
"Hei kau!!! kau mau kemana?" tanya dewa Poseidon pada Zhi Qing ketika laki-laki itu ingin pergi.
"Aku harus menyelesaikan tugasku lebih dulu." jawab Zhi Qing.
"Apa yang bisa aku bantu?" tanya dewa Poseidon
"Ah iya aku ingin kau memberitahu ku dimana makhluk bernama Xracen itu tinggal." kata Zhi Qing yang membuat dewa Poseidon terkejut bukan main.
"Untuk apa kau mencarinya?" tanya Dewa Poseidon
"Itu urusanku kau hanya perlu memberitahuku saja." Jawab Zhi Qing dengan ketusnya karena dia tidak suka jika orang lain mencampuri urusannya.
Mendengar jawaban Zhi Qing membuat dewa Poseidon hanya tersenyum kecil saja. sebagai pemimpin kerajaan bawah laut tentu saja dia sangat mengerti kemana pembicaraan yang di maksud Zhi Qing.
Dia menatap laki-laki itu dari atas sampai bawah kemudian tersenyum lagi. dia tertawa keras membuat Zhi Qing memandangnya dengan aneh.
"Hahhh ternyata kau keturunan dari raja Fyr." kata dewa Poseidon yang membuat Zhi Qing Heran.
"Tidak." kata Zhi Qing dengan menyangkalnya.
"Terserah dirimu saja. jika kau ingin tahu dimana keberadaan Xracen kau harus mendatangi sebuah tempat dan kau harus membuat kekacauan disana." kata dewa Poseidon
"Aku tidak ingin mencari masalah disini jadi jangan bercanda denganku." timpal Zhi Qing.
"Hahaha baiklah baiklah. di selatan kerajaan ini, jika kau menemukan tempat seperti sebuah gundukan pasir, masuklah ke dalam. tapi ingat kau harus berhati-hati dan tetap waspada karena kau akan melawan makhluk itu hanya menggunakan tangan kosong." kata dewa Poseidon dengan seriusnya.
__ADS_1
"Ya akan aku ingat." ujarnya kemudian berenang menjauh.
Diam-diam dewa Poseidon menyuruh dua prajuritnya untuk mengikuti Zhi Qing diam-diam karena dia tahu betapa berbahayanya makhluk legendaris itu sampai-sampai tidak ada yang berani menyebutkan namanya.
Zhi Qing berenang menuju ke tempat yang tadi di katakan dewa Poseidon. cukup lama dia berenang namun belum menemukan apa yang dia cari. dia juga melihat ke sekelilingnya dan memberikan jejak agar dia tidak tersesat ketika kembali.
"Ada dia bercanda dan mempermainkan ku. atau Aku yang tidak tahu tempatnya. tapi menurutku ini adalah tempat yang benar tapi Dimana." kata Zhi Qing sambil celingukan
Tiba-tiba tubuhnya terhempas begitu saja. dia terhempas cukup jauh sambil memegangi dadanya. ia pun langsung menajamkan penglihatannya dan meningkatkan kewaspadaannya. saat sedang fokus tiba-tiba ada sesuatu yang menarik kakinya dan melemparkannya lagi.
"Sialll aku harus berhati-hati. aku yakin dia sudah hadir disini." kata Zhi Qing dengan mengeluarkan pedangnya.
Dan benar saja sesaat kemudian serangannya berhasil melukai sosok yang menyerangnya tadi. suara erangan yang terdengar sangat marah pun dia mendengar dengan jelasnya.
Perlahan-lahan air pun tenang dan sudah mulai jernih. terlihatlah jelas mahkluk yang dia cari sejak tadi sudah berada di depannya. sangat besar dan menakutkan. Zhi Qing melihat sosok itu dengan mata tajamnya. dengan sendirinya matanya pun melihat ke arah satu dan lainnya dengan seksama pada tubuh makhluk itu. ya, itu adalah Xracen.
Sebisa mungkin Zhi Qing bertahan. dia mendapatkan serangan dari berbagai arah. saat ini dia sangat mengandalkan kecepatannya dalam memblokir dan menyerang balik musuh.
Kecepatan permainan Pedang yang di miliki Zhi Qing tidak main-main. saking cepatnya serangannya terlihat seperti sebuah bayangan yang melesat kesana kemari dengan sangat cepat.
Trang.... Trang...
tubuh Xracen sekeras batu sehingga tidak mudah untuk membuatnya menyerah. tapi, Zhi Qing tetap menyerangnya dan mencari titik terlemah dari Xracen.
"Jika tadi aku bisa melukainya aku yakin sekarang aku juga bisa melukainya. aku harus mencari titik kelemahannya. sialll ternyata dia jauh lebih kuat Dari yang aku bayangkan." ucap Zhi Qing dengan menahan serangan dari Xracen dengan kedua pedang di tangannya.
__ADS_1
Gurita pada umumnya hanya memiliki 8 kaki atau tantakel tapi berbeda dengan Xracen, dia memiliki 41 kaki. dan bisa di bayangkan bagaimana kerasnya Zhi Qing bertahan dengan serangan yang di lakukan Xracen.
Bertarung di dalam air tentu bukan hal yang mudah, seseorang harus bisa mengendalikan dan harus bisa menyeimbangkan tubuh mereka. mungkin jika dia tidak menelan pil Yinzang saat ini dia sudah tiada.
Pil Yinzang yang di buat Yuan Lin bukan hanya untuk membantu dalam bernafas namun juga mempunyai fungsi yang lain salah satunya menapakkan kaki di laut seperti manusia biasa yang berjalan di atas tanah, itulah keistimewaan pil Yinzang yang di buat Yuan Lin.
Zhi Qing terlempar dan saat ini tubuhnya berada di dalam cengkraman Xracen yang begitu eratnya. dia berusaha untuk melepaskan diri namun usahanya sia sia karena Xracen tidak akan membiarkan mangsanya lolos begitu saja.
"Hahahaha.... manusia bodoh seperti mu berani mendatangiku hah!" kata Xracen dengan suara beratnya.
Zhi Qing hanya diam saja dan memutar otak untuk melepaskan diri dari Xracen. ia melihat ke bawah dimana dua pedangnya sudah tergeletak disana dan mengalami retakan parah. kini Hanya sisa satu senjata saja yang dia punya yaitu sebuah panah.
"Ck ck jangan terlalu percaya diri apa kau pikir dengan kau menangkap ku seperti ini kau sudah menang? kau merasa kau lebih kuat dari aku begitu? hahaha kau salah besar sialannn. ingin ku beritahu sesuatu?" kata Zhi Qing yang bermaksud ingin mengecoh dan memprovokasi Xracen.
"Katakan!!" kata Xracen dengan tatapan tajamnya sehingga membuat Zhi Qing tersenyum smrik.
"Ada yang jauh lebih kuat darimu. sebelum aku datang kemari aku sempat bertemu dengannya dan dia...." kata Zhi Qing yang langsung membuat Xracen murka.
"Tidak ada yang jauh lebih Kuat dari ku." kata Xracen dengan menghantamkan tubuh Zhi Qing ke sebuah karang hingga karang itu hancur seketika.
Nafas Zhi Qing tersekat sebentar, dia seperti tidak bisa bernafas karena hantaman itu. sementara Xracen sudah melepaskannya dan bersiap untuk menyerangnya menggunakan cairan hitam beracun kepada Zhi Qing.
Semburan itupun tidak berhasil mengenai Zhi Qing karena dengan refleks laki-laki itu berpindah tempat walaupun tubuhnya terasa tidak bertulang lagi.
Dia mencoba berdiri namun lagi-lagi Serangan Xracen tidak terhindarkan. dia berguling menghindari serangan itu sampai tidak merasakan sakit sekali. di terlentang dengan lemahnya sambil menatap Xracen yang mulai mendekatinya.
__ADS_1
Matanya menyipit memastikan jika penglihatannya tidak salah. ada sesuatu yang bersinar kecil di salah satu kaki Xracen.