Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab 254


__ADS_3

Melihat Andi yang hanya diam saja tapi pintu rumah yang terbuka sedikit.


"astaghfirullah hal'azim...bang... pintu rumah kok enggak di kunci? seingat ku tadi abang kunci pintu dan kamar..."kata Mila garuk kepala.


Mendengar pintu rumah terbuka Andi jadi sadar kalau Leli sudah keluar dari rumah, rasanya tak percaya adik sendiri menjadi maling di rumah sendiri."apa yang harus aku lakukan? aku harus jumpa dengan mamak...tapi Mila bagaimana? oh...ku antar kan saja ke rumah orang tua nya."kata Andi dalam hati.


Mila masih bingung melihat suaminya yang bengong,kenapa tiba tiba terdiam begitu saja.


Di dekatinya lalu memegang kening dengan telapak tangannya."sehat... enggak panas kok."kata Mila pada Andi.


"Astaghfirullah hal'azim...kamu kenapa pegang kening abang?"tanya Andi


"bang... seharusnya aku yang bertanya...kenapa kok seperti melihat sesuatu yang..."kata Mila


"yang apa?"tanya Andi


"yang apa ya...bisa yang seram...yang tidak di sangka... yang mengejutkan..."kata Mila


"gitu...ya.."


"sudah ah...aku mau mandi dulu... jangan lupa... permisikan aku."kata Mila.


Andi yang lupa jadi mencari di mana HP di letakkan karena belum menelpon kepala sekolah.


Setelah menelpon kepala sekolah dia pun dapat chat dari Dafi.


"Hari ini kamu enggak masuk ya...atau keenakan yang pengantin baru...tapi untung saja meeting hari ini di geser dua hari ini..."


..........pesan Dafi.......


Ada rasa lega di dada karena meeting nya di undur,jadi dia pun membalas chat dari bos dan sekaligus sahabatnya.


"bos...tau saja... bagaimana rasanya pengantin baru....😅😅😅 Maaf enggak bisa masuk karena ada urusan keluarga yang mendadak...insha Allah besok masuk dan kalau kepo akan aku ceritakan."


....pesan Andi......


Mila yang keluar dari kamar mandi,dia pun langsung masuk kamar untuk memakai baju.


"lebih baik aku langsung pakai baju dari pada saat begini memanggil bang Andi...bisa mandi lagi nanti nya."kata Mila dalam hati dan masuk ke kamar.


Setelah selesai memakai baju Mila melihat keluar, ternyata Andi belum mandi dan seperti memikirkan sesuatu.


"bang... ngapain? mandi sana... katanya mau ke kantor?"kata Mila

__ADS_1


"oh...iya... tapi sepertinya ada meeting jadi kamu nunggu di rumah mama dan ayah saja, nanti abang jemput... bagaimana?"kata Andi.


Menunggu di rumah orang tua nya, tentu saja Mila setuju...mana mungkin dia tidak betah. Kalau di suruh menunggu di tempat orang tua Andi... pasti dia berpikir dua kali, apa lagi kalau harus bertemu dengan Leli.


"oke...jadi jam berapa kita pergi melihat rumah itu?"tanya Mila


"setelah makan siang dan nanti abang chat."kata Andi masuk ke dalam kamar mandi.


Setelah selesai semua maka mereka berdua pun keluar dan menuju rumah orang tua Mila,


Andi yang membawa sepeda motor ninja jadi bebas dari jebakan kemacetan.


Sementara itu Leli setelah menjemput adek dari paud, dia pun berpikir untuk tidak pulang sejenak karena takut bertemu dengan Andi.


Jadi Dio di panggil nya becak yang dekat rumah untuk mengantarkan pulang ke rumah.


Setelah itu dia membawa adek ikut serta keluar sementara Dio di tinggal kan bersama mamak.


Andi yang sampai ke rumah mamak di siang hari, tapi melihat keadaan rumah yang sepi.


"Assalamualaikum..."


Masuk ke dalam rumah karena tidak berkunci


"Wa'alaikum salam..."jawab mamak dari rumah melihat Andi yang datang sendiri.


"ada di rumah orang tua nya mak...ada yang mau aku bicarakan."kata Andi.


Mamak yang berpikir kalau Andi lagi bertengkar dengan Mila makanya datang sendiri ke rumah.


"ada apa nak? sama Mila? biasa nya itu kalau kalian bertengkar, jangan sampai mengantar istri ke rumah orang tua nya."kata mamak


Andi beru sadar kalau mamak ternyata salah paham, karena datang sendiri ke rumah di pikiran mamak mereka bertengkar.


"Astaghfirullah hal'azim...Mak...aku dan Mila... insha Allah baik baik saja, ada hal yang lain mau Andi bicarakan."kata Andi dengan wajah serius.


Mamak lega mendengar yang di katakan Andi, dia takut karena perkenalan anak mantu nya yang singkat, tapi dari segi usia Andi sudah matang dan untuk perempuan juga sudah layak untuk menikah.


"Alhamdulillah... senang mamak mendengar nya, jadi apa cerita nya ? kenapa Mila tak di ajak ke sini."kata mamak.


Menarik nafas panjang lalu dia ke lemari depan,mau mengambil kunci kamar nya.


"Andi mau ke kamar dulu, ada kunci yang mau Andi ambil."kata Andi

__ADS_1


Masuk ke kamar nya , kamar yang dulu dia tempati sebelum menikah. Tidak ada yang berubah dan kamar juga bersih. Membuka pintu lemari baju, di ambil nya apa yang dia inginkan.


Ada beberapa kunci yang dia ambil, mamak pun tidak tau itu kunci apa saja."enggak ada kunci rumah kami itu di sini... berarti Leli yang mengambil nya."batin Andi berkata Mengambil dan memasukkan ke dalam tas ransel yang selalu menemani nya.


Setelah itu dia pun mendekati orang tua nya yang lagi bersantai di depan televisi.


"ada yang mau Andi cerita kan pada mamak dan ayah."kata Andi


Melihat anaknya yang serius, membuat mamak sedikit khawatir,. masalah apa gerangan....


"ada masalah apa nak? mamak jadi khawatir."


"begini Mak... ayah...tadi pagi Andi dan Mila tidak kerja seperti biasa karena mau mengurus sesuatu..."kata Andi


Mamak dan ayah saling pandang mendengarkan cerita dari Andi yang terus melanjutkan cerita.


"rumah kami kunci...dan pada saat istri di kamar...aku mendengar seperti ada yang masuk ke dalam rumah kamu."kata Andi tapi dia sebentar berhenti.


Mamak jadi bingung kenapa tiba tiba Andi terdiam,jadi ayah yang bertanya karena penasaran.


"jadi...ada maling masuk ke dalam rumah mu Andi?"tanya ayah.


"iya ayah..."jawab Andi.


"ya Allah...jadi di daerah situ tidak aman? sudah lapor kamu dengan satpam kompleks?"tanya ayah.


"ya Allah... kenapa lah bisa maling masuk ke dalam rumah kalian... berarti rumah mu itu sudah di mata matai..."kata mamak


Andi masih belum melanjutkan karena dia tidak tega dan tidak sanggup untuk mengatakan nya , tapi tak bisa juga di diamkan.


"belum lapor satpam kompleks..."jawab Andi.


"lho... kenapa tidak melapor? pulang ini kamu harus melapor."kata ayah.


"mak... ayah...maling nya ternyata orang yang kita kenal... enggak mungkin aku akan lapor satpam...bisa malu kita...apa lagi aku...malu sama istri ku sendiri..."kata Andi.


Mamak dan ayah jadi bingung mendengar perkataan dari anak mereka, kok bisa buat malu.


"apa maksudnya Andi?"tanya mamak.


"mak... ayah... yang mencuri di rumah kami adalah Leli..."kata Andi dengan mata berkaca-kaca.


"apa...Leli..."kata mamak dan ayah.

__ADS_1


BERSAMBUNG


*****


__ADS_2