Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.207


__ADS_3

Setelah kedatangan keluarga Andi ke rumah, membuat Mila merasa seperti mimpi. Tak menyangka kalau proses nya secepat ini, prediksi Mila mereka akan jadian satu tahun atau enam bulan paling cepat. Tapi ini hanya satu bulan?


Di kamar Mila sholat isya sebelum tidur sambil berdoa."ya Allah...ya...Rahman...ya rahim... kalau memang bang Andi jodoh hamba...permudahlah urusan kami menuju ridho mu...sebuah ikatan pernikahan.


Setelah sholat dan berdoa Mila pun naik ke tempat tidur tapi sebelum nya dia memeriksa HP, mana tau ada pesan untuk nya besok. Membuka HP ternyata memang ada Cath yang tentunya dari Andi.


Membuka cheat dari pujaan hati sambil tersenyum sendiri."chat apa bang Andi ya..."


Pesan Andi


"jangan lupa besok kita pas photo ya...ada ide pakai baju apa? mana tau mau baju senada?"


Jawaban Mila


"iya... kalau mau warna netral saja, abang ada baju warna navy?"


Andi yang sudah mau tidur mendengar notifikasi dari HP lalu di bukanya yang ternyata cheat dari Mila."dari pada cheat, lebih baik di telpon "kata Andi sambil menekan nomor Mila melalui telpon what up.


Melihat Andi menelpon maka Mila menjawab nya.


๐Ÿ“žMila :"Assalamualaikum..."


๐Ÿ“žAndi :"Wa'alaikum salam... belum tidur saya?"


"bang Andi... sudah berani manggil say..."kata Mila dalam hati.


๐Ÿ“žMila :"ini juga mau tidur... melihat cheat abang... makanya di jawab "


๐Ÿ“žAndi :"sama kalau begitu... warna navy itu biru dongker atau biru gelap ?"


๐Ÿ“žMila.:"iya...ada kan ? masa abang pakai baju merah atau pink?"


๐Ÿ“ž Andi:"seperti nya ada atau besok kita beli baju aja"


๐Ÿ“žMila :"baju yang ada saja bang..."


๐Ÿ“žAndi :"besok kita cari baju cople saja ya..."


๐Ÿ“žMila :"terserah abang saja... sudah malam...Mila ngantuk nih"


๐Ÿ“ž Andi:"selamat tidur... mimpi kan abang ya..."


๐Ÿ“žMila :"mmmhhh...Mila juga mau ikut dalam mimpi abang... Assalamualaikum..."


๐Ÿ“ž Andi:"Wa'alaikum salam...iya...abang tunggu..."


๐Ÿ“ž Mila:"mmmhhh.."


Di esok hari di perusahaan Raja Pratama Andi menyesuaikan pekarjaa nya, begitu Dafi yang berada di ruangan direktur.


Sebentar lagi jam makan siang jadi rencana Andi mau keluar terlebih dahulu,tapi tiba tiba sekertaris Dafi menemui Andi.


"pak Andi...di panggil bos ke dalam "


"oh...iya... sebentar..."


Andi jawab lalu melihat jam di HP yang menunjukkan masuk jam makan siang."ada apa ya... mudah mudahan tidak ada meeting mendadak "kata Andi dalam hati.

__ADS_1


Berjalan menuju ruangan bos memenuhi panggilan nya.


tok...tok...tok...


Andi langsung masuk ke dalam, Dafi melihat sosok yang di tunggu nya dari tadi.


"bos...ada yang bisa saya bantu?"


"tadi aqu lupa bilang sama mu kalau jam dua kita ada meeting di luar jadi tolong pelajari apa yang akan kita bahas, file nya aqu kirim ya..."


"dadakan bos?"


"iya... proyek kakap nih..."


"oh... begitu...ya sudah aqu pelajari sekarang bos"jawab Andi dengan sedikit kecewa karena dia ada janji dengan Mila.


"bagaimana ini? enggak mungkin kerjaan di tinggal, ya sudah qu cheat saja Mila, mudah mudahan dia mengerti"kata Andi dalam hati.


Sebelum mempelajari dokumen yang akan di persentase kan,Andi mengirimkan cheat untuk Mila.


Pesan Andi


"Assalamualaikum... sayang... sebelumnya abang minta maaf karena kita enggak bisa pergi hari ini karena ada meeting dadakan..."


Setelah mengirimkan pesan dia pun Zuhur dulu lalu mempelajari berkas di tangannya.


Dafi yang ternyata sudah ada di hadapannya tanpa dia sadari.


"Andi...kamu sudah makan siang?"


"kita berangkat sekarang, makan siang di luar saja kita"


"oke bos..."


Menyusun semua barang yang ada di meja lalu mengikuti bos yang sudah jalan terlebih dahulu.Makan siang bersama sering mereka lakukan karena sekalian meeting ataupun Dafi yang sering mengajak sahabat nya itu.


Sementara Mila yang ada di sekolah yang lagi makan siang bersama teman sejawat.


Kalau jam makan siang mereka selalu ngumpul bersama dan bawa bekal dari rumah.


Sambil makan bersama biasa nya ada saja yang di bicarakan atau saling sharing tentang kegiatan tadi di kelas masing masing.


Tati yang orang nya suka kepo dengan temannya dan selalu memperhatikan temannya. Kali ini dia kepo dengan cincin belah rotan di jari Mila pemberian dari mamak Andi untuk nya sebagai keseriusan untuk melangkah selanjutnya.


"Mila...baru cincin nya?"


"oh...ini dari mama qu"


Tati tak percaya dengan jawaban Mila lalu melihat cincin di jari temannya itu. Lalu di pegang jemari Mila dan dia sedikit terkejut melihat cincin tersebut.


"ih...ini cincin belah rotan, biasanya orang memakai karena tunangan atau cincin nikah"


Mila memang tidak mau cerita pada temannya jadi sedikit terkejut mendengar tapi di bawa santai oleh nya


"ini cincin mama qu, dia mau aqu yang pakai "jawab Mila.


"oh...aqu yakin kalau itu cincin tunangan mu...sama siapa Mila?"tanya tati kepo.

__ADS_1


"kamu ngomong apa Bu Tati ? Mila mengalihkan pembicaraan nya.


"sudah... sudah...kalian makan saja ,mana belum Zuhur"


"ah...Bu puji duluan saja kalau begitu kami masih mau ngobrol"Bu Tati yang masih penasaran.


Mila yang mengetahui sifat temannya Tati kalau bertanya pasti sampai ke akarnya, jadi Mila makan dengan cepat agar kembali ke dalam kelas.


"Alhamdulillah... saya duluan ya Bu... makanan saya sudah habis"Mila yang cepat ke dapur untuk mencuci tempat bekalnya.


"ih...Bu Mila...kita belum selesai cerita,masa cepat kali"


"maaf Bu Tati...saya belum Zuhur dan kerjaan di kelas juga masih numpuk "jawab Mila lalu ke dalam kelas.


"ya sudah... nanti kita ngobrol di kelas Bu Mila ya..."


"mmmhhh..."jawab Mila yang langsung ke dalam kelas.


Melaksanakan Zuhur terlebih dahulu lalu Mila pun kembali ke aktivitas di kelas yaitu menilai kegiatan anak hari ini. Mengambil buku untuk di nilai tapi dia melihat HP nya dulu ,mana tau ada pesan.


Membuka HP lalu melihat pesan yang masuk, ternyata ada pesan Andi di sana. Dengan tak sabar dia pun membuka pesan dan membacanya.


Pesan Andi


"Assalamualaikum... sayang... sebelumnya abang minta maaf karena kita enggak bisa pergi hari ini karena ada meeting dadakan."


"huh..."


Menarik nafas panjang setelah membaca pesan tersebut karena Mila hari ini tidak bawa kendaraan,jadi sedikit kesal Mila pun membalas pesan dari Andi.


Pesan Andi.


"iya... enggak apa apa...tapi tadi pagi Mila kerja enggak bawa kendaraan karena kita mau pergi, jadi pulang nya Mila naik kendaraan umum... lain kali kalau pun janjian tetap bawa kendaraan sendiri saja"


Setelah itu dia pun kembali ke aktivitas semula yaitu memeriksa pekerjaan anak.


"nanti pulang...aqu naik apa ya..."bicara dalam hati sambil mengerjakan pekerjaan di depan mata.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like... like... like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta


vote... vote... vote...


Terima kasih


๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™

__ADS_1


__ADS_2