Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Hutan Siluman 4


__ADS_3

Setelah selesai dengan semuanya akar yang tadinya mengikat Yuan Lin dengan sangat kuat akhirnya bisa terlepas kembali. ia segera keluar dari kolam tersebut dan langsung terkapar tidak berdaya di tanah. naga Yang keluar dari cincin dimensinya dalam wujud manusia dan segera menyalurkan tenaga dalamnya pada Yuan Lin.


"Selamat nona telah berhasil membuat tulang nonanya menjadi tulang naga abadi." kata naga Yang.


"Ya sekarang aku akan berlatih di goa ini juga untuk mempelajari teknik naga surgawi." ujar Yuan Lin yang membuat naga Yang sedikit khawatir.


"Tunggulah sampai besok nona saat ini kondisi nona masih belum baik.' kata naga Yang.


"Aku sudah sangat baik" timpal Yuan Lin yang sudah tidak sabar ingin menguasai banyak teknik.


"Tapi nona..."


"Ahhh kau ini kenapa sangat cerewet sekali. aku sudah baik-baik saja jika aku masih sakit mana mungkin aku sekarang bisa berdiri dengan tegak." seru Yuan Lin dengan kesalnya.


Dengan segera ia mengeluarkan satu buku dan mulai membukanya. setelah dia berhasil membentuk tulangnya menjadi tulang naga abadi tentu ia akan lebih mudah lagi untuk mempelajarinya.


Teknik yang Yuan Lin pelajari berbeda dengan yang sebelumnya karena di dalam buku ini ia harus menghafal dan juga harus memperagakan langsung gerakkan yang ada pada buku itu. bingung tentu saja itu yang Yuan Lin rasakan saat ini tapi dia tidak akan menyerah begitu saja sebelum dia benar-benar menguasai sepenuhnya.


Ia membuka satu persatu halaman dan memperhatikan gerakan-gerakan yang ada pada buku itu dengan seksama. semakin di pahami semakin Yuan Lin bertambah bingung.

__ADS_1


"Bagaimana aku bisa menghafal semua ini baru juga aku melihatnya saja aku sudah bingung seperti ini." gumam Yuan Lin


Akhirnya dia pun mulai mencoba satu gerakan yaitu mengayun tangannya ke samping kanan serta kepala yang di angkat ke atas. dia juga tidak tahu kekuatan apa yang akan di hasilkan oleh gerakan tersebut tapi ia akan tetap mencobanya.


"Mana?? tidak ada hasil apapun." ucap Yuan Lin ketika membuka matanya.


"Buku ini sangatlah aneh. kenapa tidak seperti yang ku pelajari sebelumnya saja ck aku harus lebih fokus. kau ini pintar jadi berfikirlah untuk hal ini." lanjutnya lagi .


Ia berfikir cukup lama dengan terus memperhatikan semua gerakan yang ada dalam buku teknik naga surgawi itu tapi belum menemukan bagaimana caranya agar dia bisa menghafal dengan cepat dan langsung paham dengan semua gerakan ini.


"Akhhh aku akan gila jika seperti ini." kata Yuan Lin dengan mengacak-acak rambutnya.


"Nona apa nona baik-baik saja?" tanya naga Yang yang baru saja keluar dari cincin dimensi milik Yuan Lin bersama dengan yang lainnya.


"Teknik ini memang tidak mudah di pelajari nona tapi masih ada cara untuk nona bisa segera menguasainya." kata naga Yang.


"Benar sekali nona. cara ini cukup sulit karena harus di lakukan di udara." timpal Elang halilintar yang membuat Yuan terkejut.


"Apa terbang!! yang benar saja jika seperti itu aku tidak akan bisa mempelajarinya karena itu akan memerlukan energi yang sangat banyak sedangkan untuk memahami semua isinya saja aku belum bisa lalu apa ini berlatih di udara " seru Yuan Lin.

__ADS_1


"Nona tenang saja saya bisa mengatasinya. nona bisa naik di punggung saja dan berlatih itu malah akan mempermudah latihannya." kata Elang halilintar.


"Benar sekali baiklah kalau begitu tunggu apalagi aku ingin segera berlatih." kata Yuan Lin dengan bersemangat.


Mereka keluar dari dalam gua di ikuti oleh naga Yang dan serigala ekor sembilan. saat sampai di luar Elang halilintar langsung merubah wujudnya menjadi lebih besar lagi. di sana masih ada kera hitam yang menunggu Yuan Lin. ia nampak terkejut ketika Yuan Lin keluar bersama tiga binatang legendaris.


"Dia bukan gadis sembarang sehingga mereka bisa dengan mudahnya di taklukkan." gumam kera hitam itu yang masih memperhatikan Yuan Lin.


Dengan segera Yuan Lin naik ke punggung Elang halilintar kemudian mereka terbang menuju langit. Yuan Lin memfokuskan pikirannya dan mulai membuka satu persatu lembaran pada buku itu. ia bisa merasakan jika sekarang dia lebih mudah memahami semua gerakan-gerakan ini.


Setelah itu Yuan Lin berdiri dan mulai memperagakan gerakan-gerakan tersebut. tidak ada rasa takut sedikitpun saat dia berada di atas punggung Elang halilintar itu yang bahkan sekarang sedang terbang tepat di atas hutan siluman. dari kejauhan orang-orang dapat melihat seekor burung besar tengah berputar di atas hutan siluman itu sehingga membuat mereka khawatir apalagi desa Lembah Hijau yang jaraknya sangat dekat.


Yuan Lin terus menerus mengulang jurus naga api neraka. ia harus bisa mengendalikan api yang keluar dari telapak tangannya. entah apa yang terjadi kenapa Yuan Lin bisa sampai mengeluarkan api itu dia juga tidak tahu. Api itu di hasilkan dari kolam darah yang berada di lautan spiritual miliknya. itu adalah api hitam yang begitu panas tapi Yuan Lin tidak merasakan apapun saat api itu keluar dari tangannya. Setelah beberapa saat akhirnya dia berhasil menguasainya walaupun api yang keluar belum begitu sempurna.


Kemudian ia segera melanjutkan ke tingkat selanjutnya yaitu jurus Auman naga. sangat susah sehingga Yuan Lin harus berulang kali memahami tekniknya. hal utama yang ada pada jurus Auman naga adalah energi Qi. ia menyerap energi Qi begitu banyak dan mulai memfokuskan pikirannya.


Dia memejamkan matanya kemudian membuka mulutnya lebar-lebar dan mulai mengeluarkan suaranya yang begitu menggelegar dan sangat keras. seketika suara Auman seekor naga terdengar di segala penjuru hutan siluman bahkan sampai desa-desa kecil yang berada tak jauh dari tempat itu mendengar dengan jelas.


Elang Halilintar, naga Yang dan serigala ekor sembilan nampak terkejut ketika mendengar Auman yang begitu kerasnya bahkan di dalam Auman tersebut mengandung aura dan kekuatan yang sangat besar.

__ADS_1


"Nona benar-benar sangat hebat." ucap naga Yang dengan berdecak kagum pada Yuan Lin.


Semua binatang yang ada di dalam hutan siluman gemetaran ketakutan ketika mendengar suara Auman naga yang begitu kerasnya apalagi para warga desa khususnya desa lembah hijau dan desa daun yang letaknya memang sangat dekat dengan hutan itu.


__ADS_2