Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Balas Dendam 3


__ADS_3

Selir Xu Qin saat ini sudah berkeringat dingin ketika mendengar perkataan Yuan Lin. ia tidak tahu dari mana gadis itu tahu semuanya bahkan hal ini yang sudah ia tutup rapat sejak dulu.


"gadis ini benar-benar akan mengacaukan semua rencanaku. bagaimana bisa dia tahu hal ini." batin selir Xu Qin.


"Omong kosong apa lagi yang kau katakan Hah. aku adalah putri kaisar Wei bukan orang lain." seru Putri Jiang He dengan marahnya.


"hentikan ini semua putri Yuan Lin kau tidak berhak berkata seperti itu pada ibuku." seru pangeran Huang Hun dengan terus memberontak.


"Diamlah bodoh kau ini tidak tahu apapun jadi dengarkan saja apa yang akan Lin Lin katakan." bentak Chen Zu dengan kesalnya.


"Kalian ini sungguh sangat bodoh. bisa-bisanya tidak menyadari hal sekecil ini. hah pantas saja kekaisaran ini tidak pernah maju seperti kekaisaran lain." kata Yuan Lin.


"Cukup aku sudah lelah mendengar semua itu. Qin er sekarang aku ingin mendengar semuanya darimu apakah semua yang di katakan putri Yuan Lin adalah benar. Jiang er bukanlah putriku dan kau berusaha mengahabisi nyawaku?" tanya kaisar Wei pada selir Xu Qin.


"Apa yang kau katakan suamiku. apakah kau percaya dengan omong kosong yang gadis konyol ini katakan. aku sungguh tidak tahu apapun aku juga tidak tahu kenapa putri Yuan Lin menuduhku seperti ini." jawab selir Xu Qin dengan menangis pilu.


"Ibu aku adalah putri ayah kan putri kaisar Wei ? jawab pertanyaan ku ibu. semua yang di katakan putri Yuan Lin itu tidak benar kan." tanya putri Jiang He.


"Dia sudah membodohi kita semua. apa yang di katakannya semua hanyalah omong kosong. ku mohon jangan dengarkan dia. aku merasa dia sudah kehilangan akalnya karena terlalu lama di asingkan." kata selir Xu Qin yang membuat Chen Zu tidak terima tapi Yuan Lin memberikan isyarat agar tetap diam disana.


"Aku sudah bilang aku tidak sebodoh itu untuk berbicara omong kosong. aku akan membuktikannya pada kalian semua jika yang aku ucapan adalah kebenaran." kata Yuan Lin dengan mengeluarkan satu pil bewarna kuning.


Yuan Lin lantas mendekati perdana menteri yang membuat pria itu memberontak. dengan paksa ia memasukkan pil kejujuran itu hingga beberapa saat pria itu kejang-kejang yang membuat semua orang bingung.


"Apa yang sebenarnya terjadi disini kenapa malah menjadi seperti ini." kata kaisar Meng yang sedari tadi hanya diam menyaksikan saja.


"Aku juga tidak tahu suamiku. tapi ku rasa ini berhubungan dengan putri Yuan Lin yang di asingkan itu." jawab permaisuri Meng

__ADS_1


Setelah beberapa saat mengalami kejang-kejang kini perdana menteri Dong Wu bangun tapi tatapan yang dia keluarkan hanyalah tatapan kosong.


"Dia akan berkata jujur karena aku sudah memberikannya pil kejujuran. dan anda kaisar bisa bertanya sendiri padanya apa yang ingin kau tanyakan aku tidak akan menghalanginya." kata Yuan Lin yang membuat kaisar Wei ragu.


"Siapa kau?" tanya Kaisar Wei.


"Aku Dong Wu perdana menteri di kekaisaran Wei." jawab perdana menteri yang membuat kaisar Wei terkejut.


"Apakah kau mengenalnya?" tanya Kaisar Wei dengan menunjuk selir Xu Qin.


"Aku mengenalnya dengan sangat baik." jawab perdana menteri


"Apakah Jiang He adalah putrimu?" tanya kaisar Wei yang tidak mau berbasa-basi lagi.


"Ya dia adalah putri kandungku." jawab perdana menteri yang membuat semua orang terkejut.


"Diam kau Qin er." bentak kaisar Wei.


Mendapat bentakan dari kaisar Wei membuat selir Xu Qin bertambah gemetaran karena ini adalah pertama kalinya ia di bentak oleh kaisar Wei.


"Apakah kau dan dia juga berusaha ingin menyingkirkan ku?" tanya Kaisar Wei


"Ya aku sangat ingin menyingkirkan mu karena aku sangat membenci dirimu." jawab perdana menteri.


"Hentikan ini semua. semua ini hanyalah omong kosong saja." seru selir Xu Qin yang membuat kaisar Wei berdiri kemudian menghampirinya dan seketika...


Plakkk...

__ADS_1


Satu tamparan mendarat di pipi selir Xu Qin. ia memegangi pipinya yang terasa panas karena tamparan tersebut kemudian menatap kaisar Wei dengan mata berkaca-kaca.


"Aku tidak percaya ini Qin er. kau membuatku sangat malu sekarang." kata kaisar Wei dengan wajah kecewanya.


"Tidak kaisar ini hanyalah rencana licik yang di buat oleh putri Yuan Lin saja. aku bersumpah tidak pernah melakukan apa yang dia bicarakan. kumohon kaisar percayalah padaku bukankah kau sangat mencintaiku tapi kenapa kau percaya begitu saja pada gadis ini." kata selir Xu Qin.


Kaisar Wei terdiam dengan menatap selir Xu Qin. sebenarnya dia juga ragu dengan apa yang dia dengar tadi. Yuan Lin yang melihat keraguan di wajah kaisar Wei pun segera mengeluarkan sebuah surat dan memberikannya pada kaisar Wei.


"Kau akan tahu sendiri seberapa liciknya wanita itu kaisar." kata Yuan Lin dengan menyerahkan suratnya.


Kaisar Wei menerima surat itu dan membukanya. ia membaca dengan seksama, ekspresi wajah yang dia keluarkan juga berbeda-beda kemudian dia menatap sendu ke arah selir Xu Qin.


"Aku telah salah mengiramu begitu baik dan sangat mencintaiku Qin er." ucap kaisar Wei.


Pangeran Han Tian pun langsung membaca surat tersebut kemudian terkejut melihat isinya. dia begitu marah ketika mengetahui fakta ini.


"Aku tidak menyangka ibunda selir ternyata bisa berbuat seperti ini padaku dan juga ayahku. apakah yang membuat Lin Lin di asingkan adalah kau dan ibuku tiada juga karena kau?" tanya pangeran Han Tian.


"A aku sungguh tidak tahu apa-apa. kenapa kalian menuduhku seperti ini hiks." ucap selir Xu Qin dengan menangis.


"Apalagi yang ingin kau tutupi. aku bahkan sudah membawa orang-orang yang sudah kau suruh untuk melancarkan rencanamu itu." kata Yuan Lin .


"Ohh iya aku ada satu hal yang lupa ku katakan. kau juga sudah menghabisi saudaramu sendiri yaitu Xu Rin Yu." lanjutnya yang membuat semua orang terkejut.


Kaisar Meng yang mendengar itupun langsung berdiri begitupun permaisurinya.


"Apakah benar yang di katakan putri Yuan Lin jika kau telah menghabisi selir kesayanganku hah." kata kaisar Meng dengan marahnya.

__ADS_1


__ADS_2