
kira"Kira berapa lama kalian ta'aruf? satu bulan?tiga bulan?6 bulan?"tanya pak Arif lagi
Mendengar itu Dafi melihat Nadya, mamanya,Bu Nilam."paling lama tiga bulan"jawab Dafi mantap dan tegas
"Apa???"
Dalam waktu tiga bulan ?itu terlalu cepat untuk sebuah hubungan.
"Bagaimana pendapat Bu Nani dan mama? tanya pak Arif kepada orang yang berteman.
"kalau mama terserah anak anak nya aja", jawab Bu Nilam
"betul Nilam, sebaiknya mereka harus ngobrol berdua dulu untuk menentukan jawaban yang tepat"kata Bu Nani
"Coba lah kalian berdua Dafi dan Nadya diskusi dulu,kami orang tua menunggu jawaban" kata pak Arif
"kita ke ruang tamu aja, tadi Nadya masak puding.jadi kita makan di sana aja" ajak Bu Nilam.
Para orang tua pun beranjak menuju ruang TV,tak lupa Nisa juga ikut bersama di bawa Oma nya yaitu Bu Nani.
Para orang tua yang menikmati puding di ruang keluarga/TV. Dafi dan Nadya saling berpandangan lalu Dafi pun mendatangi Nadya, sehingga mereka duduk berdekatan."Bagaimana menurut mu sweet heart?"tanya Dafi
Nadya diam dan memandang Dafi hanya senyum dan berkata, "enggak salah bang hanya waktu 3 bulan kita saling mengenal?"tanya Nadya.
"menurut Abang enggak masalah itu, kamu ragu" tanya Dafi
"bukan ragu, aqu bingung aja"jawab Nadya
Mendengar Nadya mereka bingung dan seperti galau, Dafi berkata."insha Allah Abang percaya dengan mu sweet heart, enggak mau Abang berjanji tapi yang penting bukti"kata Dafi
"sebenarnya Nadya percaya sama Abang tapi sepertinya terlalu cepat aja",kata Nadya
"jadi bagaimana keputusan kita kalau di tanya pak Arif?"
"terserah Abang aja"jawab Nadya
"kalau terserah Abang mau-nya sebulan aja"jawab Dafi sambil tertawa
"ih...mau nya"
"jadi sebulan aja ya, biar di bayar tunai secepatnya"tanya Dafi lagi
Mendengar itu pipi Nadya merah merona dan memukul pelan bahu Dafi."tapi tiga bulan kesepakatan nya"jawab Nadya
"jangan pukul nanti menggoda iman Abang"kata Dafi
"abis Abang ngeselin aja"
"oke, jadi tiga bulan ya..."
"ya"jawab Nadya
"Abang ke mobil dulu, mau ambil paper bag yang kita beli tadi" kata Dafi
Dafi ke mobil mengambil paper bag sementara Nadya ikut berdiri di depan pintu saja. Dari dalam Bu Sumi mengantar puding untuk Nadya dan Dafi."makasih mbok Sumi" kata Nadya
Dafi masuk ke dalam rumah kembali, melihat Nadya lagi mengambil puding untuk di letakkan ke piring kecil."Abang suka puding-kan?"tanya Nadya.
"mau dong, kamu yang buat-kan?"
"kok tau?"tanya Nadya
__ADS_1
"tadi Bu Nilam kan bilang"kata Dafi
"oh...iya"jawab Nadya
Lalu Nadya memberi kan puding pada Dafi satu untuk nya satu.
"enakkan satu piring aja" kata Dafi sambil mengambil pemberian Nadya
"enggak ah, malu sama ayah,mama,Bu Nani"jawab Nadya
"makanya satu bulan aja waktu ta'aruf nya, biar halal"kata Dafi
"mulai lagi ni"jawab Nadya
Dari ruang tengah Nisa datang menghampiri mereka.
"ayah ngapain sama mama"tanya Nisa
"makan puding"jawab Dafi.
"Nisa sudah makan puding" tanya Nadya
"sudah ma,enak lho puding lumut pandan coklat"kata Nisa
"Nisa suka"tanya Nadya
"suka"
"mau lagi, ni masih ada" Nadya menunjukkan puding yang masih ada di piring besar sementara mereka memakan pakai piring kecil aja.
"mau ma, tapi pakai Fla nya juga"kata Nisa
Setelah para orang tua selesai memakan pencuci mulut di ruang keluarga, mereka pun kembali ke ruang tamu. Pak Arif sudah bersiap mau menanyakan jawaban yang akan di dengar nya.
"wah...seru ya cucu Oma makan puding nya, tadi sama Oma juga sudah makan"kata Bu Nani
Nisa melihat Oma nya berkata seperti itu berkata"habis enak Oma,Nisa suka.wkwkwkw"
"enggak apa apa Bu, suka katanya"jawab Nadya
"siap ini, Nisa enggak makan lagi"jawab Nisa
"lain kali nanti mama buatkan lagi untuk Nisa yang banyak" kata Nadya
"Wih... betul ya ma, Nisa mau" kata Nisa
"ya"jawab Nadya
Pak Arif yang sudah duduk di tempat tadi,maka Dafi pun kembali ke tempat pertama kali dia datang tadi yang duduk nya dekat pak Arif.
"Dafi, bagaimana keputusan nya" tanya pak Arif
"keputusan kami seperti awal tadi pak"jawab Dafi dengan mantap
mendengar itu pak Arif melihat ke arah Nadya dan bertanya."betul itu Nadya"
Dengan malu malu sambil melihat orang yang di sekeliling ruangan dan menjawab"iya ayah"jawab Nadya dengan suara pelan dan mengangguk.
"Alhamdulillah..."kata Bu Nani
Sementara Bu Nilam tersenyum mendengar jawaban anaknya.
__ADS_1
"pak untuk keseriusan saya pada Nadya, saya mau memasangkan cincin"kata Dafi
"silahkan" kata pak Arif
Dafi pun mengambil paper bag yang di ambil nya dari mobil, lalu mengambil kotak kecil dalam paper bag. Karena Nadya agak jauh dari nya,maka di datangi nya Nadya,dan membuka kotak perhiasan itu untuk memasangkan cincin ke jari manis Nadya.
"ayo Nadya jari manisnya beri ke Dafi" kata Bu Nilam.
Nadya pun mengulurkan tangan nya ke Dafi dan memasangkan cincin berlian ke jari manis .
Dafi pun memasangkan cincin di jari manis Nadya. Setelah memasangkan cincin Bu Nani langsung memeluk Nadya, dia terharu melihat anaknya yang sudah menemukan orang menjadi istri nya."Selamat ya... semoga lancar sampai hari H" kata Bu Nani.
Pak Arif dan Bu Nilam juga mendekati mereka.Bu Nilam juga mendekati anaknya."ternyata anak mama sudah dewasa dan sebentar lagi menikah" kata Bu Nilam memeluk Nadya juga.
Pak Arif menyalami Dafi dan berkata"tolong jaga kepercayaan saya dan jaga anak saya"
"ya pak" jawab Dafi dan mereka pun saling berpelukan.
"Selamat Untuk kalian berdua, semoga lancar lancar "kata pak Arif. Nisa yang duduk di kursi bingung melihat ayah,mama,Oma-oma, dan opa. "Ayah ada apa"tanya Nisa pada Dafi
"Sebentar lagi ayah dan mama Nadya mau menikah"jawab Bu Nani
"Bener yah"tanya Nisa sambil melihat ke arah Dafi dan mendekati nya.
Dafi langsung menggendong Nisa dan berkata"iya princess" jawab Dafi
"sebentar lagi mama Nadya beneran jadi mama Nisa"kata Nisa
"iya,kamu senang?" tanya Bu Nani
"senang Oma" jawab Nisa. langsung melihat ke arah Nadya.
Karena hari sudah malam, maka keluarga Bu Nani mohon diri."hari sudah mulai larut,kami permisi dulu pak Arif"kata Dafi
"oh...iya"jawab pak Arif.
"Nisa Salim dulu sama mama, Oma dan opa"kata Bu Nani.
Nisa terlebih dahulu menyalami opa,oma nilam, dan terakhir Nadya."Mama Nisa pulang dulu ya..."Nisa menyalami dan memeluk Nadya
"iya, jangan lupa kalau mau tidur ngapain aja" kata Nadya
"iya ma"jawab Nisa
Setelah itu mereka pun beranjak pulang ke rumah.
*****
Jangan like...
komentar....
add favorit...
Dan
vote...vote...vote..
Terima kasih
🙏🙏🙏
__ADS_1