
Tak terasa hari yang di tunggu-tunggu pun telah tiba. hari ini adalah hari pernikahan pangeran Han Tian dan putri Yu Mirai. pagi ini di istana kekaisaran Liu tepatnya di aula kerajaan sudah banyak sekali tamu-tamu penting yang datang untuk menghadiri acara pernikahan itu.
Khusus hari yang spesial ini semua rakyat pun di bebaskan ingin menghadiri acara atau tidak karena tidak ada yang melarang ataupun memaksa mereka. tentu saja mereka dengan senang hati ikut merayakan hari yang membahagiakan ini. karena semua rakyat pagi-pagi sekali sudah berkumpul di tempat yang sudah di sediakan untuk mereka.
Mereka bebas memakan makanan apapun di sana.
Disisi lain, saat ini Yuan Lin tengah merias Yu Mirai tapi gadis itu benar-benar sangat menguji kesabaran Yuan Lin. memang Yuan Lin tidak terlalu menyukai riasan wajah tapi gadis yang sedang di dandani ini benar-benar anti dan tidak mengenal apa itu riasan wajah karena itu dia harus ekstra sabar untuk menyelesaikan semua riasannya.
"Diamlah kau ini. kenapa kau sedari tadi terus bergerak. jika begitu maka riasanku tidak akan selesai selesai. di luar sudah banyak tamu yang menunggu." kata Yuan Lin dengan kesalnya.
"Apakah harus seperti ini. kenapa aku tidak berpenampilan seperti keseharian ku saja ini sangat menyebalkan. haruskah aku melepaskan gaun ini. aku merasa sangat panas Lin Lin." kata Yu Mirai dengan merengek seperti anak kecil.
"Apa mau gila. bagaimana mungkin di hari pernikahan mu kau ingin memakai baju jelekmu itu. apa kata semua orang. kau ini adalah putri seorang kaisar jangan membuat malu ayahmu. sudahlah kau menurut saja. ini adalah peringatan terakhir ku jika kau masih keras kepala, banyak bicara aku akan membuatmu tidak sadar dan pernikahan ini akan di batalkan." ancam Yuan Lin yang memang sudah sangat kesal dengan Yu Mirai.
Mendengar ancaman Yuan Lin membuat Yu Mirai langsung terdiam seribu bahasa. sebisa mungkin dia menahan panas dan rasa tidak nyaman seperti sekarang ini demi kebaikannya dan semua orang.
Akhirnya Yuan Lin bernafas lega ketika berhasil menaklukkan Yu Mirai. ia pun dengan cekatan mulai memoles wajah dan menata rambut Yu Mirai seindah dan secantik mungkin.
"Apakah belum selesai putri?" tanya permaisuri Liu yang baru saja masuk.
"Sebenarnya sudah selesai dari tadi tapi dia selalu bermain-main. mungkin sebentar lagi selesai." kata Yuan Lin dengan kesalnya.
Permaisuri Liu hanya terkekeh saja mendengar ucapan Yuan Lin. itulah mengapa dia menolak jika di suruh mendandani putri Yu Mirai. ia pun menunggu mereka sambil terus memperhatikan setiap gerak tangan Yuan Lin yang sudah nampak seperti perias profesional.
__ADS_1
"Aku lihat putri sangat pintar dalam merias." kata permaisuri Liu dengan tersenyum.
"Tidak terlalu permaisuri. aku hanya bisa sedikit saja karena dulunya aku juga sering berdandan seperti ini. selesai...." kata Yuan Lin dengan menaruh semua alat-alat yang dia gunakan tadi
Yu Mirai pun menatap dirinya di pantulan cermin kemudian terlonjak kaget melihat siapa yang ada di dalam cermin itu.
"Apakah ini aku....i ini sangat cantik..." ucap Yu Mirai dengan melongo melihat hasil polesan Yuan Lin begitupun juga dengan permaisuri Liu.
"Kau sangat cantik putriku. putri Yuan Lin memang sangat berbakat. harusnya aku berlajar darimu cara merias seperti ini. bolehkah?" tanya permaisuri Liu yang membuat Yuan Lin hanya bisa menggaruk kepalanya saja.
"Ahh ya tentu saja permaisuri. jika saya tidak ada urusan lagi saya akan berkunjung kemari dan kita akan belajar bersama-sama bagaimana." jawab Yuan Lin yang mendapatkan anggukan kepala dari permaisuri Liu.
"Apakah masih lama? para tamu sudah menunggu." kata kaisar Liu yang baru saja masuk.
Yu Mirai bergandengan tangan dengan ayahnya sedangkan permaisuri Liu berada di belakangnya bersama Yuan Lin.
Di aula, pangeran Huang hun terus menerus memberikan semangat pada pangeran Han Tian karena sedari tadi duduk tubuh pangeran Han Tian selalu gemetaran dan berkeringat dingin.
"Bagaimana kau akan menikah jika belum mulai saja kau sudah seperti ini pangeran. bisa-bisa kau akan pingsan saat acara baru saja dimulai." kata pangeran Huang Hun.
"Diamlah bodoh kenapa kau sangat cerewet hari ini. aku sangat gugup asal kau tau." seru pangeran Han Tian dengan kesalnya.
Kaisar Wei yang sedari tadi terus mendengarkan perdebatan kecil mereka hanya bisa menggelengkan kepalanya. kemudian ia memberikan minum ingin pangeran Han Tian agar laki-laki itu sedikit tenang. tentu dia paham bagaimana perasaannya karena dia juga pernah mengalaminya.
__ADS_1
"Yang mulia Kaisar Liu, permaisuri Yu Ling An dan putri Yu Mirai memasuki aula." teriak perdana menteri yang membuat semua tamu berdiri dan tatapan mereka tertuju pada ketiga orang yang baru saja memasuki aula..
Mereka sungguh di buat terpana dengan kecantikan Yu Mirai. apalagi penampilannya yang di balut gaun bewarna pink serta rambut di sanggul tinggi dan beberapa pernak-pernik membuat Yu Mirai terlihat sangat cantik dan anggun.
Pangeran Han Tian yang melihat bagaimana perubahan calon istrinya pun tidak bisa berkedip karena itu dia di pukul pangeran Huang Hun agar segera sadar.
"Gege kenapa penampilan mu seperti ini." kata Yuan Lin yang baru saja datang.
"dia sangat gugup Lin Lin aku sudah menyuruhnya mengganti pakaiannya kau lihat sendiri bukan keringatnya sudah mengalir kemana." kata pangeran Huang Hun.
Yuan Lin pun hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. kemudian ia menjentikkan jarinya dan tiba-tiba semuanya berhenti beraktivitas. tidak ada yang bergerak sama sekali kecuali Yuan Lin Dan pangeran Han Tian.
"Lin Lin apa yang terjadi?" tanya pangeran Han Tian dengan bingungnya.
"jika tidak seperti kau tidak punya waktu untuk memperbaiki penampilanmu. lihatlah calon istrimu dia sangat cantik sedangkan kau seperti ini. apa kau tidak merasa malu. cepat ganti bajumu aku akan berbalik dan tidak akan melihatnya." kata Yuan Lin dengan menyerahkan baju pada pangeran Han Tian
"Tapi..." ucap pangeran Han Tian dengan ragu.
"Cepatlah sebentar lagi semuanya akan kembali normal." kata Yuan Lin.
Annyeong....kabar baik hehehe mulai sekarang aku rutin up 2eps dan kalau tenagaku berada di 189°c aku akan up lebih. Jan lupa tinggalkan jejak dan like vote yang banyak kasih hadiah juga karena author maksa🤭🤭
oke segini dulu See you next eps 😻😻 author sayang kalian 😘😘
__ADS_1