
"Ini yang aku temukan. ibu menggunakan ini terakhir kali sebelum aku dan adikku mencarinya." kata Ling Tian.
"Aku yakin kakak cantik ibu menghilang. tidak mungkin bukan jika ibu hanya memakai satu sendal saja dan meninggalkannya ini disini. bahkan dia tidak kembali membawa ikan untuk kami. kami belum makan selama 3 hari dan hanya meminum air danau saja karena kami masih menunggu ibu pulang." kata Ling Fei yang membuat Yuan Lin dan Zhi Qing terkejut
"Jadi kalian belum makan selama tiga hari?" tanya Yuan Lin yang di jawab gelengan kepala dari kedua bocah itu.
Pantas kedua bocah itu nampak kurus dan seperti tidak bertenaga sama sekali. dengan segera Yuan Lin pun mengibaskan tangannya dan seketika beberapa makanan muncul di depannya sehingga membuat kedua bocah itu terlonjak kaget dengan kemunculan tiba-tiba semua makanan itu.
"Apakah semua makanan ini jatuh dari langit Gege" kata Ling Fei dengan polosnya dan menatap langit
"Hahaha kenapa kau sangat lucu sekali. tentu saja tidak semua makanan ini adalah milikku tapi sekarang kalian boleh memakan semuanya. sampai kenyang. tidak perlu sungkan lagi karena kita adalah sahabat." kata Yuan Lin dengan memberikan dua jari jempolnya pada kedua bocah itu.
Jika dia orang lain yang melihatnya bagaimana Yuan Lin saat sedang berhadapan dengan anak kecil mungkin mereka akan terkejut dan tidak bisa berkata-kata karena sifat kejam, dingin dan tanpa ampun yang dimiliki Yuan Lin akan berbuah 360° jika sudah berada di depan anak kecil.
Dia bisa menjadi sosok ibu, juga bisa menjadi seorang kakak dan juga teman untuk anak kecil. pribadinya yang lembut dan sabar membuat semua anak kecil selalu menempel padanya. hal itu juga terjadi saat dia masih berada di dunia modern sebelum saat dia masih menjadi Mafia.
Jika mereka tahu siapa Yuan Lin sebenarnya mungkin saja tidak akan ada anak kecil yang berani menempel ralat mendekatinya karena kekejaman yang di miliki gadis itu.
Kedua bocah itupun tanpa ragu langsung memakan semua makanan itu. sedangkan Yuan Lin menghampiri Zhi Qing yang tengah berdiri di tepi danau dengan tatapan tajamnya yang melihat seluruh sisi danau tanpa terlewat.
"Apa yang sedang kau lihat?" Tanya Yuan Lin.
"Air danau ini sangat tenang tapi kita tidak tahu apa yang ada di bawah sana. mendengar cerita kedua anak-anak tadi aku yakin jika ibu mereka memang menghilang disini. mungkin saja tenggelam atau ada hal lain yang terjadi. apakah kau ingat saat gadis kecil itu hampir saja tenggelam saat tiba-tiba air danau ini bergerak." kata Zhi Qing dengan menatap Yuan Lin
__ADS_1
"Ya aku juga sepemikiran denganmu." ujar Yuan Lin.
"Aku akan memastikannya sendiri. kau tetap disini dan jaga kedua anak itu akan akan ke bawah." kata Zhi Qing
"Apakah kau yakin. bukankah dibawah sangat berbahaya mau juga harus bisa menahan nafas dalam jangka waktu yang lama." kata Yuan Lin
"Aku bisa menahan menahan nafas dalam waktu lama bahkan lebih dari dua hari. tidak perlu khawatir aku berjanji aku akan baik-baik saja." kata Zhi Qing dengan meyakinkan Yuan Lin. Ia pun langsung melompat ke dalam danau tersebut dan menyelam.
"Kakak cantik kenapa paman itu melompat ke sana?" tanya Ling Fei
"Tidak ada. bukankah kalian ingin ikan? jadi dia akan mengambilnya untuk kalian. kalian lanjutkan makan saja sebelum dia kembali karena dia sangat rakus jika soal makanan. ayo cepat makan sana." kata Yuan Lin yang di angguki Ling Fei.
Di dasar danau Zhi Qing masih terus mencari apa yang ada didalam. tidak ada apapun yang membuatnya menarik hingga beberapa saat kemudian sesuatu yang aneh muncul.
"Apa yang terjadi? kenapa tiba-tiba ada pusaran air sebesar itu." gumam Yuan Lin yang tiba-tiba saja di kejutkan dengan kemunculan Zhi Qing dari dalam pusaran air itu.
Zhi Qing melayang di udara dengan tatapan tajam dan langsung mengangkat tangannya sehingga terciptalah bola api yang besar dan langsung di lemparkan ke arah pusaran air tersebut.
Duaarrrrr.....
Ledakan besar terjadi sehingga menimbulkan gelombang air danau keluar dan mengenai semua makanan yang sedang di nikmati Ling Tian dan Ling Fei.
Mereka langsung berlari menghampiri Yuan Lin Dan melihat apa yang sedang terjadi. melihat ada seorang laki-laki yang sedang melayang di udara membuat keduanya bertanya-tanya.
__ADS_1
"Apa yang terjadi Lin jiejie?" tanya Ling Tian.
"Entahlah tapi ku rasa akan ada sesuatu yang keluar setelah ini." jawab Yuan Lin.
Dan benar saja setelah Zhi Qing memberikan seranganya tadi, tiba-tiba air danau itu mengeluarkan gelembung seperti ada sesuatu di dalam yang ingin keluar.
"Keluarlah sialan jangan menjadi pengecut payah yang hanya bisa bersembunyi di ketenangan." teriak Zhi Qing.
Dia kembali melayangkan bola apinya dan membuat guncangan di danau tersebut untuk memancing apa yang sebenarnya ada di dalam danau tersebut.
Bukan hanya di dakat danau saja yang merasakan guncangan dan mendengar ledakan tersebut tapi efek itu masih bisa terasa sampai istana kerajaan langit.
Beberapa saat kemudian setelah Zhi Qing memberikan seranganya gelembung yang keluar pun semakin besar dan tiba-tiba saja sesuatu keluar dari dalam sana. seekor ikan berukuran sangat besar dengan dua tanduk dan gigi yang sangat tajam muncul. matanya tajam bewarna merah. dia sedang menatap Zhi Qing dengan tajamnya. mungkin dia marah karena Zhi Qing sudah mengusik ketenangannya.
Tanpa basa basi ikan monster itu langsung menyerang Zhi Qing. dari dalam tanduknya keluar beberapa cahaya yang berbeda-beda dan itu juga memohon tingkat kekuatan yang berbeda-beda.
Yuan Lin dan kedua bocah itu terkejut melihat penampakan yang ada di depannya. sebelumnya Yuan Lin sudah mengira jika ada sesuatu di bawah sana dan sekarang benar, seekor ikan monster keluar dan menampakkan dirinya.
"Jika ikan itu yang ingin di tangkap paman tampan aku tidak mau." kata Ling Fei yang membuat Yuan Lin hanya tersenyum kecil saja.
"Zhan kau butuh bantuanku?" tanya Yuan Lin dengan berteriak.
Laki-laki itu hanya mengacungkan jari jempolnya saja ke arah Yuan Lin pertanda jika dia masih sanggup menghadapinya.
__ADS_1