
Kedatangan Mila ke rumah mertua membuat Andi terkejut, dia tak menyangka kalau istri nya pulang kerja langsung ke rumah orang tua nya. Andi jadi merasa bersalah karena tidak memberi kabar kalau singgah ke rumah mamak.
Mila masuk ke dalam dan di sambut oleh mamak dan ayah, sementara Leli tidak begitu peduli dengan nya.
"eh...Mila... sehat kamu nak?"kata mamak.
Mila pun mencium telapak tangan mamak dan ayah. "Alhamdulillah... sehat...mamak Sudah sehat?"tanya Mila sambil memberikan buah tangan yang di belinya tadi
"Alhamdulillah...mamak sehat kok...eh...apa ini?"tanya mamak.
"tadi sengaja beli untuk mamak dan ayah..."kata Mila
"repot repot kamu nak... terima kasih banyak... sehat sehat dan murah rezeki."kata mamak
"A...min..."kata Mila
Leli yang merasa tidak di butuhkan lagi,jadi dia pun kembali ke rumah nya."dari pada di sini... lebih baik aku tidur."kata Leli beranjak pergi.
Mamak mengajak Mila duduk di kursi tamu dan di ikuti oleh Andi yang duduk di sebelah.
"kamu sudah makan?"tanya mamak
"sudah mak...di sekolah setiap hari bawa bekal."jawab Mila.
"duduk dulu...biar mamak buat minuman dulu."kata mamak
"enggak usah mak...Mila ke sini enggak bisa lama lama... belum mengangkat jemuran, masak dan nyapu."kata Mila
Mamak dan ayah tersenyum mendengar Mila yang memikirkan pekerjaan rumah.
"waduh... banyak sekali pekerjaan nya... padahal masih hidup berdua ."kata ayah.
"pekerjaan rumah itu tak ada habisnya...jadi di kerjakan dan di bawa santai...biar enggak stress..."kata mamak.
"iya ya Mak... kelihatan mamak sudah sehat kok...Mila permisi dulu... sudah sore .."kata Mila tanpa memperdulikan Andi yang ada di sebelah.
"ya sudah kalau begitu... sering sering lihatin mamak dan ayah ya..."kata mamak
"baik Mak...insha Allah..."kata Mila sambil mencium telapak tangan mertua nya.
Mila keluar rumah yang di ikuti oleh Andi, mamak dan ayah mengantarkan sampai di halaman rumah.", sebenarnya malas aku pulang sama bang Andi...tapi karena ada orang tua nya..."kata Mila dalam hati.
Duduk di belakang suaminya...lalu sepeda motor pun jalan menuju rumah mereka, hanya lima menit sudah sampai di tempat.
Mila turun membuka pintu rumah, dia tidak menanya apapun pada suaminya.
Andi yang merasa kalau Mila lagi marah kepada nya, jadi dia lah yang berusaha untuk mengajak ngobrol.
"Mila...kamu tadi ke rumah mamak naik apa?"tanya Andi
Mila yang sampai rumah langsung mengambil kain jemuran yang sudah kering dan langsung memisahkan pakaian yang mau di gosok dan yang tidak.
Karena masih marah Andi pun mengganti pakaian dan setelah itu kembali mendekati istrinya.
"kamu marah sama abang?"kata Andi.
__ADS_1
Mila yang marah karena Andi tidak mau jujur kepada nya, tadi dia mendengar semua pembicaraan mereka. Andi yang duluan sampai ke rumah mamak dan sepuluh menit kemudian dia pun sampai.
juga mendengar saat mamak dan Leli mengatakan kalau dia tak menyukai Mila,begitu terkejut nya dia saat Andi mengatakan kalau Leli sudah pernah ke rumah mereka.
Yang membuat Mila marah adalah karena Andi tidak jujur, dan ternyata Leli yang tidak suka pada nya. melihat Andi yang dari tadi merasa bersalah membuat Mila luluh juga.
"menurut abang bagaimana?"
"Alhamdulillah.... akhirnya mau juga istri ku bicara..."kata Andi
Mila tak mau menanggapi padahal kelihatan lucu juga dengan tingkah Andi.
"menurut abang...kamu itu marah?"
"kenapa marah?"Mila bertanya kembali.
Andi bingung menjawab apa, tapi dia pun menjawab.
"mungkin karena abang salah."kata Andi
Mendengar itu Mila jadi emosi mendengar nya, karena berkata mungkin.
"apa...abang bilang hanya mungkin?"kata Mila mempertegas
Baru ini Andi melihat istrinya marah, biasanya hanya biasa saja.
"maaf... maaf... abang yang salah..."kata Andi
"minta maaf karena apa? dan apa salahnya?"kata Mila
"huh...abang mengaku salah karena hari ini tidak jujur, pulang langsung ke rumah mamak."jawab Andi
"kalau itu aku enggak masalah... mungkin abang lagi rindu sama orang tua...wajar saja itu..."kata Mila
Menarik nafas panjang... akhirnya Andi pun bercerita kembali.
"huh....sebenarnya abang malu...mau menceritakan semua ini."kata Andi akhirnya
Mila melihat ke arah suaminya.
"bang... kenapa harus malu? bukannya aku istri abang? apa yang membuat abang malu?"tanya Mila.
Duduk bersandar di dinding tempat tidur, Andi melanjutkan obrolan mereka.
"sebenarnya kejadian yang kamu ceritakan hilang lingerie dan makanan di lemari es... semua itu adalah ulah Leli."kata Andi akhirnya.
Mila seperti tak percaya... kenapa Leli bisa melakukan hal seperti itu... walaupun di rumah sendiri.
"apa? semua itu ulah Leli..."kata Mila
"iya...makanya abang malu..."kata Andi.
"kok...Abang bisa tau? bukannya kita tidak ada CCTV?"kata Mila lagi.
Mengingat kejadian sebelumnya yang saat itu mereka tidak masuk kerja.
__ADS_1
"kamu ingat waktu kita berdua kemarin tidak masuk kerja...?"
"mmmhhh... ingat... yang nasi goreng di ruang tamu habis...?"
"iya....Leli yang memakannya... waktu itu dia datang mau mengambil makanan di freezer dan yang lain...tapi tidak jadi karena ketahuan."kata Andi.
Mila seperti tak percaya mendengar cerita dari suaminya, bisa bisanya Leli berbuat seperti itu.
"jadi ...Leli yang melakukan nya? dari mana dia bisa masuk bang?"
"dia ke kamar abang, di sana ada satu kunci yang tertinggal di sana."kata Andi
Mila seperti tak bisa bicara, apa yang mau dia katakan...tapi seperti tak bisa di katakan.
"makanya abang mau kita pindah dari sini."
"tapi kenapa abang enggak cerita sama ku... kenapa?"
Melihat Mila yang ada di depan nya bingung mau bicara apa karena dia sangat malu dengan perbuatan adiknya itu sendiri.
"maaf...abang malu untuk cerita... dari mana dia mendapatkan ide seperti itu? setahu ku... kami tidak pernah di ajarkan atau dulu dia juga tidak seperti itu."kata andi
Melihat Andi yang seperti nya sedih, sehingga membuat Mila jadi tak tega juga untuk memperkeruh suasana.
"ya sudah...apa yang di lakukan leli pada kita... ikhlas kan saja..."kata Mila
"terima kasih...Mila..."kata Andi
"mmmhhh...tapi bang... perbuatan Leli itu tidak boleh di biarkan begitu saja... kita harus memberikan pelajaran padanya."kata Mila memberikan masukan.
"pelajaran bagaimana? dia itu banyak akal dan ide... abang juga masih memikirkan hal itu."
"ya sudah... nanti di pikirkan... ashar sudah masuk... aku mau mandi dulu..."kata Mila
"eit... tidak boleh...kita mandi bersama..."kata Andi menarik tangan istrinya.
"enggak muat bang..."
"muat...makanya kita pindah ke rumah yang kemarin..."kata Andi ikut mandi bersama istrinya.
BERSAMBUNG
***
jangan lupa
like
subscribe...
komentar...
terima kasih
🙏🙏🙏
__ADS_1