
Pagi hari di kantor Raja Pratama suasana masih sepi belum ada yang datang, hanya ada Dafi selaku CEO perusahaan yang ada.
Tak berapa lama Andi pun datang , melihat bos sekaligus sahabatnya lalu Andi masuk ke dalam.
"pagi bos, cepat hari ini datang nya?"kata Andi pada Dafi
"ya...sini dulu...ada yang mau aqu tanya kan pada mu!"kata Dafi yang sedikit serius.
Andi melihat Dafi serius pagi ini pun bertanya tanya"mau tanya apa ya...? bukan kah semalam sudah oke kerja samanya"kata Andi dalam hati.dan duduk di hadapan Dafi.
"Andi...aqu mau tanya sesuatu pada mu, tapi tolong di jawab yang jujur"kata Dafi dengan wajah yang serius.
"mau tanya apa bos?"
"tentang kecelakaan yang menimpa qu, seperti nya aqu sudah ingat dan mobil yang menabrak kemarin!"kata Dafi
"Maksudnya bisa di jelaskan"
"aqu sudah ingat semua nya, tentang Nadya yang di tabrak."
"Alhamdulillah... kalau begitu bos,jadi tadi mau tanya apa?"tanya Andi.
"gini... kemarin aqu dan Nadya waktu pulang kantor, kami menemukan mobil yang menabrak qu. Apakah kamu mempunyai rekaman CCTV kemarin"tanya Dafi.
"mmmmhhhhh.. ada yang waktu Nadya di tabrak"jawab Andi.
Dafi seketika diam dan melihat Andi sahabat nya"Andi coba kamu kirim ke HP qu sekarang, aqu mau lihat rekaman nya"kata Dafi
"oke bos aqu cari dulu di HP dan secepat nya qu kirim"jawab Andi.
"oh...iya satu lagi, bagaimana kerja sama kita dengan perusahaan Dewa Kusuma? seperti nya sudah selesai."tanya Dafi
"iya bos,10 persen lagi clear kok, kenapa?"kata Andi yang juga bertanya balik.
Dafi seperti mencari informasi tentang perusahaan Dewa Kusuma"Andi setelah ini sebaiknya kita tidak lanjut kerja sama dengan mereka,karena aqu seperti tidak suka dengan Siska. seperti ada sesuatu konflik aqu dan dia"kata Dafi
"kalau memang feeling bos seperti itu,ya sudah jangan di teruskan lagi",kata Andi.
"apakah Dafi sudah mengetahui kalau Siska dalang semua kecelakaan dia dan Nadya?biar saja dia yang menemukan jawaban nya"kata Andi dalam hati.
"bos kalau begitu aqu ke ruangan qu dulu, mau lanjutkan kerja dan mencari video rekaman CCTV yang bos cari"kata Andi
"ya"kata Dafi dengan singkat dan tidak memperhatikan sahabat nya itu.
__ADS_1
Di ruang kerjanya Andi mencari video di HP nya ternyata sudah terhapus karena memory yang penuh"aduh...di mana ya... video kemarin di simpan?"kata Andi ngomong sendiri di ruangan nya. Di cari nya ulang rekaman tersebut, tapi belum juga dia dapatkan.
Sementara perusahaan Dewa Kusuma di ruangan pak Kusuma yang lagi memeriksa semua berkas dan dokumen yang mau di tanda tangani, setelah selesai semua nya dia pun memeriksa ulang kerja sama antara Raja Pratama dan Dewa Kusuma.
Di periksa secara teliti dan ternyata berjalan dengan baik, hanya beberapa persen lagi selesai dan kerja sama pun berakhir.
Pak Kusuma memanggil sekertaris nya dengan telepon antar ruangan/wireless intercom.
"panggil Siska dan Dedy ke ruangan saya sekarang juga"perintah pak Kusuma pada sekertaris nya
"baik pak"jawab sekertaris melalui wireless intercom.
Siska dan Dedy semenjak menikah di perintahkan pak Kusuma untuk satu ruangan saja supaya Dedy bisa mengontrol istrinya itu dan semua proyek yang di tangani oleh Siska maka Dedy juga ikut serta bertanggung jawab.
Dilakukan pak Kusuma supaya mereka selalu bersama dan lama kelamaan akan tumbuh rasa cinta di antara keduanya.
Tak lama di panggil pasangan suami istri tersebut sudah berada di ruangan Direktur utama perusahaan Dewa Kusuma.
"papi ada apa memanggil kami berdua?"tanya Siska pada papi nya.
"Papi memanggil kalian berdua mau menanyakan tentang kerja sama dengan perusahaan Raja Pratama"kata pak Kusuma
"kerja sama dengan perusahaan Raja Pratama seperti nya baik dan berjalan dengan lancar dan sukses"jawab Siska.
"Pak Dafi Pratama"jawab Siska
"Masih muda sudah memiliki perusahaan sendiri? jadi bikin penasaran aja, secepatnya aqu harus bertemu langsung dengan pemilik perusahaan tersebut"kata pak Kusuma dalam hati.
"Dedy...kamu urus semua pertemuan kita dengan Raja Pratama, Siska bantu suami mu itu kalau dia belum mengetahui telepon atau melalui facsimili"perintah pak Kusuma pada menantunya
"baik pak"jawab Dedy.
"kalau begitu kalian kembali ke tempat, tapi Dedy di sini aja. Siska kembali ke ruangan"perintah pak Kusuma.
"papi apaan sih, aqu yang anak papi. jadi dia aja yang keluar"kata Siska.
"papi mau bicara tentang sesama pria jadi mana mungkin kamu ada di sini, ayo keluar aja"perintah pak Kusuma.
Dengan marah dan menarik nafas panjang dia keluar dari ruangan direktur utama, pak Kusuma melihat putrinya geleng geleng kepala karena putrinya masih saja arogan dan mau menang sendiri.
"anak itu sudah menikah masih saja seperti dulu, egois dan mau menang sendiri"kata pak Kusuma mengomentari putrinya sendiri.
"Dedy...kamu duduk "perintah pak Kusuma
__ADS_1
"iya pak"jawab Dedy sambil duduk di sofa ruangan pak Kusuma.
"saya sudah bilang, panggil saya papi karena setelah ijab kabul kamu adalah anak saya juga"kata pak Kusuma
Dedy sebenarnya masih canggung dan segan melihat pak Kusuma yang sekarang jadi mertua karena pernikahan nya dengan Siska adalah sebuah kecelakaan.
"iiiiyyyaaa papi"jawab Dedy.
"bagaimana dengan pernikahan kalian? apakah sama saja?"tanya pak Kusuma.
"maksud papi?"tanya Dedy pada mertuanya.
"papi... tau kamu dan Siska menikah karena terpaksa. Papi merasa kamu bisa merubah sikap Siska walaupun itu tidak lah mudah, perlu kesabaran ekstra."kata pak Kusuma.
"A...min... terima kasih atas kepercayaan papi terhadap saya"kata Dedy.
Pak Kusuma memperhatikan menantunya dengan seksama dan melihat Dedy dari atas sampai bawah"sekali lagi papi mohon jaga lah putri kesayangan papi, walaupun itu tidak mudah tapi papi sekali lagi yakin pada mu"kata pak Kusuma
"baik papi saya akan jaga Siska sebaik baiknya"kata Dedy pada pak Kusuma.
"ya sudah papi hanya mau bilang itu saja, kembali lah ke ruangan mu. o...iya...papi sengaja membuat kalian satu ruangan biar bisa dekat lagi"kata pak Kusuma.
"enggak apa-apa kok papi"jawab Dedy.
"Mimpi apa ya aqu bisa dapat papi mertua yang baik dan pengertian tapi aqu harus ekstra sabar terhadap Siska anaknya"kata Dedy dalam hati.
BERSAMBUNG
*****
Jangan lupa
like...like...like...
add favorit...
komentar yang membangun
serta
vote...vote...vote...
Terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏🙏🙏