
Akhirnya sampai juga Dafi ke mall X, lalu dia memarkirkan mobil. Kebetulan D*n*i* berada di lantai dasar dan tak jauh dari parkiran tempat mobil Dafi.
Dia pun berjalan menuju tempat di mana mamanya menunggu. Dari jauh terlihat Bu Nani lagi ngobrol dengan seseorang, Dafi tidak bisa melihat karena membelakangi pintu masuk. Yang terlihat hanya mamanya yang sepertinya asyik lagi ngobrol."dengan siapa ya mama ngobrol? seperti nya akrab sekali"kata Dafi dalam hati.
Penasaran siapa yang bersama mama nya Dafi langsung masuk dan menemui mamanya."eh...Dafi sudah sampai rupanya"kata Bu Nani mengawali pembicaraan sebelum mengenalkan teman yang lagi ngobrol.
"iya mama? sudah siap ?"tanya Dafi tanpa melihat teman bicara mamanya.
"iya... sudah siap, duduk kamu dulu.kenalkan ini teman sekolah mama dulu"kata Bu Nani.
Dafi duduk dan melihat teman mamanya itu, ternyata orang yang dia kenal juga."pak Kusuma?"kata Dafi yang hampir tak percaya melihat teman mamanya.
Sama hal nya dengan Dafi, pak Kusuma juga kaget melihat anak sahabat nya ternyata rekan bisnis nya."Pak Dafi ?ini anak kamu Nani?"tanya pak Kusuma.
"iya kak"jawab Bu Nani
"Dafi kamu kenal sama bapak ini? pak Kusuma ini teman kuliah mama dulu, kami satu kampus tapi beda jurusan tentu nya"kata Bu Nani.
Pak Kusuma dan Dafi pun bersalaman.
"kalian mau cepat?tanya pak Kusuma
"enggak kak karena tidak ada juga yang di kejar"Jawab Bu Nani.
"Pak Dafi sudah baca facsimili dari kami kan?"tanya pak Kusuma.
"oh...iya pak sudah, sepakat jumpa minggu depan kan?"jawab Dafi
"iya... nanti saya yang langsung turun ke sana"kata pak Kusuma.
Melihat keakraban antara Dafi dan pak Kusuma membuat Bu Nani jadi kambing congek melihat dua pria di depannya ngobrol tentang bisnis sementara dia sama sekali tidak mengerti apa yang mereka bicarakan berdua ,jadi Bu Nani memaklumi nya.
Hampir satu jam Dafi dan pak Kusuma ngobrol sehingga hari mau senja, akhirnya Bu Nani yang mengingatkan pada mereka berdua."Dafi sudah sore sebaiknya kita pulang...maaf ya kak"kata Bu Nani.
"oh...iya, enggak apa apa. Saya juga mau bergerak karena ada urusan."kata pak Kusuma
"kami permisi dulu pak Kusuma, minggu depan kita jumpa lagi."kata Dafi.
Pak Kusuma akhirnya pamit dan jalan ke dalam mall sementara Dafi dan Bu Nani ke depan menuju parkiran mobil. Di dalam mobil Dafi yang penasaran akhirnya menanyakan pada mamanya tentang pak Kusuma tadi.
Sambil menyetir mobil mereka pun ngobrol"ma...tadi itu pak Kusuma teman atau temen?"tanya Dafi.
Bu Nani yang tau arah pembicaraan anaknya pura pura tidak mengerti maksud anaknya.
"maksud kamu?"tanya Bu Nani berpura tak mengerti.
"itu loh ma... seperti nya akrab gitu, seperti ada sesuatu di masa lalu"kata Dafi
__ADS_1
"Deg"
Jantung Bu Nani sedikit terkejut mendengarnya anaknya sendiri menanyakan hal itu."ya...teman lah, kenapa?"jawab Bu Nani
"enggak apa apa ma...tapi hanya penasaran saja"kata Dafi sambil menggaruk kepala yang tak gatal tapi tetap fokus menyetir mobil.
"kamu itu... kalau pun ada hanya masa lalu saja itu"kata Bu Nani menjelaskan pada Dafi.
"oh.... ternyata ada sesuatu toh..."jawab Dafi
"ah...kamu... sudah jangan di bahas lagi,mama mau tanya kerja sama apa sama pak Kusuma itu?"tanya Bu Nani
"biasa lah ma... pembangunan rumah beserta property nya"kata Dafi
"bagus itu, pasti partai besar"kata Bu Nani
"mama kok tau?"tanya Dafi
"ya...tau lah... karena mama tau kalau kerja sama sama dia pasti partai bet, dia tidak mau setengah setengah."kata Bu Nani
Dafi mengingat kerja sama dengan perusahaan Dewa Kusuma."sebenarnya yang menangani kerja sama dengan pak Kusuma itu anaknya, tapi sayang anaknya kurang memahami apa yang dia kerjakan"kata Dafi
"jadi bagaimana itu? apakah sudah clear?"
"Sudah rampung hampir 90 persen, tinggal finishing saja kok ma..."Dafi menjelaskan.
"Alhamdulillah... kalau begitu"kata Bu Nani.
Sampai dalam rumah ternyata Nisa dan Nadya sudah di ruang musholla rumah mau melaksanakan sholat magrib,tapi karena pak imam sudah pulang mereka menunggu sholat berjamaah bersama.
"ayah... sudah pulang kita sholat berjamaah bersama ya..."kata Nisa
"oke princess, ayah ambil wudhu dulu...",kata Dafi.
Tak berapa lama Dafi dan Bu Nani sudah bersama mereka untuk melaksanakan sholat magrib berjamaah.
Usai sholat magrib mereka makan bersama di meja makan, Di kursi utama adalah Dafi di sebelah kiri dan kanan tentu Bu Nani dan Nadya, sementara Nisa duduk di sebelah Nadya tentu nya.
Berlangsung nya makan malam bersama hingga selesai tidak ada banyak pembicaraan hanya terdengar suara sendok yang beradu, sekali suara Nisa yang terdengar bersama Nadya.
Selesai makan bersama tiba tiba terdengar suara
"hoek...hoek...hoek..."
Yang ternyata Nadya mau muntah dia berjalan cepat ke kamar mandi, Dafi yang penasaran mendekati istrinya itu dan membantu memijit punggung supaya sedikit lega.
"kamu kenapa?"tanya Dafi
__ADS_1
"enggak tau bang, dari tadi memang sedikit pusing tapi sekarang kok jadi nya mual"jawab Nadya
Bu Nani mendengar suara hoek tadi mendekati Nadya "kamu mual Nadya?"tanya Bu Nani
"iya ma..."jawab Nadya
"ibu curiga jangan-jangan..."kata Bu Nani
"jangan jangan apa sih ma..."kata Dafi
Bu Nani tidak menghiraukan perkataan Dafi dia melihat Nadya yang sedikit pucat"Nadya sudah berapa lama kamu enggak haid?
"ada sekitar dua bulan ma...kenapa ma????
"kamu sudah cek? feeling mama mengatakan kalau kamu itu lagi hamil."kata Bu Nani
Nadya melihat mama mertua nya "masa sih ma?"tanya, lain pula dengan reaksi Dafi sebagai seorang ayah."kalau Nadya hamil... Alhamdulillah.."kata Dafi
"Abang sabar dulu insha Allah besok kita membeli tespect setelah itu baru periksa ke dokter"kata Nadya
"iya Dafi setidaknya sampai besok"Bu Nani mengingatkan pada anaknya.
Nisa yang melihat pada ngumpul ikut nimbrung juga di sana"mama... sudah malam, temani Nisa mau tidur"kata Nisa
"princess...mama lagi enggak enak badan jadi sama mba marni"kata Bu Nani
"iya Oma"jawab NIsa
Nisa pun di bawa.sama mba marni ke kamar mandi dan tidur malam.
Nadya dan Dafi juga masuk ke dalam kamar mereka karena hari sudah malam waktu nya istirahat
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
,
like...like... like...
komentar yang membangun
serta
vote... vote... vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏