Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.113


__ADS_3

Fatur yang bertanya kaget mendengar jawaban Nisa yang mengatakan Nadya itu mamanya."anak nadya? sudah sebesar ini? umur berapa dia menikah?"kata Fatur dalam hati.


"iya...ini anak Nadya, nanti mama jelaskan padamu"kata Bu Nilam berbisik pada anaknya.


Bu Nani yang sudah mau pamit untuk pulang dari tadi pun berpamitan pada tuan rumah"Nilam kami pulang dulu, tolong di jaga mantu qu ya..."kata Bu Nani pada sahabatnya.


"mulai deh kamu lebay nya, mantu mu itu anak qu. pasti qu jaga dengan baik"jawab Bu Nilam.


"Alhamdulillah... terima kasih ya...pak Arif kami permisi dan Fatur tante permisi"kata Bu Nani lagi.


"iya...besan hati hati di jalan"jawab pak Arif


Pak mien yang sudah menunggu di luar pagar keluar dari mobil membukakan pintu untuk Majikannya"terima kasih pak mien"kata Nisa


"iya non...sama sama"jawab pak mien.


"dada oma...opa...Nisa pulang dulu ya...tapi besok datang lagi"kata Nisa dari dalam mobil dengan kaca mobil terbuka.


"hati hati di jalan...oma tunggu besok ya .."jawab Bu Nilam.


Dan mobil pun jalan meninggalkan rumah pak Arif dan Bu Nilam.


Tuan rumah masuk ke dalam lagi dan di ruang keluarga Fatur yang lagi tiduran."kamu capek nak? istirahat di kamar saja"kata Bu Nilam.


"nanti aja ke kamar masih mau lihat TV, tapi ma... Nadya sekarang di mana?"tanya fatur.


"ada di kamar, dia lagi hamil muda jadi bawaan nya pusing dan mual terus"jawab Bu Nilam.


"tapi ma...Nadya hamil anak ke berapa? atau yang tadi anak kecil anak dari suaminya?"tanya fatur yang penasaran.


"oh...Nisa itu, nanti kamu tanya aja sama adikmu langsung"jawab Bu Nilam.


krekkk...


Terdengar pintu kamar Nadya terbuka, ternyata Reza yang keluar kamar dan terlihat oleh tiga orang yang di ruang keluarga.


"Dafi...mau kemana?"tanya pak Arif


"mau minum ayah"jawab Dafi


"setelah minum nanti ke sini dulu ya... ayah mau memperkenalkan seseorang pada mu",kata pak Arif lagi.


"iya...ayah"jawab Dafi yang langsung ke ruang makan karena di sana ada tersedia.


Setelah minum Dafi ke ruang keluarga karena ayah mertua memanggil nya."sini duduk ayah mau memperkenalkan seseorang"kata pak Arif lagi.


Dafi duduk bergabung dengan dengan pak Arif, Bu Nilam dan fatur.


"bagaimana keadaan Nadya di kamar?"tanya Bu Nilam.

__ADS_1


"Alhamdulillah...ma... sudah tidur dia, tadi dia minta di pijit di kaki. makanya Dafi enggak bisa keluar waktu Nisa dan mama pulang"kata Dafi.


"oh... Alhamdulillah kalau begitu"kata Bu Nilam.


Dafi melihat ada seseorang yang belum dia kenal dan pak Arif yang berinisiatif berbicara untuk memperkenalkan."Dafi...ini kenalkan Fatur abangnya Nisa, Alhamdulillah... baru pulang dari pelosok"kata pak Arif


Dafi melihat ke arah Fatur dan mengulurkan tangannya untuk berkenalan"Bang... saya Dafi, suami Nadya"kata Dafi memperkenalkan diri sambil tersenyum melihat kakak iparnya.


Sementara Fatur melihat penampilan dan wajah Dafi dari atas sampai ke bawah dengan wajah yang datar tanpa ekspresi apa lagi senyuman, tentu tidak ada


Tapi fatur menerima uluran tangan dari Dafi, tapi tidak menjawab menyebutkan nama hanya berjabatan tangan saja mereka berdua.


Bu Nilam meninggalkan ketiga pria itu karena dia mau melihat keadaan sang putri."mama mau melihat Nadya dulu, kalian saling mengenal ya..."kata Bu Nilam ke kamar Nadya.


Bu Nilam memasuki kamar melihat putrinya, dia duduk di samping tempat tidur."Nadya..."kata Bu Nilam sambil membelai rambut anaknya.


Tapi Nadya yang tidur tidak menjawab"semoga kamu baik baik saja"kata Bu Nilam lagi.


Karena tidak mau mengganggu anaknya maka Bu Nilam keluar kamar tapi ternyata di panggil oleh Nadya"ma...mau kemana?"tanya Nadya


"eh...kamu sudah bangun?"tanya Bu Nilam.


"sini aja ma..."kata Nadya.


Bu Nilam mendekati putri nya dan kembali duduk di pinggiran tempat tidur.


"bagaimana sekarang? masih pusing? ada yang sakit?"tanya Bu Nilam.


"itu biasa kok nak, namanya juga perjuangan seorang ibu memang seperti itu"kata Bu Nilam.


"Kodrat seorang wanita adalah menjadi seorang ibu, selama kehamilan hormon kita juga akan berubah, jadi saran mama selama hamil ini nikmati saja"pesan Bu Nilam.


"iya ma... do'akan Nisa sehat"kata Nadya lagi.


"kalau do'a itu setiap hari mama do'akan tanpa kamu minta"jawab Bu Nilam.


Nadya terharu mendengar jawaban dari mamanya"terima kasih banyak ma..."kata Nadya sambil memeluk Bu Nilam.


"oh...iya... bang Dafi mana?"tanya Nadya.


"lagi di luar ngobrol"


"sama siapa bang Dafi ngobrol?"tanya Nadya.


"sama ayah...oh iya Fatur sudah pulang"kata Bu Nilam.


"apa ma...bang Fatur sudah pulang? kenapa dia tidak ke dalam kamar Nadya?"


"ih...kamu itu sudah menikah jadi tak boleh sembarangan ke kamar mu harus permisi dulu"kata Bu Nilam

__ADS_1


Nadya yang sudah tidak sabar melihat abang tercinta, yang sudah lama dia rindukan."ma... Nadya keluar dulu, mau lihat bang fatur"kata Nadya.


"tapi tadi katanya masih pusing? biar mama yang panggil fatur me sini, ingat kamu itu harus badres, jadi tahan ya... tidak boleh lasak"Bu Nilam mengingatkan.


"oh...iya ya mama, Nadya lupa kalau harus badres"kata Nadya


"oke mama panggil kan,"jawab Bu Nilam sambil keluar dari kamar.


Di luar kamar ternyata Para pria masih ada jadi Bu Nilam mendekati mereka"kalian mau ngapain? kalau tak sibuk mama minta tolong"kata Bu Nilam.


"gini aja...Fatur lagi di tunggu Nadya di dalam kamar"kata Bu Nilam.


"Dari mana dia tau kalau aqu sudah di sini, pasti mama yang cerita"kata Fatur menebak.


"iya...tadi mama yang cerita ayo sana temui adikmu"kata Bu Nilam.


"iya mama qu yang tercinta"kata fatur.


"kamu itu masih saja suka gombal mama"kata Bu Nilam.


Fatur yang mau masuk kamar melihat ke arah Reza"aqu ke kamar Nadya, kamu di sini saja temani ayah"perintah fatur pada adik iparnya Dafi.


"oh...iya bang, silahkan..."jawab Dafi.


Fatur dan Bu Nilam memasuki kamar yang dari dulu adalah kamar tidur Nadya, Fatur membuka pintu dan memasuki kamar tersebut dengan perlahan supaya Nadya tidak kaget.


"bang Fatur..."kata Nadya.


Bukan Nadya yang kaget tapi Fatur yang kaget karena mendengar suara Nadya yang keras.


owalah... takut bumil kaget tapi ternyata Fatur lah yang terkejut.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏🙏


__ADS_2