
Pagi hari yang cerah, sepasang insan yang baru melalui Malam pertama masih tidur berpelukan. Dafi memeluk Nadya di bidang dadanya dan Nadya memeluk suaminya.
Rasanya badan remuk semua jadi Nadya tertidur dengan pulas.
Sebenarnya mereka sudah bangun sebelum subuh, setelah melaksanakan sholat subuh ya mereka mengulangi kembali nikmat nya surga dunia. Setelah itu pasti nya capek dan tertidur kembali.
Untuk sarapan pagi Dafi sudah memesan dan di antar jam 10 pagi saja, di depan pintu kamar sudah di beri tanda jangan di ganggu. Jadi makanan mereka di antar jam 10 pagi saja.
Ting...tong...
Terdengar suara bel kamar yang membuat Nadya dan Dafi terbangun."jam berapa sekarang?"tanya Nadya sambil mengucek mata nya dan melihat di sekeliling ruangan.
"jam 10 sweet heart"jawab Dafi sambil membelai rambut Nadya.
"Astaghfirullah hal'azim... sudah siang bang"Nadya langsung duduk dari tempat tidur.
"iya sarapan kita itu baru di antar, abang sengaja pesan jam segini"Dafi bangkit dari tempat tidur dan mau membuka pintu.
Melihat Dafi yang hanya memakai singlet saja membuat Nadya menepuk jidatnya dan berkata"bang pakai sarung, masa gitu aja. Ambil sarung di dekat mukena"
"Astaghfirullah hal'azim, maaf abang lupa.
Dafi memakai sarung dan membuka pintu kamar untuk mengambil makanan mereka. Bellboy hotel masuk mendorong makanan pesanan mereka. Nadya menutup selimut seluruh badannya karena malu, apa lagi baju mereka yang berserakan di lantai.
Makanan sudah ada di dalam kamar, banyak juga yang di pesan Dafi."sweet heart makanan sudah ada, kita makan yuk"ajak Dafi membuka selimut yang menutupi Nadya.
"sebentar aqu mau ke kamar mandi, tapi masih perih"jawab Nadya.
"sini abang gendong aja ke kamar mandi, biar cepat kita makan",usul Dafi karena dia sudah lapar.
"jangan aqu bisa sendiri kok"jawab Nadya yang bangkit dari tempat tidur.
Tapi Dafi tidak peduli di gendong nya Nadya dengan badan yang polos"abang aqu bisa sendiri, kalau begini nanti bukannya mandi"kata Nadya.
"mandi kok kita paling pakai sedikit olah di pagi hari, biar sehat dan ceria memulai hari"kata Dafi dengan senyum yang licik dan meletakkan Nadya di bathtub yang sudah di isi air sabun."itu alasan abang saja"kata Nadya.
",kok tau sweet heart"kata Dafi berbisik seperti men*e*a* ke ke telinga istri nya.
Nadya hanya menggeleng kepala karena bukannya mandi sendiri malah Dafi juga masuk ke dalam bathtub untuk mandi bersama tapi terlebih dahulu mereka melakukan olah raga di pagi hari. Begitu lah kalau pengantin baru, walaupun sudah sebulan lebih tapi mereka baru semalam melakukan nya. Jadi masih hot hot nya.
__ADS_1
Setelah mandi bersama mereka pun makan dengan memakai handuk baju karena sudah lapar. Semua energi sudah terkuras melakukan olah raga di pagi hari."enggak salah ni...menu sarapan?"tanya Nadya pada suaminya
"sengaja abang pesan banyak, dari tadi kelaparan"jawab Dafi.
Nadya duduk menghadap meja dorong untuk mengambil makanan. Di meja tersebut Nadya bingung mau ambil yang mana, ada nasi goreng, soto, sop, bubur ayam, lontong."ya Allah bang banyak betul. tapi untung lah semua di pesan satu porsi"kata Nadya.
"Abang tadi waktu pesan kamu-nya tidur, jadi pesan aja semua tapi satu porsi aja. Kalau mau rasa kan bisa sepiring berdua"kata Dafi
"aqu ambil nasi goreng aja dulu, abang mau yang mana?"tanya Nadya
"sama aja, tapi kamu suapin. Abang lagi buka email dari Andi"kata Dafi
Mereka pun makan sepiring berdua di meja dalam kamar hotel, karena kurang akibat energi yang sudah terkuras lanjut lagi makan lontong dan bubur ayam.
"Ternyata olah raga malam dan pagi hari sangat menguras tenaga bang"kata Nadya
"iya... makanya abang pesan banyak, kalau lebih ya rezeki orang lain. Ya sudah kita makan aja, dari pada nanti abang mau makan kamu"kata Dafi
"ih...mau-nya, jangan sekarang pak suami, sweet heart mau istirahat dulu memulihkan stamina"kata Nadya
"istirahat lah dulu, bentar lagi abang juga mau istirahat"kata Dafi.
"oh...iya ini hari Jum'at, jangan lupa sholat",Nadya mengingatkan
"pakai baju kerja kemarin aja, kalau enggak sholat nanti enggak mau olah raga malam lagi"kata Nadya
Dafi yang sibuk melihat email dari Andi melihat istrinya," sweet heart enggak boleh ngancam gitu, nanti dosa lho"kata Dafi memencet hidung Nadya pelan.
"bukan ngancam pak suami, hanya mengingatkan saja"jawab Nadya sambil menyuapi bubur ayam ke mulut suaminya.
Setelah selesai makan nasi goreng, lontong dan bubur ayam perut Nadya merasa penuh dan kenyang."aduh sudah enggak sanggup lagi, abang mau yang mana biar di suapin aja"tanya Nadya.
"abang mau makan kamu aja"jawab Dafi
"yang serius pak suami"kata Nadya
"Abang juga serius"jawab Dafi
"oke kita sudah siap makan-nya, nanti di lanjutkan lagi"kata Nadya menyuapkan suaminya.
__ADS_1
Karena yang terakhir adalah suapan terakhir untuk suaminya, Nadya langsung menjauh dan ke toilet untuk kumur kumur baru saja makan. "badan terasa remuk karena kegiatan olah raga malam dan lanjut di pagi hari, sebaiknya aqu langsung tidur aja"kata Nadya dalam hati.
Keluar dari toilet Nadya melihat Dafi yang masih sibuk dengan HP, akhirnya dia tidak menanya langsung masuk selimut."dari pada di tanya ujung ujungnya ada mau-nya, lebih baik aqu langsung tidur saja"kata Nadya lagi dalam hati.
Dafi yang masih memeriksa email merasa hening mencari keberadaan Nadya,"sweet heart dimana"panggil Dafi
karena tidak ada suara akhirnya Dafi mencari keberadaan Nadya di toilet, tapi tidak ketemu.
Akhirnya dia melihat ke arah tempat tidur, di dalam selimut seperti ada orang. Lalu di buka-nya selimut itu.
Ternyata ada Nadya yang sudah tertidur lelap,"cepat kali tidur-nya?mungkin dia kecapekan dari semalam kami olah raga terus"kata Dafi dalam hati. Di kecupnya kening Nadya"tidur yang nyenyak sweet heart"Dafi berbisik ke telinga Nadya.
"hhhmmm"jawab Nadya
"biar begadang kita nanti malam"kata Dafi lagi ke telinga Nadya.
"pak suami jangan ganggu ya...aqu ngantuk berat nih..."kata Nadya sambil mata terpejam.
"iya... mimpi yang indah"kata Dafi
Dafi ke kursi kembali untuk memeriksa kembali email yang di kirim Andi tadi belum siap semua nya."harus di selesaikan semua email ini, biar semua cepat selesai"kata Dafi dalam hati.
Setelah semua selesai akhirnya Dafi tidur juga di sebelah Nadya, karena dia juga ngantuk jadi mereka tidur dengan nyenyak berdua.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote... vote...vote...
__ADS_1
Terima kasih
🙏🙏🙏🙏🙏