
Akhirnya keduanya pun terlibat pertarungan yang serius. Yuan Lin menyerang menggunakan pedang merahnya sedangkan pria bertopeng itu menahan serangan Yuan Lin dengan pedang hitamnya. dentingan suara pedang menggema di sekitar hutan tempat mereka bertarung saat ini.
Beberapa jurus sudah mereka keluarkan. tingkat kekuatan Antara keduanya hampir sama hanya saja pria bertopeng masih lebih tinggi di bandingkan Yuan Lin karena itu membuat Yuan Lin sedikit kewalahan menghadapinya tapi ia tidak akan menyerah begitu saja.
Ia menendang perut pria itu sehingga membuatnya mundur beberapa langkah kemudian mengarahkan telapak tangannya pada pria tersebut tapi dengan cepat pria itu menghindari serangan Yuan Lin sehingga serangan tersebut mengenai sebuah pohon dan membuat pohon tersebut berlubang di tengahnya dengan membentuk sebuah telapak tangan.
"Teknik telapak dewa." gumam pria bertopeng tersebut dengan terkejut karena teknik tersebut merupakan teknik yang sangat langka bahkan di dunia bawah hanya dua orang saja yang memilikinya salah satunya adalah Yuan Lin.
Yuan Lin tentu mendengarkan apa yang di gumamkan pria tersebut tapi ia tidak menghiraukan sama sekali dan tetap memberikan serangan. tak mau kalah dengan seorang gadis pria tersebut lantas menyerang Yuan Lin dengan kecepatan yang sangat cepat tapi Yuan Lin masih mampu mengimbangi kecepatannya.
Duarrrr
Ledakan kembali terjadi ketika serangan yang di layangkan pria bertopeng itu tidak mengenai Yuan Lin. dengan kesal dan juga marah ia tetap menyerang Yuan Lin. ia menggunakan teknik turun temurun dari aliansi Wungzo yaitu pedang hitam seribu jiwa. ia menggunakannya bukan tanpa sebab karena ia sudah tahu seberapa kuat gadis yang sedang menjadi lawannya tersebut walaupun dia sangat yakin jika dia bisa mengalahkan Yuan Lin.
Ketika pria tersebut membaca mantra seketika pedang yang dia pegangi tiba-tiba saja melayang dengan sendirinya dan menjadi sepuluh pedang di atas pria tersebut. Yuan Lin yang melihat itupun tidak mengerti teknik apakah yang di gunakan oleh pria tersebut.
"Hati hati nona itu adalah teknik pedang hitam seribu jiwa. saya tidak yakin nona bisa menghadapi serangan tersebut tapi nona juga mempelajari teknik pedang jiwa jadi gunakanlah itu untuk menahan serangan tersebut." kata naga Yang melalui pikiran Yuan Lin.
__ADS_1
"Tidak ada salahnya aku mencoba pedang itu lagi pula itu terlihat sangatlah kuat walaupun aku yakin aku bisa menghadapinya." ujar Yuan Lin kemudian mengeluarkan pedang jiwanya dan bersiap-siap menerima serangan tersebut.
"Hahaha kau pikir dengan kau mempunyai pedang jiwa kau mampu mengalahkan ku begitu. bermimpi saja kau gadis sombong." kata pria bertopeng ketika mengenali pedang yang ada di tangan Yuan Lin.
Yuan Lin tentu tidak akan termakan dengan omongan pria yang ada di depannya itu ia tentu tahu maksud dari pria tersebut hanyalah membuatnya agar hilang konsentrasi.
Semua pedang yang ada di atas pria bertopeng berisi jiwa dari orang-orang yang telah berkhianat pada aliansi Wungzo. jiwa mereka di paksa masuk ke dalam pedang itu sehingga jika teknik tersebut digunakan maka jiwa jiwa tersebut akan memberontak meminta untuk di keluarkan dari pedang tersebut karena itu kekuatan yang di hasilkan oleh teknik pedang hitam seribu jiwa sangat kuat karena di hasilkan dari kemarahan para jiwa jiwa yang ada di dalam pedang tersebut.
Ketika pria tersebut mengayunkan pedangnya ke arah Yuan Lin dengan segera semua pedang yang tadinya melayang di atasnya Langsung melesat ke arah Yuan Lin. dengan sigap gadis itu menahan dan menepis serangannya serta memberikan serangan balasan dengan teknik pedang jiwa.
"Ku pastikan kau akan mati setelah ini gadis sombong kau pikir kau sangatlah kuat hahaha dengan begitu kau akan menjadi tumbal selanjutnya untuk ku serahkan pada tuanku." ucap pria bertopeng.
Yuan Lin menahan semua serangan itu hanya dengan pedang jiwa. ia juga tidak menyangka jika pedang tersebut juga tak kalah kuatnya dengan pedang yang dia miliki terbukti jika saat ini Yuan Lin tengah menahan serangan dari sepuluh pedang hitam itu dengan sekuat tenaganya. ia mengeluarkan begitu banyak tenaga dalam karena benar-benar sangatlah kuat.
"Aku harus bertahan dan mengalahkannya. aku tidak mau jika aku di kalahkan." ucap Yuan Lin kemudian mengeluarkan lebih banyak lagi tenaga dalamnya.
Hingga setelah beberapa saat menahan semua serangan tersebut kini Yuan Lin perlahan-lahan bisa berjalan maju dan memberikan tekanan balik pada pria tersebut.
__ADS_1
"Bagaimana bisa." ucap pria tersebut dengan terkejut.
"Aku tidak akan kalah denganmu." teriak Yuan Lin yang kemudian mendorong dengan sangat keras pedangnya sehingga membuat semua pedang hitam itu terlempar dan mengenai pria tersebut.
Karena melihat pria tersebut sedang lengah Yuan Lin langsung pergi dari tempat itu. keadaannya saat ini tidaklah baik-baik saja karena terlihat jika Yuan Lin juga terkena efek dari serangan tadi dan itu menyebabkan dia mengeluarkan darah dari mulutnya.
Ia tidak kembali ke istana melainkan mencari sebuah goa untuk menyembuhkan luka dalamnya terlebih dahulu. tak lupa ia juga sudah menelan pil penyembuhan agar mempercepat prosesnya.
Tak butuh waktu lama kini Yuan Lin sudah sampai di hutan terlarang. ia langsung menuju ke goa tempat dia menemukan Naga Ying kemudian bersila di atas batu.
"Aku masih sangat lemah. menghadapi serangan seperti itu saja aku menjadi seperti ini." kata Yuan Lin yang membuat teman-temannya yang ada di ruang dimensinya hampir muntah darah mendengar ucapannya. bagaimana bisa dengan tingkatan seperti itu dia masih menyebutkan sangat lemah.
Ia lantas memejamkan matanya dan mulai berkonsentrasi untuk penyembuhannya. tenaga dalamnya dan energi Qi Yuan Lin benar-benar terkuras habis saat ini. mungkin ia akan berada di goa ini selama dua sampai tiga hari untuk memulihkan kembali tenaganya.
"Siall bagaimana bisa gadis itu menyerang ku balik dengan serangan yang aku berikan." kata pria bertopeng itu dengan berdiri. ia melihat sekilingnya dan sudah tidak menemukan keberadaan Yuan Lin.
"Kau lihat saja gadis sombong apa yang akan aku lakukan padamu untuk hal ini." gumamnya dengan marah.
__ADS_1