
Yuan Lin segera kembali ke istana karena dia tahu siapa yang sudah membuat ulah seperti tadi. baru saja sampai di depan istana beberapa prajurit sudah datang menghampirinya dan bermaksud untuk membawa Yuan Lin. hal itu tentu saja membuat Yuan Lin tersinggung karena ia merasa seperti seorang tahanan yang kabur dari penjara sehingga semua prajurit datang untuk mencarinya.
Setelah Yuan Lin menghempaskan prajurit tadi membuat prajurit yang lainnya tidak bermain mendekati Yuan Lin lagi dan akhirnya membiarkan gadis situ berjalan sendiri.
Brakkkkkkk.
Yuan Lin menendang pintu ruangan kaisar langit dengan kencangnya sehingga membuat pintu melayang dan hampir mengenai dewa Wenzui jika saja pria itu tidak langsung menghindarinya.
Semua yang ada di dalam ruangan tentu saja terkejut melihat apa yang di lakukan Yuan Lin terutama putri Mei. mendadak gadis ular itu menjadi gemetaran apalagi ketika melihat tatapan tak bersahabat yang Yuan Lin layangkan padanya.
"Dia gadis tadi yang aku temui di luar ayah. apakah yang kau maksud cucu kaisar langit adalah dia." bisik dewa Huzuei pada ayahnya.
"Ya benar itu dia." kata dewa Wenzui.
"Kenapa dia sangat menyeramkan." ucap Dewa Huzuei yang membuat ayahnya menoleh ke arahnya dan mengangguk membernarkan ucapan anaknya
"Ada apa kalian ingin aku datang kesini." kata Yuan Lin yang sudah sangat kesal karena mendapatkan perlakuan seperti ini.
"Putri duduklah dulu." ucap kaisar langit yang masih berusaha menetralkan rasa terkejutnya.
__ADS_1
"Tidak perlu basa-basi. katakan saja. apa ini karena gadis itu? gadis itu sudah mengadu padamu bukankah begitu kaisar sehingga anda memanggilku kesini." kata Yuan Lin dengan terus terangnya sehingga membuat kaisar langit terkejut begitupun juga dengan putri Mei.
"Ya dia bilang kau yang sudah menyerangnya duluan dan membuat malu dia di depan umum. benarkah begitu? kau juga merebut barang yang sudah di beli." kata kaisar langit.
"Atas dasar apa dia berkata seperti itu?" tanya Yuan Lin.
"Bukankah sudah kau lihat jika aku terluka disini dan itu karena perbuatan mu. kau harus menerima hukuman atas apa yang kau lakukan padaku." kata putri Mei.
"Siapa kau yang berhak menghukumku? bahkan jika itu sekalipun dia, dia ataupun siapa saja yang berkedudukan lebih tinggi dariku aku tidak akan menerimanya jika aku tidak melakukan kesalahan. " kata Yuan Lin dengan menuju semua orang yang ada di ruangan tersebut.
"Jangan dengarkan dia kaisar. itu hanyalah omong kosongnya saja. bahkan disana banyak yang melihat apa yang sudah dia lakukan padaku." seru Putri Mei.
"Jangan sesekali Anda mengambil keputusan untuk menghukum seseorang jika belum tahu bagaimana kebenarannya. kedudukan alam atas jauh lebih tinggi dari alam bawah dan tentu saja mereka berbeda dalam menangani suatu masalah bukan. aku akan menerima apapun hukumannya jika aku memang salah tapi jika aku tidak bersalah dan di paksa untuk mengaku salah aku tidak akan menerimanya sekalipun aku harus bertarung dengan kalian semua aku tidak takut." kata Yuan Lin dengan tegasnya yang membuat kaisar langit tidak bisa berbuat apa-apa.
Setelah mengatakan hal itu, Yuan Lin pun berlalu pergi. dia tidak mau berlama-lama hanya untuk membahas masalah yang tidak penting seperti sekarang ini.
"Kaisar apa yang anda lakukan? kenapa anda membiarkan gadis itu pergi. berikan dia hukuman kaisar. apakah kau tidak melihat bagaimana keadaan ku saat ini. itu semua karena perbuatannya dan kau malah membiarkan dia pergi begitu saja." kata putri Mei dengan marah.
"Cukup putri Mei.!!!" kata dewa Huzuei dengan nada suara tingginya.
__ADS_1
"Apa kau lupa siapa diriku? biar ku ingatkan sekali, aku dewa keadilan dan dewa pengutuk. aku bisa melihat apa yang terjadi sebenarnya. disini aku bersama putri Yuan Lin. aku sangat tidak suka pada orang yang suka berbicara di lebih-lebihkan seperti dirimu. kaisar saya mohon anda dapat memahami semua ini. saya tidak akan ikut campur lagi dan saya memberikan dia kesempatan kedua untuk merubah sifatnya. tapi jika dia tetap seperti itu, walaupun dia adalah putri angkat kaisar langit dan permaisuri Zinsy saya akan tetap memberi dia hukuman sebagaimana dia melakukan kesalahan." kata dewa Huzuei dengan tegasnya kemudian berlalu keluar.
Kaisar langit pun mencoba memahami apa yang sedang terjadi. tapi sebelum dia bertanya pada putri Mei, gadis itu sudah pergi terlebih dahulu dengan menghentakkan kakinya seperti anak kecil.
"Apa yang terjadi?" tanya kaisar langit.
"Dia mencoba menuduh putri Yuan Lin yang melakukan semua ini padahal dia sendiri yang sudah membuat masalah dan memulainya. tidak mungkin anda meragukan apa yang dilihat putraku bukan." Jawa dewa Wenzui dengan menjelaskan.
"Aku juga tau itu. aku akan menemui cucuku dulu." kata kaisar langit dengan pergi meninggalkan ruangan untuk menemui Yuan Lin.
Saat ini putri Mei tengah berada di depan Yuan Lin. gadis itu menghadang Yuan Lin karena sangat marah dengan Yuan Lin. sementara Yuan Lin hanya diam saja tidak bereaksi apapun.
"Dasar gadis jal*** kau ingin bermain-main denganku hah. kau tidak tahu siapa diriku." seru Putri Mei.
"Memang siapa dirimu apakah kau sepenting itu sehingga aku harus tahu siapa dirimu. minggir aku tidak ingin berlama-lama bersamamu." kata Yuan Lin dengan dinginnya.
Tapi gadis itu dekan belum puas dan langsung mendorong Yuan Lin dan ingin menyerangnya tapi dengan cekatan Yuan Lin menahan tangan putri Mei dengan begitu eratnya.
"Kau menggangguku apa kau mengerti." kata Yuan Lin dengan suara penuh penekanan dan menghempaskan tangan putri Mei dengan kasarnya.
__ADS_1
"Sialann dia sudah berani padaku. kau lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu gadis jal***." kata putri Mei dengan marahnya.