mengendarai mobil, kali ini orang tua Mila juga ikut serta. Sebelum sampai ke rumah sakit ayah Mila singgah untuk membeli buah.
Sampai di rumah sakit mereka langsung ke ruangan ayah di rawat, Andi yang duluan jalan ke ruangan sementara Mila yang sudah tau mengikuti saja dari belakang bersama orang tua nya.
Masuk ke dalam ternyata ayah sudah sadar dan dalam pemulihan, kalau kesehatan membaik sudah bisa di bawa pulang ke rumah.
"assalamualaikum...mak..."kata Andi
"wa'alaikum salam...eh Andi..."kata mamak
Salim mamak dan mendekati ayah yang lagi duduk dan mamak di sebelah.
"Mak...ada orang tua Mila..."kata Andi
"oh...Mila juga ikut kan? sudah lama mamak enggak jumpa Mila."kata mamak
"ikut mak..."kata Mila
Baru saja Andi bicara ternyata yang di sebut ada di depan mata.
"Assalamualaikum...mak..."kata Mila mendekati mamak untuk Salim
"wa'alaikum salam...eh...Mila... sudah lama enggak jumpa...mamak jadi rindu."
"maaf mak baru bisa jenguk hari ini."kata Mila
Mama Mila yang ada di belakang nya pun mendekati mamak Andi.
"besan... bagaimana keadaan ayah Andi?"kata mama
"Alhamdulillah sudah mulai ada kemajuan."
Ayah Mila yang mendekati ayah di sebelah Andi.
"bagaimana besan? sudah mulai sehat kan..."kata ayah Mila
Ayah melihat dan tersenyum dan menunjukkan jempol nya karena belum bisa banyak bicara.
"Alhamdulillah...tetap semangat...insha Allah pasti sembuh."kata ayah Mila
"a...min..."kata semua yang mendengar.
Mamak yang melihat semua orang berdiri lalu mengajak untuk duduk di sofa.
"ayo kita duduk...ayo Mila ajak mama dan ayah mu."kata mamak
Mengikuti langkah mamak untuk duduk di sofa dan mengambil air mineral cup.
"Mila sehat kan? sudah lama mamak enggak jumpa..."tanya mamak
"Alhamdulillah... sehat..."jawab Mila
Mama Mila yang melihat anaknya menjawab dengan singkat lalu ikut ngomong.
__ADS_1
"sehat kalau malam... tapi kalau sudah pagi menjelang siang...dia pasti pusing..."kata mama
"oh...iya...nak... sudah periksa ke dokter.?"tanya mamak
Mama Mila yang bingung melihat besan nya karena seperti tidak mengerti maksud omongan nya, lalu mama bertanya.
"besan enggak tau?"
"tau apa besan?"tanya mamak
"itu loh... sebentar lagi kita mau tambah cucu."kata mama karena mereka sudah ada cucu dari anak yang lain.
Mamak yang masih belum mengerti maksud dari mama Mila tapi mencoba untuk berpikir maksudnya.
"maksud nya apa ini Mila?"tanya mamak
Mila yang malu untuk menjawab jadi mama yang menjawab nya.
"besan...Mila hamil..."
Mendengar hal itu mamak senang mendengar nya
"Mila hamil?"
anggukan yang dia terima dari menantu nya itu.
"besan baru tau?"tanya mama Mila
"iya...Andi kenapa enggak cerita?"kata mamak
Semua orang melihat ke arah Andi, seperti menjadi tersangka karena semua mata tertuju kepada nya.
"Andi... Andi... kabar bahagia kok lama menyampaikan nya."kata mamak
Mila yang kasian melihat suaminya jadi seperti di pojokan.
"dari kemarin bang Andi mau ngajak ketemu mamak cuma aku yang belum fit."kata Mila .
"enggak apa apa...kamu ngidam apa? ada yang kamu inginkan kasi tau saja."kata mamak
"belum ada mak... hanya pagi saja yang lemas."kata Mila
Melihat menantu nya yang mual membuat mamak kasian, tapi bagaimana lagi? memang seperti itu kalau awal kehamilan.
"enggak apa apa... memang seperti itu... nanti setelah empat bulan... baru selera makan nambah dan tidak mual lagi."kata mamak
"karena mual seperti itu makanya untuk sementara mila dan Andi tinggal di rumah kami...biar Andi nya kerja tenang dan kalau jaga di rumah sakit...Andi enggak khawatir memikirkan nya."kata mama Mila
"enggak apa apa besan...mana baiknya saja..."kata mamak
Sambil ngobrol ternyata hari sudah malam bukannya menceritakan kondisi ayah yang sudah mulai sembuh tapi menceritakan tentang kehamilan Mila.
Kehamilan Mila yang di tunggu oleh mamak dan ayah Andi karena usia anak mereka yang sudah masuk tiga puluh.
Ayah yang sakit mendengar istri Andi hamil juga senang... mengacuhkan jempol pada Andi.
"iya ayah... terima kasih..."kata Andi.
Malam ini yang ikut menjaga ayah adalah abang nya Andi yang giliran jaga.
__ADS_1
Karena hari sudah malam jadi mereka pun pamit untuk pulang ke rumah.
"Mak kami pulang dulu... sudah mulai larut malam."kata Andi
Memang hari sudah malam dan tak baik untuk ibu hamil.
"ya hati hati di jalan... jangan ngebut..."pesan mamak kepada anaknya.
"baik mak...mama mungkin ngebut...ada orang tua Mila."kata Andi.
"kalau enggak ada...kamu ngebut?"
"enggak juga lah..."kata Andi
Mama Mila dan ayah pun mendekati besannya untuk pamit.
"permisi dulu...semoga bapak cepat sembuh dan bisa kembali ke rumah."kata ayah
"a...min... terima kasih atas kunjungannya... yang entah keberapa kalinya."kata mamak
Orang tua Mila pun duluan keluar dari ruangan, ini sengaja di lakukan karena mana tau ada yang mau di sampaikan sesuatu kepada Mila dan Andi.
"Mak...kami pamit..."kata Mila
"iya... hati hati di jalan...tapi mamak mau tanya...kamu ngidam apa? biar mamak masak kalau makanan."kata mamak
Mila berpikir sejenak karena memang enggak ada yang dia inginkan sementara ini.
"enggak ada mak... hanya saja kalau dekat bang Andi...aku bawaannya mual dan bau kalau dia dekat dekat."kata Mila
mamak tersenyum mendengar perkataan Mila karena dia bisa mual dekat sama Andi.
"kalau itu namanya bawaan... kasian Andi..."kata mamak
"Mila juga enggak tau mak...kok bisa seperti itu."kata Mila.
"sabar Andi...bisa jadi anak mu itu mirip sama kamu."kata mamak
Andi hanya senyum saja dan menerima apa adanya keadaan istri nya.
"enggak apa apa... namanya istri hamil... biasa itu... lebih kasian lagi dia... merasakan enggak enak selama sembilan bulan."kata Andi
Mendengar itu Mila sedikit terharu karena Andi dengan sabar menghadapi nya.
BERSAMBUNG
***
jangan lupa
like....
subscribe...
komentar yang membangun
terima kasih
🙏🙏🙏
__ADS_1