Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Penobatan Selesai (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Lagi-lagi semuanya di buat terkejut dengan perubahan warna batu permata merah itu. berbeda dengan kaisar langit yang langsung menatap Yuan Lin dengan tatapan sulit di artikan.


"Putriku...kau ..." ucap kaisar langit yang di jawab anggukan kepala oleh Yuan Lin


Tentu saja kaisar langit sangat terkejut dengan jawaban Yuan Lin. ia tidak menyangka jika cucunya adalah pemilik sesuatu yang sangat berharga yang bahkan dia saja yang seorang kaisar langit tidak bisa mendapatkannya. Ya sesuatu itu adalah kitab kerajaan Elf.


Batu permata merah itu berubah menjadi beberapa warna karena Yuan Lin pemilik kitab kerajaan Elf dan juga pemilik Dantian emas. banyak orang yang tidak mengerti apa yang terjadi tapi bagi mereka yang tahu mereka sangat terkejut dan kagum pada Yuan Lin.


"Apa yang terjadi kenapa tiba-tiba saja batu permata itu berubah warna."


"Entahlah aku juga tidak tahu."


Raja Neraka dan Xi Shen yang melihat itupun hanya tersenyum kecil saja. sementara Yuan Lin tidak mengeluarkan ekspresi apapun saat ini selain datar dan tidak bergeming.


"Ba baiklah kita lanjutkan." kata Perdana menteri yang seketika sadar.


Acara prosesi penobatan itupun berjalan dengan sangat lancar. para tikus-tikus yang tadinya menyusun rencana untuk menggagalkan Acara tersebut sudah di amankan oleh keempat sahabat Yuan Lin.


Kaisar Wei dan putra putrinya yang menyaksikan acara tersebut sangat terharu dan tidak menyangka jika Yuan Lin lah yang akan di pilih menjadi penerusnya. tapi tentu saja mereka sangat bangga pada Yuan Lin.


"Ahhh aku tidak percaya jika gadis yang berdiri disana adalah adik kita." ucap pangeran Han Tian dengan tatapan yang terus tertuju pada Yuan Lin seorang.


"Kau benar. bukankah waktu sangat cepat, aku pikir baru kemarin dia masih kecil dan sangat senang bermain-main tapi sekarang lihatlah dia betapa agungnya dia duduk di singgasana itu." timpal pangeran Huang Hun


"Aku merasa menjadi tidak pantas menjadi kakaknya." ucap pangeran Han Tian yang di dengar oleh Yuan Lin sehingga gadis itu langsung menatapnya dengan tidak suka.

__ADS_1


"Ck kau ini apa-apaan hah jangan membuat suasana menjadi berbeda. lihatlah dia sudah menatapmu seperti itu." seru pangeran Huang Hun dengan bergidik


"Tidak tidak aku hanya bercanda saja Lin Lin." kata pangeran Han Tian dengan tersenyum canggung ke arah Yuan Lin


Beberapa saat kemudian kaisar langit memakaikan mahkota tersebut di kepala Yuan Lin dengan pelannya. Yuan Lin terlihat begitu cantik dan sangat berwibawa. auranya sebagai ratu langit benar-benar terasa sangat agung.


"Sekarang dia adalah pemimpin kalian. hormati dia seperti kalian menghormati ku. apa kalian paham." kata kaisar langit dengan nada keras dan tegas.


"Yang mulia kaisar bukankah seorang pemimpin baru harus menunjukkan kemampuannya pada rakyatnya dan setelah dia baru akan menjadi pemimpin yang sebenarnya." teriak salah seorang pemuda yang membuat beberapa orang langsung mengumpati pemuda tersebut karena kebodohannya.


Bagaimana tidak, melihat aksi Yuan Lin menghukum pengkhianat saja seperti itu sudah bisa di pastikan dan sudah jelas jika kemampuan Yuan Lin kuat bahkan sangat kuat apalagi ketika keempat temannya itu ikut serta.


"Apakah pemuda itu bodoh."


"Entahlah mungkin dia sudah kehilangan akalnya."


"Kemampuan apa yang kau maksud?" tanya kaisar langit dengan tidak paham.


"Ayah aku sudah mengerti yang dia maksud jadi kau tidak perlu bertanya lagi. sekarang aku yang akan menjawabnya." kata Yuan Lin yang membuat kaisar langit mengangguk saja


Yuan Lin pun melepas mahkotanya dan meletakkannya di tempat yang semestinya. dia maju kedepan dan melihat wajah orang-orang yang menghadiri acara tersebut dengan seksama. setelah itu dia memejamkan matanya dan menarik nafasnya dalam-dalam.


Ia menciptakan perisai pelindung untuk melindungi semua orang yang ada di aula tersebut karena dia yakin akan banyak sekali orang yang tidak kuat dengan auranya karena ia akan memperlihatkan semuanya, bagaimana kekuatan dan kemampuannya.


Melihat adanya perisai pelindung membuat beberapa orang langsung mencibir Yuan Lin. mereka mengolok-olok Yuan Lin gadis sombong dan kata-kata lain lagi yang tidak pantas.

__ADS_1


Mendengar kata-kata itupun akhirnya Yuan Lin menarik kembali perisai pelindung itu tapi tidak semuanya melainkan hanya perisa pelindung yang tadinya melindungi orang-orang itu


"Cih gadis sombong. apakah dia pikir sekuat itu sehingga kita juga harus membutuhkan perisai pelindung." ucapnya dengan kesal


Yuan Lin tidak terlalu memperdulikannya dan diapun langsung memejamkan matanya memfokuskan pikirannya pada satu titik. ia mengeluarkan pedang birunya yang kini mulai bercahaya serta aura yang dia punya sedikit demi sedikit mulai keluar.


beberapa saat kemudian dia membuka matanya kembali dan benar saja orang-orang tadi yang meremehkan Yuan Lin Dan mengatai Yuan Lin sudah pingsang lebih dulu.


Semua orang yang melihat betapa besarnya kekuatan Yuan Lin hanya bisa terdiam dan berdecak kagum saja. tidak ada satu orangpun yang tidak terpana melihat bagaimana wajah Yuan Lin sekarang karena penutup wajah yang dia pakai sengaja dia lepas tapi itu hanya beberapa detik saja karena Yuan Lin tahu jika ia terlalu lama memperlihatkan wajahnya itu akan berakibat buruk untuknya dan juga untuk orang lain khususnya para lelaki.


"Aku tidak percaya ini. lihatlah bagaimana kekuatannya sekarang. pantas saja dia mengalahkan raja iblis dengan sangat mudah." gumam pangeran Huang Hun dengan penuh kekaguman.


"Sebenarnya dia mendapatkan semua ini dari mana." gumam pangeran Han Tian yang mendapat pukulan telak dari ayahnya.


"Apa yang kau katakan hah tentu saja dia mendapatkan semua ini dengan susah payah kau pikir putriku seperti mu yang hanya duduk manis tidur dan makan." seru kaisar Wei dengan sinisnya.


"Sudah-sudah diamlah dan lihatlah bagaimana agungnya Lin Lin kita sekarang." timpal pangeran Huang Hun yang menengahi.


Dia memegang pedang birunya sementara cahaya biru mengelilingi tubuhnya. aura yang di keluarkan Yuan Lin benar-benar sangat besar dan mendominasi.



Semua orang hanya bis berdecak kagum saja melihat itu. beberapa saat kemudian Yuan Lin pun menarik kembali auranya dan menghancurkan perisai pelindung yang tadi dia buat. semuanya bernafas lega dan suasananya pun berubah menjadi bising.


banyak dari mereka yang membicarakan Yuan Lin apalagi kecantikan gadis itu yang sudah mereka lihat dengan mata kepala mereka sendiri.

__ADS_1


Raja Zhi Qing yang melihat itupun terlihat tidak suka sehingga dia bertindak melakukan sesuatu. Yuan Lin hanya bisa menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah kekasihnya itu.


"Dasar kau ini!!!" seru Xi Shen dengan menendang kaki Zhi Qing.


__ADS_2