
Keluarga pak Kusuma sudah pulang semua tinggal Andi yang mau bergerak untuk pulang.
Bu Nani membungkuskan makanan untuk di bawa pulang Andi.
"Jangan pulang dulu, Tante ada sesuatu yang bisa kamu bawa pulang"kata Bu Nani
"ah...Tante repot repot, Andi jadi enggak enak"kata Andi yang lagi duduk di meja makan puding.
"lagi makan si Andi ma...siap mama sudah siap membungkus makanan dia belum siap makannya"kata Dafi yang juga lagi makan puding dengan sahabatnya.
"ih...bos... seperti enggak rela aqu makan sampai kenyang"kata Andi.
"makan saja... besok belum tentu enak"kata Dafi.
Bu Nani sudah selesai membungkus makanan untuk di bawa Andi. Ternyata Bu Nani membungkuskan semua jenis yang masih ada untuk Andi, sehingga bawaan Andi jadi banyak.
"Andi...ini bawa pulang, jangan sampai ketinggalan"kata Bu Nani
"iya...tante... terima kasih banyak, wah... banyak sekali yang saya bawa"jawab Andi.
"itu rezeki mu,kan bisa di makan sama orang yang di rumah"kata Bu Nani
"iya tante...apa lagi di rumah itu banyak sekali orang nya"kata Andi.
Andi adalah berasal dari keluarga besar, dia anak ke 5 dari 6 bersaudara. Semua sudah pada menikah, adik perempuan di bawah nya juga sudah menikah.
Orang tuanya juga sibuk untuk mencarikan jodoh untuk nya tapi belum ada yang nyantol di hari Andi. Jadi bawa makanan pulang ke rumah pasti langsung habis karena dua kakak dan abangnya bersebelahan rumah dengan rumah orang tua nya
Jadi bisa di bayangkan kalau para cucu sering ngumpul di rumah orang tua Andi. Terkadang membuat Andi pusing dengan tingkah laku keponakan nya.
"di rumah kamu banyak orang, kan bisa langsung habis"kata Dafi.
"Andi...di rumah mu banyak keponakan gitu, apa kamu enggak pusing?"tanya Bu Nani
"sudah jadi makanan sehari hari tante"jawab Andi.
"kalau begitu kamu cepat cari jodoh,masa si Dafi sudah nikah kamu kok belum?"kata Bu Nani.
"ini lah Bu lagi proses pencarian, do'akan saja biar cepat ketemu dan berjodoh"kata Andi.
"a..min...di do'akan, atau perlu tante yang carikan?"kata Bu Nani.
"boleh juga itu ma... carikan aja...mana tau cocok"kata Dafi.
"temannya si Nadya di TK apa enggak ada yang gadis?"tanya Bu Nani
__ADS_1
"kemarin ada yang di kenalkan tapi enggak klop gitu"kata Dafi.
"ih... enggak usah tante,jadi lebih merepotkan lagi"kata Andi.
Hari sudah menunjukkan pukul 11 kurang, akhirnya Andi permisi untuk pulang."bos...aqu pamit dulu, taxi online sudah sampai di depan rumah"kata Andi permisi.
"ya sudah... hati hati di jalan"kata Dafi
"Tante... Andi permisi dulu ya..."kata Andi.
"iya... jangan lupa bungkusan tadi"Bu Nani mengingatkan.
"sudah sama Andi kok, terima kasih banyak... Assalamualaikum..."kata Andi.
"Wa'alaikum salam... hati hati di jalan"kata Bu Nani mengingatkan.
Setelah Andi pulang ke rumah, maka Dafi memeriksa semua pintu sudah di kunci atau belum di kunci.
"Selesai semua... sesuai dengan rencana...kata Dafi dalam hati.
Masuk ke dalam rumah ternyata Bu Nani masih ada di sana."mama...kok belum tidur?"tanya Dafi.
"sebentar lagi mama masuk"jawab Bu Nani.
Dafi duduk di meja makan dan melihat mamanya yang lagi memilih dan membedakan mana yang mau di masukkan ke dalam lemari es."ma...tadi pak Kusuma ada memasukkan cek di kantong baju Dafi"
Di ambil nya cek yang ada dalam kantong lalu melihat isi cek tersebut. Betapa terkejutnya Dafi melihat isi cek tersebut."astaghfirullah hal'azim... mama... enggak salah isi cek ini?"kata Dafi pada mamanya yang tak percaya isi cek tersebut.
"ada apa sih Dafi...?sini mama lihat"kata Bu Nani sambil melihat isi cek tersebut.
Bu Nani melihat isi cek tersebut tapi tidak kelihatan karena tidak pakai kaca mata."waduh... enggak kelihatan, mama cari kaca mata dulu."kata Bu Nani mencari kaca mata.
"tadi mama letakkan terakhir di kamar, bentar mama ambil dulu"kata Bu Nani mengambil kaca mata.
Kaca mata sudah di dapat maka Bu Nani kembali ke meja makan untuk melihat cek yang Dafi katakan di letakan nya tadi di meja makan."mana cek tadi Dafi?"tanya Bu Nani pada anaknya.
"tadi mama letakkan di atas meja dekat piring"jawab Dafi
Di cari Bu Nani keberadaan cek tersebut dan duduk terlebih dahulu, lalu melihat isi cek tersebut. Bu Nani melihat dengan teliti dan seperti tidak percaya apa yang di lihatnya."Dafi...apa mama enggak salah lihat ini?"tanya Bu Nani.
"enggak ma...cek itu tertulis lima ratus juta rupiah" kata Dafi pada mama nya
"apa....lima ratus juta?"di ulangi Bu Nani
Bu Nani menarik nafas panjang dan melihat anaknya"nanti mama coba what's up pak Kusuma, apakah dia tidak salah kasi"kata Bu Nani.
__ADS_1
"ya ma...coba mama tanyakan pada pak Kusuma"kata Dafi.
"iya... sekarang kamu simpan saja cek itu"kata Bu Nani.
"mama saja yang simpan, nanti kalau sudah jelas baru kita bahas lagi"kata Dafi.
"ya sudah... sekarang kita tidur saja besok siang insha Allah sudah dapat dipastikan cek ini"kata Bu Nani.
Dafi masuk ke kamar di dalam ternyata Nadya sudah tertidur dengan pulas, tak tega untuk membangunkan nya. Dafi bersih bersih, shalat isya dan tidur di samping Nadya istri nya yang tidur nyenyak.
Keberadaan Dafi ternyata membangunkan Nadya, di bukanya mata dan ternyata Dafi ada di sebelah."oh...abang sudah masuk? jam berapa sekarang?"tanya Nadya.
"sweet heart terbangun karena abang ya... sekarang hampir jam 12, kenapa?"tanya Dafi.
"enggak nanya aja,"jawab Nadya.
Nadya terbangun dari tidurnya membuat Dafi jadi enggak bisa tidur padahal di luar tadi dia sudah ngantuk berat."bagaimana dengan keadaan mu?"tanya Dafi
"Alhamdulillah... sudah mulai sehat, kenapa?"tanya Nadya.
"kalau boleh...abang boleh berkunjung melihat jagoan kita?"tanya Dafi perlahan sambil mengelus perut Nadya.
Nadya yang kasihan melihat suaminya yang sudah hampir sebulan berpuasa, enggak tega melihat kalau minta yang satu itu."bagaimana ya... boleh atau tidak?"jawab Nadya.
"boleh ya... sweet heart...abang janji pelan pelan saja"kata Dafi yang memohon pada istrinya.
"mmmmhhhhh... boleh... boleh...tapi pelan pelan saja ya...."kata Dafi.
Akhirnya Dafi berbuka puasa untuk malam ini dan melakukan nya dengan syarat pelan pelan saja (seperti lagu saja...pelan pelan saja..."
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like... like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta...
vote...vote ... vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏