
Setelah mengunjungi semua bangunan dan memastikan jika semuanya baik-baik saja kini Yuan Lin mengumpulkan semua anggotanya untuk di berikan tugas masing-masing seperti biasanya.
"Baiklah aku tidak ingin banyak membuang-buang waktu lagi. seperti yang sudah aku katakan tadi laksanakan tugas kalian dan Pastikan semuanya dalam keadaan baik-baik saja selagi kaisar pergi denganku." kata Yuan Lin kemudian dia mendekati Zi Ming Zu dan membisikkan sesuatu padanya
"Baiklah saya akan melakukan seperti yang nona katakan." ujar Zi Ming Zu dengan mengangguk paham.
Setelah mengatakan hal itu, Yuan Lin pun akhirnya pergi menuju ke kaisar Liu, dia ingin menemui istri pangeran Han Tian dan juga keponakan kecilnya.
Disisi lain Zhi Qing tengah membimbing kaisar Wei dan semua yang akan ikut ke alam atas karena saat ini mereka akan berangkat lebih dulu. sebenernya kaisar Wei dan putri Jiang He bersikeras untuk menunggu Yuan Lin datang tapi karena penjelasan dari Zhi Qing akhirnya mereka memilih menunggu Yuan Lin di alam atas saja.
"Daun ini akan membantu meningkatkan energi Qi kalian karena dalam perjalanan nanti akan banyak sekali energi yang di keluarkan." kata Zhi Qing memberikan penjelasan.
Mereka pun dengan menurut langsung memakan daun itu dan seketika tubuh mereka pun terasa sangat bugar , ringan dan tenaga mereka seperti bertambah berkali-kali lipat.
Setelah itu semua orang pun masuk dan tiba-tiba saja cahaya yang tadinya besar dan terang mulai memudar dan perlahan-lahan menghilang entah kemana.
Hanya perlu waktu beberapa saat saja untuk mereka sampai di alam atas. seperti Yuan Lin sebelumnya mereka juga tengah terkapar lemas di tanah. dengan sigapnya Zhi Qing menyalurkan kekuatannya pada mereka dan bertepatan dengan itu juga Yuan Lin muncul sehingga ikut m membantu Zhi Qing.
"Ahhhh ini tidak semudah yang aku pikirkan. aku yakin jika tanpa bantuan daun itu dan kau, aku tidak tahu apa yang akan terjadi denganku karena aku merasa jika seluruh tubuhku hancur dan juga tenagaku sangat lemah. tapi berkatmu sekarang sudah jauh lebih baik." kata kaisar Wei yang merasa bersyukur karena dia memiliki orang-orang hebat seperti Yuan Lin Dan Zhi Qing.
__ADS_1
"Tidak perlu di permasalahkan. Lin Lin ku juga waktu itu sama seperti kalian padalah kalian tahu sendiri bukan bagaimana kemampuannya." kata Zhi Qing yang membuat semuanya terkejut.
"Apakah benar apa yang dikatakan dia putri. lalu bagaimana keadaanmu apakah ada orang baik seperti dia?" tanya kaisar Wei yang membuat Yuan Lin hanya bisa menghela nafasnya saja.
"Jika ayah bertanya sekarang itu sudah sangat terlambat karena kejadian itu terjadi setahun yang lalu. sudahlah lebih baik kita langsung ke istana saja karena aku yakin ayah kaisar dan ibunda sudah menunggu kita." ujar Yuan Lin yang mengajak mereka semua untuk ke istana.
Selamat perjalanan, tatapan mereka selalu tertuju pada setiap hal yang mereka temui. suasananya nampak seperti di dunia bawah hanya saja yang membedakan adalah tingkatan kekuatan.
Beberapa orang melihat mereka dengan tatapan penasaran namun kebanyakan dari mereka terlihat acuh tak acuh dan tetap melakukan aktifitasnya masing-masing.
Setiba mereka di istana, kaisar langit dan permaisuri Zinsy sudah berdiri menyambut mereka dengan tersenyum hangat. Mereka pun menatap bangunan megah bewarna emas itu dengan takjubnya karena mereka belum pernah melihat bangunan semegah istana langit.
"Ini tidak mimpi. kita benar-benar ada di alam atas sekarang. aku benar-benar tidak percaya ini. aku bisa melihat bagaimana alam atas dari banyaknya orang-orang yang ingin sekali melihat." ucap pangeran Huang Hun yang juga menatap kagum dengan kemegahan istana langit
"Sudahlah pangeran jangan membuat malu kaisar. walaupun aku juga sama seperti mu tapi aku berusaha untuk biasa saja karena aku menjaga nama baik ayah mertuaku." tegur pangeran Kang Ming He
"Yaya aku tahu itu." timpal pangeran Huang Hun dengan sinisnya yang mendapat tepukan kecil di pundaknya oleh pangeran Han Tian
"Rupanya raja neraka juga ikut." kata Kaisar langit pada Zhi Qing.
__ADS_1
"Benar kaisar, saya juga sudah meminta izin langsung pada ayah putri Yuan Lin Dan itupun tidak sendirian aku mengajak pak tua bersamaku." kata Zhi Qing yang membuat kaisar langit dan istrinya bingung dan saling tatap saja.
"Pak tua?" tanya mereka berdua dengan tidak mengertinya
Tiba-tiba saja muncullah seseorang di depan mereka dan langsung memukul kepala Zhi Qing dengan kerasnya membuat Zhi Qing marah tapi ketika melihat siapa itu akhirnya dia menahan amarahnya dengan mengepalkan tangannya serta mata memerahnya
"Apa?? kau ingin marah setelah mengataiku dengan kata sialan itu hah." kata Xi Shen dengan menantang Zhi Qing.
Zhi Qing hanya diam saja sambil menatap nyalang ke arah mata Xi Shen. mata merah darahnya itu benar-benar membuat siapapun saja yang berani menatapnya akan langsung tunduk dan ketakutan begitupun juga dengan Xi Shen yang sebenarnya bergidik ngeri melihat itu.
"Ahhh hahah kaisar bagaimana kabarmu. yang di katakan raja neraka benar karena menurutny sangat tidak sopan bukan jika menikahi putri Yuan Lin tanpa sepengetahuan ayahnya apalagi putri masih mempunyai ayah." kata Xi Shen dengan mengubah tilik pembicaraan karena tak mau urusan lagi dengan Zhi Qing apalagi dalam suasana sekarang.
"Ah iya aku baik-baik saja. terimakasih karena sudah menghormati putriku." Kata kaisar langit.
"Aku sebagai ayah putri Yuan Lin juga mengucapkan banyak sekali terimakasih karena yang Mulia kaisar langit sudah memperlakukan putriku dengan sangat baik." kata kaisar Wei
"Hahaha tidak masalah. jadi kau ayahnya putriku. akhirnya kita bisa bertemu. selamat datang di kerajaan ku sekarang kita akan menjadi keluarga. ahhh iya sampai lupa mempersilahkan tamu istimewa ku untuk masuk. ayo lebih baik kita masuk dan berbicara di dalam." kata Kaisar langit yang di angguki oleh kaisar Wei
Merekapun masuk dan langsung menuju ke ruangan yang sudah di sediakan untuk tamu-tamu istimewa kaisar langit serta berbincang-bincang di sana.
__ADS_1