Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab 88


__ADS_3

Tak berapa lama Nadya mengirimkan lokasi mereka, setelah di lihat dari maps ternyata dekat dari tempat posisi dia sekarang.


"oh... enggak jauh tapi berada di seberang, jadi aqu harus memutar jalan dulu"kata Dafi dalam hati sambil menjalankan mobil yang dia bawa.


Memutar mobil tidak lah lama kalau tidak kena macat, jadi memakan waktu 20 menit sampai lah di tempat yang di tuju dan Dafi memarkirkan mobilnya. Di restoran cepat saji memang cocok acara ulang tahun untuk anak TK."pak di dalam ada pesta ulang tahun?",tanya Dafi pada security yang jaga.


"ya pak ada di dalam, masuk saja"kata pak security tersebut


"terima kasih pak atas informasinya"kata Dafi meninggalkan pak security restoran cepat saji tersebut.


Dafi memasuki restoran ternyata untuk pesta ulang tahun ada di pojokan, Dafi ke bagian tempat pesta anak tersebut. Dan ternyata ada Nadya di sana lagi ngobrol dengan orang yang dia kenal.


"Nadya" panggil Dafi


Yang di panggil tentu menoleh kearah yang memanggil."eh...bang Dafi sudah sampai"kata istri nya


Teman Nadya ngobrol juga menoleh ke arah Dafi yang ternyata orang yang baru dia kenal.


"pak Dafi..."


"pak Yusuf...dunia terasa sempit ya... baru saja kita jumpa"kata Dafi.


"lho... sudah pada kenal ya...? kalau begitu tidak perlu di perkenalkan lagi,"kata Nadya


"pak Yusuf kok bisa di sini?tanya Dafi penasaran


"anak saya yang ulang tahun, berarti sebaya dong anak kita Nadya" kata pak Yusuf.


"iya...kak"jawab Nadya saja tanpa menjelaskan yang lebih.


"di tinggal dulu ya... karena sudah mau selesai acara nya"kata Yusuf meningkatkan Dafi dan Nadya karena di panggil.


Sepasang suami istri itu duduk berdua menunggu kepulangan Nisa putri mereka"bang mau pesan?"tanya Nadya


"dari pada bengong kita pesan minum dan kentang goreng aja"kata Dafi yang berdiri membeli pesanan mereka


"bang lemon tea aja tapi kalau tidak ada air mineral saja, tidak soft drink ya..."kata Nadya


"oke..."jawab Dafi mengedipkan mata nya pada Nadya.


Setelah selesai membeli pesanan Dafi duduk di hadapan Nadya.mereka memakan kentang goreng bersama saling suap dan bersendau gurau sampai lepas ketawa Nadya."sudah ah... cerita nya nanti aja di lanjutkan malu di lihati orang"kata Nadya


"enggak apa apa, kan ngobrol sama istri "kata Dafi.


"kamu kok bisa kenal sama pak Yusuf?"tanya Dafi


"oh... Yusuf itu teman satu SMA, waktu aqu kelas 1 bang Yusuf kelas 3. Trus aqu dulu ikut jadi pengurus OSIS jadi bang Yusuf jadi ketua"kata Nadya


"trus kamu bagian apa?"tanya Dafi penasaran


"aqu jadi pengurus bagian apa ya...lupa...",kata Nadya

__ADS_1


"oh... kirain jadi sekertaris nya sang ketua"kata Dafi


"ih...abang apaan sih,mana mungkin kelas satu jadi sekertaris kan masih banyak kelas yang lain. seperti kelas tiga juga atau kelas dua"kata Nadya


"oh..."jawab Dafi singkat.


"jangan bilang abang cemburu"kata Nadya


Dafi diam saja sambil minum yang ada di depan nya.


Acara ulang tahun sudah bubar, Nisa mendatangi ayah dan mama-nya"mama sudah pulang, ini bawaan Nisa tolong di ambil"kata Nisa yang keberatan membawa bawaan yang terdiri dari makanan dan minuman dan ucapan terima kasih dan party back berisi jajanan anak anak.


"sini sama mama, Nisa mau makan di sini atau di rumah?"tanya Nadya pada putrinya itu.


"mama dan ayah makan?"tanya Nisa


"enggak...hanya makan kentang goreng saja"jawab Nadya


Nisa melihat di meja ada bungkus kentang goreng yang membuat nya selera."mau kentang goreng dan ice cream"kata Nisa.


"ayah...mau kentang dan ice cream"kata Nadya pada suami di hadapannya.


"ya...ayah belikan tapi di makan ya..."kata Nisa


"iya ayah..."jawab Nisa


"bang ice cream pakai tempat aja, jangan cone karena nanti meleleh kalau sudah cair"pesan Nadya


Sebenarnya Dafi sengaja melakukan di sana karena dia yakin kalau Yusuf suka sama Nadya dulu, tapi biarlah itu masa lalu yang penting saat sekarang ini dan ke depan. Nadya adalah istri nya, setia dan selalu menggemaskan di mata nya.


Dafi memesan ice cream dua dan kentang goreng dua lalu di bawa ke tempat mereka tadi makan"ini dia semua pesanan"kata Dafi meletakkan di meja.


Nadya dan Nisa melihat semua pesanan"kok serba dua, kenapa tidak tiga ayah?"tanya Nisa.


"tadi ayah dan mama sudah makan jadi kentang dan ice cream satu satu untuk Nisa dan satu nya untuk ayah dan mama"kata Dafi


",ice cream masa satu, nanti kurang"kata Nisa.


",ice cream untuk berdua biar mesra"kata Dafi sambil melihat Nadya


"bang...aqu sudah kenyang, untuk abang saja"kata Nadya


"iya...tapi suapin"kata Dafi pada Nadya sementara Nisa yang lagi makan ice cream tanpa melihat kiri, kanan, muka belakang. Yang penting yang di inginkan ada di depan mata.


Setelah selesai Nisa makan ice cream tapi kentang goreng satu di bawa pulang atau makan di dalam."bang...ice cream Nisa sudah habis, ayo kita pulang"ajak Nadya


"oh...iya kita pamitan sama pak Yusuf sekarang, dia itu klien yang janji bertemu tadi siang"kata Dafi.


"apa...kak Yusuf klien yang abang jumpai tadi siang?"tanya Nadya.


"iya... kenapa?"tanya Dafi

__ADS_1


"ya...enggak apa-apa, hanya kaget aja karena aqu sudah lama enggak jumpa dia"kata Nadya


"nanti kangen sudah lama enggak jumpa?"kata Dafi


"Abang...apaan sih ngomong gitu,ayo princess kita pamit sama yang punya pesta"kata Nadya cemberut mendengar perkataan suaminya tadi.


Dafi tidak melihat wajah Nadya yang cemberut karena memang dia sedikit cemburu,Dafi hanya melangkah ke tempat sudut pesta yang di ikuti Nadya dan Nisa dari belakang.


"pak Yusuf selamat...kami permisi dulu..."kata Dafi berpamitan


"oh...iya... terima kasih pak"jawab Yusuf.


Istri pak Yusuf sibuk mencari plastik untuk di berikan pada Nadya selalu istri Dafi


"apa ini Bu? tadi anak saya sudah dapat kok"kata Nadya


"enggak apa apa, ini untuk di bawa pulang"kata istri pak Yusuf.


"terima kasih banyak Bu, murah rezeki"kata Nadya.


"a...min..."jawab istri pak Yusuf.


Nisa pun menyalami ulang karena dia tadi sudah pamit pulang"ini anak pak Dafi?"tanya pak Yusuf


"iya...pak"jawab Dafi


"oh... ternyata tidak mirip kamu tapi ayahnya",kata Yusuf lagi.


"enggak apa apa lah bang,kan anak qu juga"jawab Nadya


"kami pamit dulu, Assalamualaikum...."kata Dafi


"Wa'alaikum salam... silahkan dan terima kasih banyak"kata pak Yusuf.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa...


like ..like...like...


add favorit...


komentar yang membangun...


serta


vote...vote...vote ..


Terima kasih

__ADS_1


🙏🙏🙏🙏


__ADS_2