Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Pertemuan Semua Sekte


__ADS_3

Disisi lain saat ini Yuan Lin tengah berbincang dengan Liao Shan di hutan. ia mengatakan semua yang di ketahui dan sudah dia pastikan kebenaran informasi yang dia peroleh. Liao Shan sudah menyelidiki semuanya sehingga memutuskan untuk segera melaporkan pada Yuan Lin walaupun di tengah malam buta.


"Ada apa kau menemuiku tengah malam seperti. jika kau tidak memberikan informasi yang penting aku akan memukulmu." kata Yuan Lin dengan kesalnya.


Tapi ketika menatap mata Liao Shan akhirnya dia paham dan segera memberikan perisai pelindung di sekitar mereka agar tidak ada seorangpun yang bisa mendengar pembicaraan mereka.


"Semua sekte akan melakukan pertemuan di istana untuk membahas masalah penculikan yang di lakukan oleh aliansi Wungzo. sekte gunung hantu sekarang sudah bergabung bersama aliansi itu dan bermaksud untuk menyelinap masuk untuk mengikuti pertemuan semua sekte agar dapat mengetahui apa yang sedang mereka rencanakan." kata Liao Shan.


"Begitu ya. baiklah aku juga akan ikut serta dalam pertemuan itu. kapan pertemuan itu akan di lakukan?" tanya Yuan Lin.


"Besok. karena itu aku memberitahumu malam malam begini." jawab Liao yang yang di angguki oleh Yuan Lin.


"Apakah ada lagi?" tanya Yuan Lin .


"Tidak. tapi aku akan mencari informasi lebih lengkap lagi kau tunggu saja." jawab Liao Shan dengan melesat pergi


Yuan Lin pun memutuskan untuk kembali. tapi saat dia akan berbalik ia di kejutkan oleh kehadiran pangeran Han Tian yang sudah berada di belakangnya. ia menatap Yuan Lin tatapan penuh selidik.


"Apa yang kau bicarakan dengan laki-laki itu malam-malam seperti ini kenapa aku tidak bisa mendengarnya?" tanya pangeran Han Tian dengan menyelidik


"Tidak ada hanya masalah biasa saja." jawab Yuan Lin dengan singkatnya.


"Tapi kenapa aku tidak bisa mendengarnya?" tanya pangeran Han Tian yang membuat Yuan Lin hanya menghela nafasnya saja.


"Hah baiklah baiklah. besok aku akan kembali ke istana karena semua sekte akan melakukan pertemuan disana." jawab Yuan Lin .


"Kenapa mereka ingin melakukan pertemuan?" tanya pangeran Han Tian.

__ADS_1


"Apa lagi jika bukan untuk mencari jalan keluar tentang masalah ini." jawab Yuan Lin yang membuat laki-laki itu hanya mengangguk saja.


"Baiklah aku juga akan ikut denganmu." ujar pangeran Han Tian.


Merekapun memutuskan untuk kembali ke gubuk yang sudah mereka buat untuk segera tidur. sesampainya disana Mereka langsung tidur. tapi ketika Yuan Lin baru saja akan memejamkan matanya sebuah bayangan seorang gadis kecil muncul di depannya yang membuat dia terkejut.


Gadis kecil itu tersenyum manis ke arah Yuan Lin. kemudian Yuan Lin pun bangun dari tidurnya dan menatap gadis kecil itu dengan bingungnya.


"Bukankah kau adalah putri Yuan Lin kecil?" tanya Yuan Lin.


"Benar. aku datang menemui karena ingin berterimakasih padamu karena sudah menepati janjimu dan memberikan keadilan padaku dan ibuku. seperti janjiku sebelumnya setelah kau berhasil memberikan keadilan padaku dan ibuku maka tubuh ini akan sepenuhnya menjadi milikmu. sekali lagi terimakasih sekarang aku dapat pergi dengan tenang." kata gadis kecil itu kemudian menghilang dengan sendirinya.


"Lebih baik aku tidur saja sekarang." ujar Yuan Lin dengan memejamkan matanya dan berlalu ke alam mimpinya.


Tak terasa hari pun sudah pagi Yuan Lin Dan pangeran Han Tian sedang bersiap-siap untuk pergi ke istana. setelah semuanya siap merekapun segera berangkat.


Setelah di rasa semua orang sudah ada di ruangan ini kaisar pun akhirnya memulai pembicaraannya. semua orang mendengarkan dengan seksama. disisi lain Yuan Lin dan pangeran Han Tian pun juga sudah sampai di istana. pangeran Huang hun yang melihat itupun begitu antusiasnya dan langsung menghampiri mereka.


"Kemana saja kalian kenapa baru kembali sekarang." kata pangeran Huang hun.


"Dimana para sekte itu melakukan pertemuan Gege?" tanya Yuan Lin.


"Di ruang rapat. ada apa?" tanya pangeran Huang hun .


"Tidak ada aku kesini karena ingin ikut dalam pertemuan itu." jawab Yuan Lin yang membuat pangeran Huang Hun berbalik menatap pangeran Han Tian


"Aku juga setelah semua selesai kita akan pergi lagi." timpal pangeran Han Tian.

__ADS_1


Kemudian mereka berdua pergi meninggalkan pangeran Huang hun sendirian. saat sampai di depan ruang rapat mereka di hentikan oleh prajurit yang tengah berjaga.


"Mohon maaf putri anda tidak bisa masuk karena di dalam sedang ada pertemuan dan rapat yang sangat penting." kata prajurit itu yang membuat Yuan Lin kesal.


"Memangnya siapa kau bisa mengaturku. aku ingin masuk minggir." kata Yuan Lin dengan dinginnya


"Maaf putri tapi anda tidak bisa masuk tanpa seizin kaisar sendiri." kata prajurit itu dengan menghalangi Yuan Lin.


"Kenapa kau tidak memperbolehkan kita masuk hah apa kalian lupa siapa kami." seru pangeran Han Tian dengan kesal nya.


"Biarkan mereka masuk." kata pangeran Huang Hun yang menghampiri mereka.


"Maaf pangeran tapi kaisar tidak mengizinkan siapapun masuk selagi pertemuan itu masih berlangsung. kami hanya menjalankan perintah saja." kata prajurit itu.


di dalam ruangan kaisar Wei yang mendengar keributan di luar pun akhirnya beranjak dan ingin Melihat apa yang sedang terjadi sehingga membuatnya dan semua orang sangat terganggu.


"Ada apa ini kenapa kalian melakukan keributan disini?" tanya kaisar Wei dengan dinginnya tapi ketika melihat siapa yang ada di depannya ia pun langsung terkejut dan ingin memeluk Yuan lin tapi tidak jadi karena Yuan Lin dengan cepatnya menghindar


"Aku tidak suka di sentuh siapapun." kata Yuan Lin yang membuat kaisar Wei menatapnya dengan sedih.


"Oh iya ada apa kenapa aku mendengar disini ada keributan?" tanya kaisar Wei


"Aku ingin ikut dalam pertemuan ini tapi mereka melarangku." jawab Yuan Lin.


"Itu memang perintah ku. tapi untuk apa kau ingin ikut?" tanya kaisar.


Yuan Lin hanya menatapnya dengan datar saja kemudian masuk tanpa permisi dan di susul oleh pangeran Han Tian tapi seketika hanfu milik pangeran Han Tian di tarik .

__ADS_1


"Kau harus tetap disini bersamaku pangeran." kata pangeran Han Tian.


__ADS_2