
Pak Kusuma dan Bu Mona berlalu meninggalkan Bu Nani yang sendirian berjalan menuju kamar Nadya. Sambil berjalan sendiri dari kejauhan ada yang seperti tidak asing bagi nya."itu... seperti Andi ...sama siapa dia ya..."kata Bu Nani dalam hati.
Andi yang juga melihat mama temannya itu pun memberikan senyuman dan berjalan mendekati."Andi...kamu sama siapa?"tanya Bu Nani.
Andi lalu menyalim Bu Nani sambil tersenyum."sama teman Tante... Mila...ini mama nya pak Dafi"kata Andi memperkenalkan mereka berdua.
Mereka berdua saling berjabatan tangan, Mila dengan malu menyalim mertua Nadya sahabat nya."Mila Tante..."memperkenalkan diri.
"pintar kamu Andi...ya sudah kita ke ruangan Nadya saja sekarang"kata Bu Nani mengajak mereka berdua.
Sampai di ruang inap Nadya dan ternyata bayi nya juga ada di dalam. Untung saja kamar yang di pesan VVIP, jadi semua bisa masuk ke dalam.
"eh...cucu qu sudah sampai duluan"kata Bu Nani melihat baby boy lagi di pegang sama Bu Nilam m
"kamu sih... dari tadi entah kemana, jadi aqu duluan"kata Bu Nilam.
"enggak apa-apa, nanti kan bisa gantian"jawab Bu Nani.
Dafi yang melihat interaksi antara mama nya dan mama mertua seperti memperebutkan anaknya,maka dia memberikan solusi."sekarang baby boy sama mama nya dulu karena mau di kasi ASI"kata Dafi.
"iya...iya... cucu nenek minum susu dulu"kata Bu Nilam.
Maka baby boy pun di susui oleh Nadya, karena malu jadi di tutup tirai tempat tidur Nadya."sweet heart...sama mama beri ASI nya, karena mereka kan lebih berpengalaman. aqu mau jumpai Andi dulu"kata Dafi.
"iya bang..."jawab Nadya yang di tunggui Bu Nilam mamanya, sementara Bu Nani lagi bersama Nisa.
Dafi yang melihat kedatangan Andi bersama seseorang,tapi tadi dia tidak begitu mengenali orang yang mendampingi Andi. Setelah di dekati ternyata dia mengenali orang tersebut."eh... kalau enggak salah, temannya Nadya kan?"kata Dafi.
"iya...pak...teman kerja Nadya dulu "jawab Mila.
"oh... gitu...kamu harus menjelaskan pada qu nanti ya Andi"kata Dafi.
"beres bos tapi sekarang aqu mau antar laporan "kata Andi pada bos sekaligus sahabatnya.
"ya sudah...kita di sana saja, Mila dengan mama dan Nisa ya..."kata Dafi permisi.
"silahkan pak,Nisa bisa temani saya,lagian dia kan anak murid saya"kata Mila
"oh...iya...kok saya jadi lupa "kata Dafi.
Nisa melihat ada Bu guru Mila di ruangan mamanya,lalu mendekati nya."Bu...Mila..
ke sini mau lihat adek Nisa ya..."tanya Nisa.
"kok tau Nisa...adeknya laki laki atau perempuan?"tanya Bu Mila.
__ADS_1
Nisa berpikir sejenak karena dia lupa,lalu mengingat ingat apa jenis kelamin adiknya."apa ya ...tadi kata ayah baby boy gitu"jawab Nisa sambil jari telunjuk di kening.
"oh ... berarti itu laki laki"kata Bu Mila.
"betul... betul...adek Nisa laki laki,jadi di rumah yang princess Anisa sendiri"kata Nisa
"tentu saja.... sekarang kakak princess yang cantik"kata Bu Mila.
Bu Nani yang baru bergabung dengan Nisa dan Mila. Melihat interaksi mereka berdua dan baru menyadari kalau Mila adalah guru Nisa dan teman Nadya.
"jadi kamu temannya Nadya?"tanya Bu Nani hampir tak percaya.
"iya Bu..."jawab Mila.
"panggil Tante saja seperti si Andi, jadi kenal sama Andi dari mana?"tanya Bu Nani mencari informasi.
"di sekolah Bu...eh...Tante"kata Mila.
"iya...iya...Tante ngerti pasti ketemu tak sengaja di sekolah, sama Andi sudah serius?"tanya Bu Nani kepo atau penasaran.
Mila bingung untuk menjawab karena sama Andi juga jarang jumpa. Melihat Mila yang kebingungan Bu Nani langsung ngomong lagi."kamu bingung...? setahu Tante...si Andi itu enggak pernah bawa perempuan,apa lagi punya pacar. Kalau dia berani bawa kamu jumpa dengan Dafi berarti dia serius dengan kamu"kata Bu Nani.
Mila hanya mendengarkan apa yang dikatakan Bu Nani,tapi tidak membantah."hubungan apa? kami ke sini janjian karena mau lihat Nadya"kata Mila dalam hati. Karena tidak enak hati jadi di jawab Mila saja "iya Tante..."
Bu Nani yang semangat dengan jawaban Mila, "nanti Tante akan tanyakan keseriusan Andi pada mu...biar cepat Andi nikah, pikiran nya kerja saja.heran Tante melihat nya"kata Bu Nani
"ini ada Bu guru Mila nanti Oma akan tanyakan keseriusan om Andi "kata Bu Nani.
"nah... gitu dong Oma"kata Nisa.
Nadya yang sudah selesai belajar menyusui,lalu baby boy pun di gendong sama Bu Nilam. Sehingga membuat Bu Nani juga mau memegang baby boy."Nilam... gantian dong...aqu juga mau"kata Bu Nani.
"iya...ini mau di bawa dekat Oma Nani"kata Bu Nilam pada sahabat nya.
Karena dua Oma mengumpul jadi Mila pun mendekati Nadya."Mila... dengan siapa ke sini?",tanya Nadya pada sahabat nya sambil mereka berpelukan dan saling cepika cepiki.
"tadi pagi aqu di what's up bang Andi, dia ngajak menjenguk mu", jawab Nadya.
"cei... cie...bang Andi sudah mau mengajak mu, berarti itu ada sinyal"kata Nadya.
Mila yang memang merasa tidak ada menyangka kalau Andi ada sesuatu."kamu itu ngomong apa sih...kami enggak ada apa-apa kok",kata Mila
"ya... mungkin sekarang enggak ada apa apa,tapi setelah itu pasti ada sesuatu "kata Nadya.
"sudah ah ...aqu ke sini mau mengucapkan selamat kamu sudah jadi mama yang komplit "kata Mila.
__ADS_1
"iya... terima kasih... rasanya seperti mimpi dan susah di percaya, sekarang aqu sudah punya anak. Semoga tahun depan kamu juga sudah punya anak "kata Nadya.
"ada aja kamu Nadya... bapaknya nya saja belum ketemu "jawab Mila.
"siapa bilang belum ketemu, itu dia lagi meeting di depan kita"kata Nadya.
"wkwkwk..."kedua sahabat itu tertawa bersamaan tidak melihat orang yang lagi meeting.
Sehingga membuat Dafi dan Andi melihat mereka berdua."perempuan kalau jumpa pasti jadi rame..."kata Dafi.
"ya seperti itu...tu coba lihat dua Oma juga pada heboh kan"kata Andi.
"betul juga kamu, kok bisa kamu datang sama Mila?"tanya Dafi penasaran.
"bagaimana...tadi aqu iseng aja bos, dari pada ke rumah sakit sendirian, lebih baik aja dia"jawab Andi.
"oh... gitu...tapi setelah qu lihat... kalian berdua cocok juga, tunggu apa lagi?"kata Dafi.
"aduh bos...aqu enggak tau... jangan jangan dia sudah ada yang punya ",kata Andi.
"kamu itu... sudah di tanya? sudah ada usaha? kalau belum ada janur ya bebas aja"kata Dafi
Bagaimana hubungan Andi dan Mila?
apakah Mila sudah ada seseorang di hati nya?
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like ... like...
Add favorit...
komentar yang membangun
bunga mawar yang bermekaran
secangkir kopi hangat
serta
vote...vote... vote...
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏