
Yuan Lin meminta wanita itu untuk mengikutinya. hingga mereka sampai di depan sebuah goa kecil di hutan tersebut. tanpa rasa takut ia segera masuk kedalam bersama wanita tadi.
"Jadi apa yang ingin kau katakan padaku?" tanya Yuan Lin tanpa basa-basi.
Yuan Lin masih bisa melihat adanya keraguan di wajah wanita itu hingga membuatnya hanya menghela nafasnya saja. mungkin karena wanita itu baru bertemu dengan Yuan Lin tanpa sengaja. Yuan Lin juga membenarkan apa yang di lakukan wanita itu yaitu tetap waspada terhadap orang asing.
"Apa kau bukan berasal dari dunia bawah?" pertanyaan Yuan Lin sontak membuat wanita tersebut terkejut.
"Bagaimana kau tahu aku bukan dari dunia bawah." kata wanita itu.
"Karena aura yang kau miliki hampir mirip dengan temanku." jawab Yuan Lin.
"Ya kau benar aku bukan berasal dari dunia bawah. aku sampai disini karena di kerajaan sedang terjadi pemberontak dan aku juga menyembunyikan senjata rahasia milik kerjaanku karena mereka ingin mengambilnya dan menguasai kerajaan." kata wanita itu yang membuat Yuan Lin menatapnya.
"Aku tidak tahu jika mereka semua mengejarku sampai kesini. aku berfikir bersembunyi di dunia bawah untuk sementara waktu akan membuat mereka tidak menemukan ku tapi justru mereka sampai disini dan menemukan ku. semua kekuatan ku sudah tidak bisa di gunakan lagi karena mereka menyerangku tadi." lanjutnya.
"Putra kedua raja Zhein melakukan pemberontak dan ingin menguasai kerajaan dan mengendalikan semua bangsaku. saat ini raja Zhein dan ratu Keyzu sudah menjadi tahanan kerajaan bersama semua orang kepercayaannya. aku berhasil kabur karena saat itu aku tidak ada disana."
Chen Zu yang mendengar nama kakek dan neneknya di sebut pun langsung keluar. kemunculan tiba-tiba seorang laki-laki tampan di depan Yuan Lin tentu membuat wanita itu terlonjak kaget.
__ADS_1
"Apa yang terjadi dengan mereka katakan padaku." kata Chen Zu dengan suara yang sangat di tekankan.
"Ada apa denganmu? kenapa kau tiba-tiba saja keluar?' tanya Yuan Lin namun tidak mendapatkan jawaban dari Chen Zu justru laki-laki itu malah menatap wanita tadi dengan tajamnya.
Seketika Yuan Lin pun paham dengan apa yang terjadi. mungkin saja yang di katakan wanita itu ada kaitannya dengan keluarga Chen Zu. jika memang benar itu artinya wanita itu berasal dari ras vampir yang ada di lapisan dunia ke 3.
"Ceritakan saja dia temanku dan mungkin saja ada kaitannya dengannya." kata Yuan Lin yang melihat wanita itu bingung.
Wanita itu menatap Chen Zu dengan lama ia bisa merasakan jika sosok yang kini ada di depannya itu memiliki aura yang sama dengannya namun kekuatan yang di milikinya lebih besar darinya.
"Siapa kau?" tanya wanita itu pada Chen Zu.
"Aku adalah cucu dari raja Zhein putra dari ratu Qinan Xia." jawab Chen Zu yang membuat wanita itu terkejut kemudian langsung membungkuk memberikan hormat pada Chen Zu.
"Tidak masalah. hanya saja aku perlu tahu apa yang sedang terjadi di kerajaan vampir?" tanya Chen Zu.
"Putra kedua raja Zhein melakukan pemberontakan yang di bantu oleh keluarga Yuilez. mereka ingin menguasai kerajaan dan memerintah semua bangsa vampir dan saat ini raja dan ratu tengah berada didalam penjara dan menjadi tahanan. sebelumnya saya minta maaf karena telah membawa pergi senjata rahasia milik kerajaan vampir. karena sekarang pangeran sudah ada disini. lebih baik senjata itu di simpan oleh pangeran saja itu akan lebih aman karena mereka mengejar saya sampai kesini untuk merebut senjata ini." jawab wanita itu kemudian mengeluarkan sebuah senjata yang berupa Cakra bewarna merah dan di tengah-tengahnya bewarna biru.
"Kurang ajar berani-beraninya pria itu melakukan hal itu." kata Chen Zu dengan mengepalkan tangannya.
__ADS_1
"Bukankah kau adalah putri perdana menteri Yusan?" tanya Chen Zu dengan menyimpan senjata tersebut
"Benar saya adalah Mein." jawab wanita itu yang ternyata bernama Mein.
"Lin Lin aku akan pergi mengurus masalah ini jika kau sedang dalam masalah panggil saja aku aku akan membantumu walaupun aku tidak berada di sini." kata Chen Zu pada Yuan Lin kemudian langsung menghilang.
Kini disana hanya ada mereka berdua saja. Yuan Lin sekarang tahu siapa wanita di depannya itu. ia pun menyuruhnya untuk duduk. Mein tidak menolak sama sekali ia justru percaya jika Yuan Lin adalah gadis yang baik mengingat dia adalah teman Chen Zu.
"Jadi kau berasal dari ras vampir?" tanya Yuan Lin yang di angguki Mein.
"Kau mendapatkan luka yang cukup serius aku akan berusaha menyembuhkannya." lanjutnya kemudian mulai menyembuhkan.
Disisi lain saat ini di kekaisaran Han dan kekaisaran Wei tengah terjadi kekacauan karena raja iblis dan pria bertopeng turun tangan langsung untuk mencari banyak pasukan. di perbatasan banyak sekali prajurit yang sedang bertarung melawan pasukan yang di bawa oleh pria bertopeng.
Pangeran Wei dan pangeran Han juga tengah di sibukkan dengan pertarungan mereka melawan pasukan pria bertopeng. persiapan yang mereka buat juga tidaklah sempurna karena mereka juga baru saja tahu jika ada penyerangan di masing-masing wilayah yang di lakukan oleh aliansi Wungzo.
"Hahaha habisi mereka semua. semua manusia manusia tidak berguna itu akan aku jadikan bawahanku untuk menguasai dunia bawah." kata raja iblis dengan tertawa senang.
Mendengar suara yang sangat keras dan menggelegar membuat para pangeran dan kaisar menoleh ke sumber suara. dilihatnya asap mengepul di tengah-tengah pertarungan mereka dan menampakkan sesosok pria dengan tubuh kekar dan mata merah Semerah darah serta satu tanduk di dahinya membuat sosok tersebut terlihat sangat menyeramkan.
__ADS_1
"Raja iblis." ucap kaisar Wei dengan terkejut begitupun beberapa ketua sekte yang melihat hal itu.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang. kita tidak mungkin berhasil mengalahkan mereka apalagi sekarang raja iblis sudah datang kesini." kata kaisar Han yang membuat semua orang bingung untuk mencari jalan keluarnya.