
Tak terasa kini Yuan Lin sudah dua Minggu berada di istana. semua bukti tentang kejahatan yang di lakukan selir Xu Qin pun ia sudah mendapatkan semuanya. kini ia hanya menunggu waktu yang tetap saja untuk mengungkapkan semuanya.
Ia akan memberitahu pada semua orang saat hari ulang tahun selir Xu Qin yang akan di adakan tiga hari lagi. Yuan Lin sudah menyiapkannya matang-matang rencana tersebut.
Pagi ini Yuan Lin pergi menuju hutan terlarang. dia menemui gurunya Karena gurunya memberitahunya lewat pikiran Yuan Lin. seperti biasa tempat yang di gunakan adalah air terjun es yang ada di hutan terlarang.
"Maaf guru aku sedikit terlambat." ucap Yuan Lin.
"Tidak masalah. ku lihat kau semakin kuat saja muridku. sudah ke tahap apa kau sekarang ini?" tanya guru Shao Gu.
"Emm aku sudah berada di tahap dewa tingkat 9 mungkin untuk selanjutnya akan lama karena semua bahan yang di butuhkan sangatlah langka dan susah untuk di dapatkan." kata Yuan Lin yang membuat gurunya terkejut bukan main.
"Kau benar-benar sangat jenius. guru bangga padamu." ujar guru Shao Gu dengan menepuk pundak Yuan Lin.
"Aku kesini Karena ada yang ingin aku sampaikan. kau pastinya tahu di kekaisaran lain sekarang sedang terjadi kekacauan karena sebuah aliansi yang membuat resah semua orang." kata guru Shao Gu.
"Aku tau itu guru tapi aku belum bisa berbuat apa-apa sebelum tugasku selesai." ujar Yuan Lin yang membuat guru Shao Gu bingung.
"Tugas apa yang kau maksud?" tanya guru Shao Gu.
"Aku ingin melakukan apa yang seharusnya aku lakukan dulu." jawab Yuan Lin.
"Baiklah tapi guru berharap kau segera membantu orang-orang karena tidak menutup kemungkinan sebentar lagi aliansi itu akan membuat kekacaun juga di sini." kata guru Shao Gu.
__ADS_1
"Baiklah guru aku akan menyelesaikan tugasku secepatnya." jawab Yuan Lin.
"Aku ingin melihat mu menggunakan teknik yang sudah aku berikan padamu." kata guru Shao Gu yang di angguki Yuan Lin.
Yuan Lin sedikit menjauh dari guru Shao Gu kemudian mengayunkan tangannya ke kanan serta kepala yang di angkat ke atas. tiba-tiba saja sebuah api muncul di kedua tangan Yuan Lin kemudian gadis itu mengarahkannya pada sebuah pohon dan terjadilah ledakan disana.
Guru Shao Gu menatap Yuan Lin dengan kagumnya. Yuan Lin melanjutkan ke teknik selanjutnya yaitu Auman naga. ia menghisap energi Qi begitu banyak kemudian dia melayang ke udara. tidak ada kesulitan sama sekali seperti saat dia berlatih dulu.
ketika sudah berada agak tinggal Yuan lin memejamkan matanya kemudian membuka mulutnya lebar-lebar dan mulai keluar suara seekor naga yang sedang mengaum dengan kerasnya.
"Luar biasa. dia bisa memahami teknik ini dengan sangat mudah." ucap guru Shao Gu dengan bangganya.
Dengan segera Yuan Lin turun dan melanjutkan ke teknik selanjutnya yaitu teknik tapak dewa. Yuan Lin membacakan sebuah mantra kemudian mengangkat tangannya sedikit tinggi setelah itu dia mengarahkan tangannya ke sebuah pohon besar dan ketika Yuan Lin mendorong tangannya pohon itu pun tumbang dan menyisakan sebuah telapak tangan yang menembus pohon tersebut.
Itu masih tingkat rendah Yuan Lin belum mengeluarkan teknik tapak dewa tingkat menengah dan tinggi. guru Shao Gu yang melihat perkembangan muridnya semakin lebih tinggi pun akhirnya meminta Yuan Lin untuk berhenti.
Yuan Lin pergi dari hutan terlarang kemudian memutuskan untuk ke desa lembah hijau. dia ingin memastikan apakah desa itu masih baik-baik saja ataukah malah sebaliknya.
Ia melesat dengan kecepatan tinggi karena itu tak butuh waktu lama kini dia sudah berada di kekaisaran Han tepatnya di depan desa Lembah Hijau.
"Masih ada, itu artinya orang-orang gila itu tidak mampu menghancurkan pelindung ini." ucap Yuan Lin kemudian masuk.
Saat melihat siapa yang datang tentu semua orang sangat senang dan juga gembira. mereka langsung menyambut Yuan Lin begitu hangatnya karena gadis itu sudah melindungi desa mereka walaupun para gadis yang sudah di culik sampai saat ini belum bisa di temukan tapi mereka tetap bersyukur karena tidak ada lagi penculikan seperti sebelumnya.
__ADS_1
"Nona anda datang." kata Bio Mei dengan senangnya.
"Iya bibi aku hanya ingin memastikan saja bagaimana kondisi desa ini. apakah semua baik-baik saja?" tanya Yuan Lin.
"Semua baik-baik saja nona. kami berterimakasih karena nona sudah bersedia melindungi desa ini dari orang-orang itu." jawab Bio Mei.
"Tidak masalah. tapi aku tidak bisa berlama-lama disini karena masih ada yang harus aku urus lagi. jaga diri kalian baik baik." ujar Yuan Lin kemudian melesat pergi.
Disisi lain tepatnya di kekaisaran Li semua kaisar tengah berkumpul untuk membicarakan masalah yang sangat serius yaitu sebuah aliansi yang membuat resah semua orang.
"Apa yang kita lakukan untuk masalah ini." tanya Kaisar Liu yang juga tengah merasakan keresahan.
"Apakah penculikan semua gadis itu sudah sampai di kekaisaran kalian?" tanya kaisar Han.
"Belum. Zhen belum mendapatkan laporan tapi mungkin saja mereka juga akan melakukan di kekaisaran Zhen." Jawab kaisar Shi yang di angguki oleh kaisar Wei.
"Jadi disini hanya kekaisaran Han, kekaisaran Ming, Liu dan kekaisaran Li saja yang sudah terjadi kekacauan. Zhen berharap kaisar Shi dan kaisar Wei tetap mengutamakan keamanan pada rakyatnya karena mungkin saja mereka sebentar lagi akan membuat kekacauan juga disana." ujar kaisar Han.
"Kita harus secepatnya mencari dalang di balik semua masalah ini. jangan sampai ini masalah ini terus berlanjut." kata kaisar Ming yang di angguki oleh semua orang.
"Benar apa yang di katakan kaisar Ming. Zhen kemarin sudah menyuruh kultivator tingkat tinggi untuk mencari pelaku penculikan ini." timpal kaisar Wei.
Mereka terus membicarakan hal tersebut dan mencari jalan keluar dari semua masalah yang teoah terjadi. kaisar Wei juga mengundang semua Kaisar untuk menghadiri pesta ulang tahun istrinya yang akan di adalah lusa.
__ADS_1
"Maaf jika Zhen terkesan tidak sopan karena mengundang kalian dalam kondisi seperti. tapi Zhen harap kalian semua akan datang." kata kaisar wei.
"Tentu saja kaisar Wei kami semua akan menghadirinya." ujar kaisar Han dengan tersenyum.