
Akhirnya mereka Zuhur dulu baru makan, Bu Nani yang juga ikut makan bersama. Arkan pun di pegang oleh baby sitter karena Mila mau makan.
Duduk di meja makan bertiga, Bu Nani yang baru tau kalau Mila juga hamil muda.
"nanti anak kalian jadi sebaya... paling beda bulan...minggu... hari...atau bisa juga jam..."kata Bu Nani menebak.
"mama...bisa saja... seperti nya Mila dulu..."kata Nadya.
"bisa juga...makan dulu kita...kalian lagi hamil muda... enggak boleh telat makan, jangan malu malu Mila..."kata Bu Nani
"iya Tante..."jawab Mila yang sebenarnya ragu untuk makan
Bu Nani yang tidak bisa telat makan jadi dia duluan yang makan.
"Tante enggak bisa telat makan... maklum lah... sudah berumur..."kata Bu Nani
Nadya yang juga sudah kelaparan karena dia makan untuk tiga orang saat ini... Nadya yang mengusahakan kalau arkan menyusui sampai bulan depan, tapi percobaan nya satu minggu ini.
Melihat Mila yang sedikit ambil makanan membuat Nadya heran.
"kamu enggak selera makan?"tanya Mila
"belum lapar..."jawab Mila
Nadya yang ingat kalau di lemari es ada buah mangga muda dan kedondong muda juga, semalam dia beli untuk merujuk tapi belum sempat saja.
"ada mangga muda dan kedondong muda...kamu mau?"tanya Nadya.
Mendengar itu Mila tentu saja senang karena saat ini itu adalah makanan yang dia suka.
"boleh..."jawab Mila
Melihat wajah temannya yang senang jadi Nadya langsung minta tolong pada mba marni yang kebetulan lewat di dekat meja makan.
"mba marni... tolong potong kan mangga muda, kedondong dan jambu biji yang ada di kulkas...trus pakai somboy putih yang ada di pinggir lemari es."kata Nadya
"baik nyonya muda "kata mba marni
Mendengar itu Mila senang sekali,tak sia sia ke rumah Nadya... dapat makanan yang dia suka saat ini... yaitu rujak dengan buah yang asam
"Mila...kamu makan sedikit pun jadi... setelah itu baru makan rujak nya... kasian janin yang ada di dalam... enggak dapat nutrisi."kata Bu Nani.
Yang di katakan Bu Nani benar adanya jadi Mila pun makan juga akhirnya.
"baik Tante..."jawab Mila
"h.... sedikit saja ambil... kalau cocok di lidah... nambah lagi ya..."kata Bu Nani
Nadya yang memang makan dengan lahap tidak begitu mendengarkan apa yang di bicarakan antara mertua dan sahabatnya.
Setelah nambah satu piring...baru lah Nadya selesai makan.
Mila melihat Nadya makan dengan lahap...ada rasa iri di dada tapi bagaimana lagi... Nadya makan untuk tiga orang sementara Mila yang masih hamil muda dan anak pertama pula.
__ADS_1
Setelah makan bersama selesai maka mereka duduk di ruang tamu, sambil bercerita di temani rujak dadakan yang di buat mba marni barusan.
Nadya dan Mila yang makan rujak itu... yang lain tidak mau... buahnya yang asam semua dan bumbunya somboy putih yang asam juga.
"enak bener makan rujaknya Bu..."kata Nadya pada Mila.
"memang enak...kamu enggak mau?"tanya Mila
"aku masih kekenyangan...kamu saja yang makan."kata Nadya.
Mila yang makan dengan lahap jadi dia pun melihat sahabatnya hanya melihat dia makan.
"yuk lah ..kita makan bersama karena aku takut khilaf...dan habis semua."kata Mila
Nadya yang juga selera untuk makan rujak, mengambil piring kecil yang ada di sana. Lalu mengambil untuk diri nya sendiri.
"ya sudah...aku ambil karena aku juga selera melihat nya."kata Nadya
Dalam waktu lima belas menit rujak pun habis di hadapan mereka berdua. Bu Nani yang keluar dari kamar melihat rujak yang sudah habis.
"waduh... selera benar makan rujaknya..."kata Bu Nani
"maklum lah ma...kami sama sama lagi hamil dan saat melihat rujak... seperti makanan spesial."kata Nadya menjawab.
"begitu lah kalau lagi hamil muda..."kata Bu Nani yang teringat waktu hamil dulu.
Tak terasa Mila di rumah Nadya sampai sore...dia menunggu Andi yang menjemput nya ke rumah.
Pulang dari kantor Andi menemui bos terlebih dahulu karena ada istri nya di sana.
Mengerutkan keningnya lalu menempelkan telapak tangannya ke Andi.
"enggak panas...ada apa kamu ngajak pulang sama... sementara aku juga bawa kendaraan."kata Dafi.
"oh...iya...aku mau ke rumah bos... karena Mila ada di sana."kata Andi.
"oh... pantesan...tapi mana bisa sama...besok aku ke kantor naik apa? atau kamu yang mau ikut aku? tapi dari rumah ku pulang naik apa?"kata Dafi menjelaskan.
"masuk akal...juga .. maaf aku enggak kepikiran sampai ke arah itu."kata Andi.
"ya sudah...kita jalan beriringan saja...kamu naik mobil kan?"tanya Dafi
"iya...bos..."kata Andi
Mereka berdua pun menuju parkiran mobil dan mengendarai mobil masing masing.
Menuju rumah Dafi maka mobil Andi mengikuti dari belakang, tidak mau mendahului bos nya.
Satu jam setelah keluar dari kantor baru mereka sampai di rumah Dafi. Masuk ke rumah di bukakan pintu oleh mba marni.
Mencari keberadaan istri mereka yang ada di rumah, ternyata mereka ada di pekarangan rumah, tepatnya taman belakang rumah.
Nadya yang melihat kepulangan suaminya yang sudah mandi dan berpakaian rapi bersama Nisa dan arkan di gendongan Mila.
__ADS_1
"eh...ayah sudah pulang..."kata Nadya
Nisa yang mendengar ayahnya pulang langsung melihat dan mendekati nya.
"ayah... lihat adek arkan... dari tadi sama Tante Mila terus."kata Nisa mengadu.
"oh...iya..."kata Dafi
Andi mendekati istrinya yang lagi menggendong arkan.
"kalau begitu...adek arkan Tante Mila bawa pulang saja."kata Andi
Nisa marah kalau adek nya di bawa sama orang,apa lagi di bawa pulang.
"enggak boleh om... nanti kalau dia haus dan lapar... pasti cari mama."kata Nisa
"oh... gitu ya... kalau begitu kalau sudah bisa jalan saja nanti"kata Andi.
"enggak boleh... nanti kasi tau nenek..."kata Nisa
"iya...iya... enggak boleh..."kata Andi
Mendengar ada keributan yang di belakang membuat Bu Nani penasaran, maka dia pun melihat ke belakang.
"pantesan kedengaran suara ke dalam ternyata rame orang di sini."kata Bu Nani
Andi mendekati Bu Nani dan Salim kepada nya.
"Tante...apa kabar?"kata Andi
"Alhamdulillah... sehat... selamat Andi... sebentar lagi mau punya baby."
"terima kasih..."
"bagaimana dengan keadaan ayah mu? sudah sadar kan?"
"sudah... kalau tidak ada halangan...minggu ini pulang ke rumah."kata Andi
"Alhamdulillah... syukur lah kalau begitu..."kata Bu Nani.
Andi pun mendekati Mila karena mau mengajak nya pulang ke rumah.
BERSAMBUNG
***
jangan lupa
like...
subscribe...
komentar yang membangun
__ADS_1
terima kasih
🙏🙏🙏