
Akhirnya Andi dan Mila keluar dari rumah bos nya adalah setelah makan malam.
Bu Nani yang meminta mereka jangan pulang cepat dan juga setelah menikah mereka baru ini berkunjung ke rumah.
Ternyata Bu Nani juga ada mempersiapkan sesuatu untuk Andi dan Mila, memang dulu pernah di katakan oleh Bu Nani untuk datang ke rumah karena ada sesuatu, tapi Andi merasa kalau Bu Nani hanya bercanda dan tidak di anggap serius.
"sudah malam...jadi kami izin pulang sekarang."kata Andi.
"sebentar Andi...Tante ada sesuatu."kata Bu Nani yang langsung masuk ke dalam kamar.
Mereka yang ada di rumah saling pandang,.Dafi yang sebagai seorang anak tidak mengetahui apa lagi hanya seorang menantu.
Bu Nani membawa paper bag di tangan nya lalu memberikan pada Mila.
"Andi kemarin Tante belum ada kasi kado pernikahan kalian, jadi ini ada sedikit untuk kalian... jangan di lihat dari harga nya."kata Bu Nani yang menyerahkan pada Mila.
Mila menerima pemberian dari Bu Nani
"terima kasih banyak Tante..."kata Mila
"sama sama...baik baik kalian ya... kalau ada masalah...di bicarakan baik baik, kunci nya adalah komunikasi."kata Bu Nani.
"iya Tante..."jawab Mila.
Karena sudah malam maka pasangan Andi dan Mila permisi untuk pulang ke rumah orang tua Mila.
"kami permisi dulu Tante..."kata Andi
"iya... hati hati di jalan...kalian sekarang tinggal di mana?"tanya Bu Nani
"di rumah orang tua Mila untuk sementara..."kata Andi
"oh... nanti kalau sudah sehat... pindah ke rumah Andi yang besar itu aja."kata Bu Nani
"yang itu besar kali kata Mila... Tante."kata Andi.
"kamu Andi...kan bisa pakai jasa asisten rumah tangga...uang Andi cukup untuk bayar itu."kata Bu Nani pada Mila
Dafi melihat mamanya terlalu ikut campur akhirnya ikut bicara karena enggak boleh mengurus rumah tangga orang lain.
"mama ..biar mereka saja yang diskusi dulu."kata Dafi mengingatkan.
Bu Nani baru sadar kalau yang di katakan anaknya benar,maka dia pun mengalihkan pembicaraan.
"hati hati Dengan jalan ya... sering sering ke sini, biar rame..."kata Bu Nani
"insha Allah Tante..."kata Mila
"seperti nya kami bakal sering jumpa karena hamil nya juga sama."kata Nadya yang ada di antara mereka.
Kalau di lanjutkan tidak akan habis nya pembicaraan, jadi Andi yang berinisiatif untuk pulang.
"kami permisi ya... terima kasih bos atas jamuan nya..."kata Andi
"kamu itu Ndi... seperti orang lain saja."kata Dafi
__ADS_1
"sudah ya bos...kami pamit... Assalamualaikum..."kata Andi
"wa'alaikum salam... hati hati di jalan."kata Dafi.
Masuk ke dalam mobil yang di kendarai oleh Andi, sementara Mila duduk di sebelah.
Sudah tidak sabar dan penasaran melihat isi paper bag, maka Mila membuka isi nya.
Ternyata isinya adalah baju tidur cople dengan kain sutra yang lembut.
"bang...baju tidur cople bang."kata Mila memeriksa satu persatu
"mmmhhh..."jawab Andi yang lagi konsentrasi membawa mobil.
Mila melihat ada kotak kecil di dalamnya,lalu dia ambil kotak tersebut. Sedikit terkejut karena itu adalah kotak perhiasan.
"Lho...ini kan kotak perhiasan."kata Mila ngomong sendiri
Andi yang tidak memperdulikan apa yang Mila katakan, jadi Mila membuka isi perhiasan tersebut.
Betapa kagetnya dia ternyata isinya adalah gelang emas yang cantik dan pas untuk dia.
"Alhamdulillah... gelang emas bang..."kata Mila
"Syukur lah kalau begitu, simpan saja sayang... sampai rumah saja di pakai."kata Andi
"baik bang."kata Mila.
Karena mereka belum puas untuk melihat isi kotak perhiasan itu...gelang emas.
Mila yang tidak mengerti maksud dari suaminya langsung marah.
"kenapa di campakkan ke bawah?"tanya Mila
"kita ada di lampu merah dan ini malam hari, coba kamu lihat di luar kaca... banyak preman atau anak yang melihat ke mobil kita."kata Andi.
Mila yang baru sadar karena dari tadi dia fokus ke kotak perhiasan dan isinya.
"Astaghfirullah hal'azim... maaf bang...aku enggak memperhatikan."kata Mila
"ya sudah... lampu hijau sudah menyala."kata Andi.
"Alhamdulillah... cepat jalan bang..."
"iya... sabar."kata Andi.
Setelah lewat lampu merah mereka singgah terlebih dahulu ke toko roti untuk di bawa pulang dan juga jaga jaga kalau Mila enggak mau nasi jadi stok roti tawar.
Mila yang sendiri turun ke toko untuk membeli makanan yang dia inginkan, Andi hanya di dalam mobil.
Masuk ke dalam toko bakery yang menggugah selera, akhirnya Mila membeli roti tawar, dan Bika Ambon satu koti kesukaan orang tua nya.
Selesai semua belanjaan makanan di toko bakery,maka pasangan pasutri ini pun menuju rumah.
Sampai di rumah ternyata sudah jam sepuluh malam dan mama yang khawatir kenapa Mila lama pulang, apakah di jemput sama Andi.
__ADS_1
Mama yang membukakan pintu untuk mereka berdua.
"aduh Mila...mama dari tadi khawatir...kenapa lama sampai nya...kata Nadya tadi sudah ada tiga puluh menit keluar dari rumah mereka."kata mama menjelaskan.
Andi merasa bersalah karena tidak memberi tahukan pada orang tua Mila
"maaf ma...tadi ada yang di beli."kata Andi yang membawa makanan.
"oh... seperti itu..."kata mama.
Mereka pun masuk ke dalam tapi Andi terlebih dahulu mengunci pintu rumah.
Mama dan Mila pun berdua bercerita dan duduk di meja makan sementara Andi langsung masuk kamar mau mengganti baju nya.
"ngapain saja di tempat Mila sampai lama ?"tanya mama
"maklum lah ma... sudah lama enggak jumpa...trus kalau kami berdua jumpa...ada saja yang di bahas."kata Mila
Mila yang membawa paper bag yang cantik sehingga membuat mama penasaran.
"apa itu?"
"ini dari mama pak Dafi... katanya hadiah pernikahan kami karena waktu acara kami dia tidak bawa kado."kata Mila
Mengeluarkan isi dari paper bag... yaitu kotak perhiasan yang tadi dia lihat di dalam mobil.
"apa itu...?"membuat mama penasaran.
"ini isinya gelang emas ma..."kata Mila memberikan pada mama.
Melihat emas dari tangan anaknya, mama menimbang dengan tangan nya sendiri.
"berat nya ini lebih kurang ada lima belas gram."kata mama
Mila melihat surat.pembelian yang terselip di dalam kotak.
"ini surat nya ma..."kata Mila
Mama melihat dan membaca surat emas tersebut yang ternyata beratnya adalah tujuh belas gram.
"berat nya ternyata adalah tujuh belas gram."kata mama
BERSAMBUNG
***
Jangan lupa
like..
subscribe...
komentar yang membangun
terima kasih
__ADS_1
🙏🙏🙏