Bu Guru Itu... Istri Ku...

Bu Guru Itu... Istri Ku...
Bab.231


__ADS_3

Andi penasaran dengan Oma yang jumpa di mesjid tadi, Mila begitu akrab dengan nya sehingga dengan gampang memberikan voucher menginap di hotel.


Setelah sampai di rumah makan tepatnya di sebuah mall yang besar baru Aldo menanyakan pada istrinya tapi tentu nya mereka memesan makanan terlebih dahulu.


"sayang...itu tadi siapa?"tanya Andi.


"oh... itu tadi cucunya pernah sekolah di TK.Bintang dan kebetulan aku yang jadi guru kelas nya. Tau bang...Oma itu baikkkk kali."kata Andi menjelaskan.


"baik nya bagaimana?"tanya Andi penasaran.


"Oma itu selalu saja memberikan sesuatu..."kata Mila


"maksudnya...?"tanya Andi


"seperti kalau dia pulang dari luar negeri seperti Singapura, pasti bawa oleh oleh seperti cokelat, tas branded... yang kita tidak pernah meminta."kata Mila


"oh... seperti itu..."kata Andi.


Mila mengeluarkan amplop yang di berikan Oma tadi kepada nya."bang...coba lihat voucher ini."Mila menunjukkan pada Aldo.


Melihat voucher tersebut yang ternyata menginap di hotel mewah tapi di puncak pegunungan."ini di luar kota untuk tiga hari dan berlaku sampai akhir tahun,tapi apa kata oma tadi?"


"katanya kalau mau ke sana what's up Oma dulu."kata Mila.


Makanan yang di pesan pun datang, jadi mereka berdua makan bersama.mereka berdua makan bersama, kelihatan mereka berdua adalah pengantin baru.


Sesekali Andi minta di suapkan karena dia sibuk dengan HP yang di tangan."Abang lagi ngapain?"tanya Mila


"ada yang tanya rumah...mana tau terjual."kata Andi


"a..min..."jawab Mila.


Jadi biar cepat akhir nya Mila pun menyuapin suaminya makan biar tidak terlalu lama di sini."sini piring nya biar Mila suapkan saja ..biar cepat bang."kata Mila sambil melihat jam.


Andi mengikuti saja apa yang di katakan Mila."malam ini kita nginap di mana?"tanya Mila


"mau nya di mana ? tempat mamak atau rumah yang tadi saja?"Andi menawarkan alternatif.


"mmmhhh...di rumah tadi saja...tapi baju kerja ada di rumah mama."kata Mila


"ya sudah...kita beli baju saja nanti di mall,kalau ke rumah mama takutnya kemalaman sampai nya."kata Andi.


Mila yang sebenarnya tidak mau membeli baju karena baju kerja nya juga banyak.


"ngapain beli bang? baju kerja Mila juga banyak."


"ya sudah... besok pagi kita ke rumah mama jadi beli baju dinas malam saja."kata Andi.


Tidak menjawab suara nya karena biar cepat habis makanan yang ada di piring, setelah itu Mila membantu Andi makan biar cepat selesai juga.


Setelah selesai semua Andi dan Mila sekalian membayar ke kasir,tiba tiba ada seseorang yang menghampiri mereka berdua.

__ADS_1


"bang Andi...di sini juga ?"


"lho...kalian ngapain?"tanya Andi pada adiknya Leli


"mau belanja bulanan, pada habis semua kata mamak...jadi biar enggak kalap jadi kita makan dulu."kata Leli dan ternyata ada Faisal dan anak mereka.


"kami sudah siap...jadi duluan."kata Andi.


Tapi Leli menarik tangan abang nya, dia enggak mau Mila tau.


"bang...mana uang belanja bulanan mama..."kata Leli


"lho...bulan ini sudah... habis?"tanya Andi.


"iya... sudah habis lah..."jawab Leli.


"ya sudah... sebentar Abang transfer"kata Andi sambil mengambil HP .


"bang... sekalian aqu mau makan dengan anak anak ni..."kata Leli lagi.


Andi melihat adiknya dan menggelengkan kepalanya karena adiknya tidak berubah."coba cek... sudah abang transfer, bagaimana keadaan ayah?"tanya Andi.


"Alhamdulillah... sudah mendingan makanya kami bisa keluar.", jawab Leli.


"ya sudah...kami jalan duluan."


"terima kasih ya bang..."kata leli


"seperti nya Leli selalu meminta sesuatu dengan bang Andi, apakah bang Andi sebagai ATM nya?"kata Mila dalam hati karena melihat Andi yang mengeluarkan HP setelah mengetik menunjukkan pada Leli.


Andi mendekati istrinya dan mengajak keluar dari resto di mall, sementara Leli tidak begitu memperdulikan Mila sebagai seorang kakak ipar.


"kita ke super market saja ya..."kata Mila


"mau ngapain?"tanya Andi.


"malam ini nginap di rumah tadi, tapi belum ada apapun bang... semua lengkap tapi isinya tidak ada."kata Mila


"betul juga...abang enggak terpikir ke situ, yang di pikiran abang beli baju dinas malam mu."kata Andi senyum penuh arti.


Mila yang tidak mengerti maksud dari Andi hanya tersenyum juga dan sampai di super market langsung mengambil trolly belanjaan yang sedang.


"kita mulai dari perlengkapan dapur ya... sembako tidak ada seperti beras, gula, minyak dan temannya."kata Mila


Andi tidak berkomentar dan mengikuti langkah Mila sambil mendorong trolly belanjaan sementara Mila mengambil bahan yang mau di beli.


"setelah sembako kita ke bagian lauk pauk, abang mau apa? ada alergi udang, kerang atau yang lainnya?"tanya Mila sambil memilih.


"enggak ada alergi, cabe,bawang tomat dan bumbu lainnya enggak di beli?"tanya Andi.


"beli...tapi sedikit saja, besok aku beli di pasar saja."kata Mila

__ADS_1


"mmmhhh...abang ambil buah naga dulu."kata Andi yang dari jauh sudah selera melihat nya.


Tidak begitu mendengar perkataan suaminya karena Mila memilih beberapa ikan , daging, telur dan nugget.


Di ambil Mila tidak begitu banyak karena hanya untuk berdua saja. Setelah selesai di lauk, sayuran dan buah, mereka pun mau membayar belanjaan.


Tapi mata Mila beralih ke blender yang lagi promo di dalam super market."bang... seperti nya blender kita belum ada, boleh kita lihat dulu?"tanya Mila


"yuk kita lihat..."kata Andi.


Melihat demo blender yang banyak fungsinya membuat Mila tertarik untuk membeli,tapi dia ragu."bang Andi ada bawa uang lebih atau tidak?"kata Mila dalam hati.


Andi yang melihat istrinya yang sepertinya suka langsung menanyakan harga dan membayar dengan transaksi melalui HP smartphone yang dia punya.


Jadi SPG blender tersebut menanyakan pada Mila mau pilih yang mana."mba mau yang mana?"tanya SPG


"bentar...saya tanyakan suami dulu."jawab Mila.


"mba.... sudah di bayar sama suami nya.",kata SPG


"oh...iya..."kata Mila dengan wajah yang berseri karena dia memang suka.


"iya mba... aduh... beruntung mendapatkan suami yang penuh pengertian."kata pegawai SPG.


"Alhamdulillah... terima kasih bang ..."kata Mila sambil memilih milih warna yang pas di hati.


Karena bingung jadi Mila menanyakan pada Andi mana warna yang cocok untuk di rumah.


"terima kasih bang .. aku senang sekali...tapi bagusan warna apa ya...?"tanya Mila


"warna pilihan mu yang mana pun pasti bagus dan abang suku "jawab Andi sehingga membuat Mila tersipu malu.


BERSAMBUNG


*****


Jangan lupa


like...like...like...


add favorit...


komentar yang membangun


serta


vote... vote... vote...


terima kasih


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2