Gadis Jerawat Istri Sang Cassanova

Gadis Jerawat Istri Sang Cassanova
Rahasia Masa Lalu


__ADS_3

Percayalah terkadang ada hubungan antara masa lalu dan masa depan yang saling berkesinambungan. Terasa menyakitkan tapi apapun harus siap dijalani dengan ikhlas. 


~JBlack


🌴🌴🌴


Langit begitu mendung dan gelap. Saat itu, terlihat sepasang keluarga bahagia tengah berada di dalam sebuah mobil. Mereka baru saja pulang dari luar kota dan hendak kembali ke rumah. Melakukan liburan setiap minggu adalah kegiatan yang selalu dilakukan oleh keluarga kecil itu.


Sebuah keluarga yang memiliki bayi berumur satu tahun kurang. Keluarga yang penuh cinta dan kasih sayang. Keluarga yang sangat harmonis dan tak pernah ada pertengkaran di dalamnya. 


"Papa kalau capek istirahat aja, Pa," kata sang istri sambil sesekali menatap ke kursi belakang dimana anaknya diletakkan di kursi seat car agar dia aman.


"Sebentar lagi juga sampai, Sayang. Jadi kita lanjut aja yah," kata sang suami dengan menguap beberapa kali.


"Tapi Papa hati-hati aja, 'yah! Papa udah ngantuk banget loh," kata sang istri dengan begitu perhatian.


Mereka, pasangan suami istri yang terkenal kaya raya di Malang. Sebuah pasangan Alkitir yang terkenal baik dan ramah itu begitu banyak disegani oleh banyak orang. Mereka selalu membantu orang yang tak mampu membuat keduanya dicintai oleh banyak orang.


Hingga tak lama hujan mulai turun. Laju kendaraan milik Hermansyah semakin melaju kencang. Dia hanya ingin segera sampai di rumah agar istri dan anaknya bisa istirahat.


"Hati-hati, Papa. Pelan-pelan saja. Hujannya sangat deras," kata Emilia, istri Hermansyah.


Pria itu menurunkan laju mobilnya. Sampai di tikungan, melihat jalanan yang sepertinya sepi akhirnya Hermansyah menaikkan laju mobilnya kembali.


Dia segera mengemudikan dengan mata yang mulai memberat. Pria itu memang merasa lelah tapi untuk istirahat di jalan juga tak mungkin karena tinggal beberapa menit lagi rumah mereka akan terlihat.


Sampai akhirnya mata itu tak mampu diajak berkompromi. Hermansyah mulai mengedipkan matanya berulang kali. Saat dirinya hampir terpejam.


"Papa, awas!" teriak Emilia yang membuat Hermansyah membuka matanya.


Ah sebuah benturan yang cukup keras terdengar. Meski Hermansyah menekan pedal rem tapi semua ierlambat. 


"Papa!" panggil Emilia dengan ketakutan.


Istri Hermansyah itu menatap dari cermin samping mobil. Disana terlihat sebuah sepeda motor tergeletak yang ditabrak oleh mereka.


Hermansyah segera turun. Dia tak peduli hujan masih deras. Namun, matanya semakin terbelalak saat salah satu sosok yang ditabrak disana terlihat memeluk sebuah anak kecil dalam gendongannya. 


Jalanan yang sepi dan hujan membuat beberapa orang tak ada yang melihat kesana. Namun, beberapa orang yang ada di halte tentu mulai menghakimi Hermansyah.


"Maafkan saya, Pak. Saya…" 


"Anakku!" teriak wanita itu dengan menangis begitu hebat. 

__ADS_1


Tak mau semakin panjang masalahnya. Dia segera membawa tiga orang itu memasuki mobilnya. Tangannya gemetaran saat melihat anak kecil itu begitu pucat. 


"Ma bawa Ema ke depan," kata Hermansyah. 


Akhirnya pasangan suami istri yang ditabrak olehnya segera ia perintahkan masuk. Wajah semua orang terlihat tegang. Apalagi ketika tak ada tangisan dari bibir bayi mungil itu yang membuat Emili ketakutan.


"Pa, kenapa dia tak bergerak?" tanya Emili pada suaminya.


Hermansyah yang saat itu menyetir tak mendengarnya. Dia tak menggubris ucapan istrinya. Dirinya lekas menaikkan laju mobilnya hingga akhirnya mereka sampai di rumah sakit.


Semua perawat lekas mendekati mereka saat Hermansyah turun dan memanggil perawat yang ada disana. Hermansyah juga membawa Emilia dan putrinya masuk.


Jujur pasangan suami istri itu ketakutan. Mereka tak menyangka jika sosok yang ditabrak ada anak seumuran putri mereka juga. Saat mereka semua menunggu. Seorang ibu yang sejak tadi menangis memeluk anaknya lekas memukuli Hermansyah. 


"Bagaimana kau membawa mobilmu. Apa kau tak punya mata sampai menabrak motor kami!" seru wanita itu dengan marah.


"Shadiva tenanglah, Sayang," bujuk sang suami dengan memeluk istrinya.


"Anak kita, Yah. Anak kita bagaimana?" ucao Shadiva dengan menangis hebat.


"Papa," lirih Emili yang sama takutnya.


Hermansyah tak tahu harus melakukan apa. Namun, dia memilih memeluk anak dan istrinya. Dia memiliki firasat tak baik sebentar lagi. Hingga akhirnya seorang dokter keluar dari ruang perawatan.


"Saya, Dok!" sahut Shadiva dengan cepat.


"Mohon maaf, Bu. Putri kalian tak bisa diselamatkan!" 


Bak petir di siang hari. Itu adalah kabar yang menakutkan sekaligus menghantui Hermansyah dan Emili. Apalagi saat pemakaman bayi itu dilakukan, keluarga kecil itu sampai menyesali perbuatan yang tidak disengaja.


Shadiva yang sangat menyayangi putri pertamanya tentu shock berat. Dia mulai merasa stress saat itu juga. 


Namun, tak sampai disitu. Hermansyah dan Emili masih sering melihat keluarga Shadiva dan sang suami. Seno Ibrahim, suami Shadiva memang tak mau melalui hukum. 


Mereka menyelesaikan masalah ini dengan kekeluargaan. Seno memaklumi kecelakaan yang terjadi juga tak disengaja. Seno memaklumi itu meski berat. Namun, pria itu juga bisa melihat ketulusan dan bukti tanggung jawab Hermansyah dan Emili yang mau mengurus pemakaman dan membiayai semuanya.


Hingga suatu hari. Saat itu, Shadiva datang dengan marah-marah ke rumah Hermansyah dan Emili. Seno juga ikut menyusul istrinya yang terlihat menangis hebat disana.


Dengan perasaan tak enak, Hermansyah dan Emili meminta keduanya masuk. Mereka menjamu keduanya dengan baik meski selama itu wajah Shadiva tak terlihat ramah. 


"Saya datang kesini ingin meminta pertanggung jawaban Anda!" ucap Shadiva menunjuk Hermansyah.


"Maksud Anda apa, Bu? Pertanggung jawaban macam apa?" tanya Hermansyah yang bingung.

__ADS_1


"Karena kalian putriku meninggal. Aku ingin meminta anak kalian sebagai gantinya!" serunya dengan marah. 


Jantung Emili seakan berhenti berdetak. Dia menggelengkan kepalanya menolak permintaan Shadiva.


"Nggak. Dia putriku!" 


"Lalu bagaimana denganku. Putriku meninggal karena suamimu!" teruak Shadiva tak mau kalah.


"Itu sudah takdirnya, Bu. Saya juga sudah meminta maaf." 


"Minta maaf tak membuat putriku kembali. Berikan putri kalian untuk mengganti putriku!" 


"Nggak!" Emili balas berteriak. 


Dia tak terima anak yang ia sayang diganti bak barang. Itu adalah buah cinta yang sangat mereka nanti. Setelah sekian lama menikah. Akhirnya Tuhan menitipkan Ema pada mereka. 


 "Kalau kalian tak mau. Aku akan membawa kasus ini ke hukum. Aku yakin suamimu ini akan dipenjara begitu lama karena telah melenyapkan seorang nyawa!" ancam Shadiva yang membuat Hermansyah dan Emili mulai takut.


Ancaman itu setiap hari datang. Awalnya Hermansyah kekeh tak mau. Tapi sampai suatu hari, Shadiva yang hendak bunuh diri. Akhirnya membuat Hermansyah dengan hati lembutnya menyerahkan putrinya.


Namun, balasan yang dia dapatkan adalah Emilia, istri yang dia cintai harus masuk ke rumah sakit gila. Wanita itu tak terima putri tunggal yang sangat ditunggu diberikan pada mereka.


"Tolong jaga putriku, Pak Seno. Dia adalah belahan jiwa yang kami miliki setelah melakukan banyak terapi. Saya juga meminta tolong jangan ganti nama putriku. Biarkan dia tetaplah seorang Humaira Khema Shireen yang memiliki darah Alkitir." 


~Bersambung


Flashback mulai bermunculan ya guys. Hihi jadi tau kan kenapa mereka bisa ketuker ehh.


Oh iya mampir juga ke karya temenku yah.



Ranty Amalia Widodo, yang Menikah dengan seorang superstar Ferrell Nugraha. Harus rela jika dirinya selalu di sembunyikan bahkan hanya di akui sebagai adik. Membuatnya bertekad tidak akan jatuh cinta pada suaminya.


Namun, sikap Ferrell yang menunjukkan cinta dibelakang layar. Membuatnya luluh cinta Ferrell bukanlah kepura-puraan. Cinta Ferrell tulus untuk Ranty. Namun, dalam kisah cinta mereka ada saja penghalang dan rintangan. Namun, mereka bisa Melawati nya hingga kehadiran putri tercinta mereka mampu melengkapi kebahagiaan keluarga kecil mereka.


Sayangnya lagi-lagi cobaan datang, menerpa rumah tangga mereka. Hingga Ferrell harus terjebak pernikahan siri dengan sahabat sekligus cinta masa kecilnya.


Hingga akhirnya Ferrell dan Ranty harus terpisah


karena tragedi yang sangat memilukan


akankah Ferrell dan Ranty akan kembali bersama?

__ADS_1


__ADS_2