
"Assalamualaikum..."
tiba tiba ada yang masuk ke dalam ruangan Nadya.
"wa'alaikum salam..."
jawab orang yang di kamar, ternyata Bu Nani yang datang bersama Nisa dan di ikuti pak mien yang membawa perlengkapan yang di perlukan selama di rumah sakit.
"eh...Nilam sudah datang?"tanya Bu Nani pada besan yang sekaligus sahabatnya.
"iya Nani, setelah kamu telpon tadi malam aqu kepikiran terus pada Nadya jadi pagi pagi kami ke rumah sakit"jawab Bu Nilam.
"kalian sudah makan, ni ada qu bawa makanan dari nasi sampai kue. Tadi qu pikir mereka berdua saja pasti Dafi susah keluar cari makanan makanya qu bawa saja"kata Bu Nani yang banyak membawa stok makanan untuk di kamar jadi untuk satu hari ini tidak perlu cari makanan di luar.
"sini ma Dafi letakkan di dekat pantry"kata Dafi
Untuk kamar VVIP tersedia pantry yang kecil di dalam kamar untuk memudahkan orang yang di dalam. Bu Nilam melihat stok yang di bawa sahabat nya sampai geleng kepala", dari dulu kamu enggak berubah Nani"kata Nilam
"ya seperti itu lah dari pada nanti susah mencari di rumah sakit makanya mana yang perlu qu bawa saja.
"Dafi mama mau keluar sebentar, titip Nisa ya..."kata Bu Nani
"mama mau kemana? apa lagi yang mau di cari?"tanya Dafi.
"enggak ada yang mau di cari tapi ada sesuatu yang mau mama kerjakan"jawab Bu Nani.
"ya sudah, jangan lama lama"kata Dafi
"mmmmhhhhh..."jawab Bu Nani
"Nisa jangan rewel ya...Oma keluar sebentar kok"pesan Bu Nani pada cucu tersayang.
"ya Oma"jawab Nisa.
"Nilam sebentar aqu keluar dulu, Nadya enggak perlu repot-repot dengan Nisa. Jaga kandungan mu"pesan Bu Nani pada menantunya.
"ya ma..."jawab Nadya yang melihat mama mertua yang lagi sibuk.
Bu Nani keluar dari ruang kamar Nadya, di lihat nya kamar di sebelah yang ternyata hanya di jaga oleh bodyguard pak Kusuma. Seperti dari dalam kamar tidak ada yang mengikuti, maka Bu Nani dengan cepat jalan ke kamar pak Kusuma.
"mau ketemu dengan siapa Bu?"tanya bodyguard yang jaga di depan kamar.
"saya mau menjenguk pak Kusuma yang lagi sakit"jawab Bu Nani
"ibu ini siapa?"tanya bodyguard yang melihat Bu Nani dari atas sampai ke bawah karena merasa tidak yakin dengan Bu Nani.
__ADS_1
"kalau kalian tidak percaya, coba tanyakan di dalam apakah Bu Nani mamanya pak Dafi boleh menjenguk pak Kusuma?"tantang Bu Nani.
Bodyguard itu tidak menjawab tapi salah satu dari mereka masuk ke dalam kamar untuk menanyakan pada pak Kusuma. Tak berapa lama yang masuk tersebut keluar dari ruang kamar pak Kusuma.
"Bu... silahkan ke dalam,pak Kusuma memperbolehkan masuk"kata bodyguard.
"makanya apa saya bilang tadi",kata Bu Nani penuh percaya diri pada dua orang penjaga tersebut.
Bu Nani masuk ke kamar penuh dengan percaya diri, tapi sebelum masuk dia mengetuk pintu dan mengucap salam.
"tok...tok...tok..."
"Assalamualaikum...."
Bu Nani mengucapkan salam dan masuk ke dalam ruangan.
"wa'alaikum salam..."
jawaban dari dalam dan yang menjawab salam adalah Bu Mona istri dari pak Kusuma.
Pak Kusuma melihat sumber suara masuk dari luar kamar yang ternyata Bu Nani teman waktu kuliah dulu.
"kamu Nani yang datang?"tanya pak Kusuma.
"iya...kak ,eh...maaf iya pak"jawab Bu Nani sedikit sungkan karena ada Bu Mona dan memang sudah tak pantas memanggil kakak.
Bu Nani melihat dan menyalami istri dari sahabat nya dan mereka pun bersalaman."cantik istri Kaka Kusuma"Bu Nani memuji Bu Mona.
"pasti lah cantik istri ku, Mona ini Nani teman waktu kuliah dulu. kami akrab karena kami ikut organisasi kampus, dan Nani ini adalah sekertaris senat dan aqu tentu ketua nya."kata pak Kusuma bernostalgia.
"kalau itu enggak usah di bahas sudah nenek nenek bahas itu"kata Bu Nani merendah.
"enggak apa kok jeng, mas itu memang dari dulu sudah aktif dan sampai sekarang enggak ada diamnya"kata Bu Mona pula
"memang begitu kak Kusuma itu sampai kita satu tim pontang panting mengikuti kegiatan yang di buatnya"kata Bu Nani pula
Pak Kusuma penasaran melihat Bu Nani bisa tau dia di rumah sakit."kamu kok tau aqu di rawat di sini ? Dafi yang kabari?"tanya pak Kusuma.
"iya kak, kebetulan istri Dafi juga di rawat di rumah sakit ini dan kamarnya bersebelahan"kata Bu Nani.
"oh... gitu ya?"kata pak Kusuma.
"iya .. karena kakak lagi di rawat kata Dafi makanya aqu tau dan sekalian jenguk aja"kata Bu Nani.
"oh... seperti itu, terima kasih kamu sudah jenguk ke sini. jadi merepotkan kamu"kata pak Kusuma.
__ADS_1
Bu Mona mendengar interaksi antara suami dan Bu Nani jadi ingat cerita tentang kejadian yang menimpa."jadi jeng ini mamanya pak Dafi mas?"tanya Bu Mona.
"mmmmhhhhh"jawab pak Kusuma.
"iya jeng Mona "jawab Bu Nani.
"makanya aqu marah sekali sama anak kita,apa lagi ternyata Dafi anaknya si Nani"kata pak Kusuma.
"papi sabar... jangan emosi ya..."kata Bu Mona mengingatkan.
"iya kak... jangan emosi...aqu kemari juga mau minta tolong agar jangan sempat terulang kembali kejadian kemarin. apa lagi Nadya menantu saya lagi hamil"kata Bu Nani menjelaskan maksud kedatangan nya.
"kalau itu kamu jangan takut, qu pasti kan kalau menantu mu itu aman selama di rawat di rumah sakit. Kalau Siska juga qu pasti kan tidak akan menggangu keluarga mu kamu lagi"kata pak Kusuma panjang lebar.
Mendengar perkataan dari pak Kusuma sahabat nya membuat Bu Nani sedikit tenang atas keselamatan dari keluarga nya."sebelum nya saya mami nya Siska minta maaf atas kejadian kemarin, setelah mas Kusuma sembuh kami juga mau meminta maaf dengan kekeluargaan"kata Bu Mona.
"kalau itu jeng saya enggak masalah, yang penting anak menantu saya aman selama di rawat di rumah sakit ini"kata Bu Nani.
"aman itu Nani...aman... percaya sama aqu"kata pak Kusuma.
"Alhamdulillah.... kalau begitu aqu sedikit tentang, aqu mendoakan semoga kak Kusuma cepat sembuh"kata Bu Nani
"a...min..."jawab Bu Mona dan pak Kusuma bersamaan dan saling bertatapan karena bersamaan menjawab doa dari Bu Nani
tok...tok...tok...
Terdengar ketukan pintu dari luar, pertanda ada yang mau berkunjung, siapakah dia???
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa...
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏