Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Lembah Terlarang


__ADS_3

Tak terasa kini Yuan Lin sudah sampai di lembah terlarang setelah melewati Beberapa halangan yang menghalangi jalannya. ia duduk sebentar untuk mengembalikan tenaganya. ia menghirup banyak sekali udara dan berdiri untuk mencoba kekuatannya apakah masih bisa di gunakan atau tidak.


Dia membuka telapak tangannya dan memutarnya secara perlahan dan tiba-tiba saja terbentuk sebuah api di tangannya dan tentu hal tersebut membuatnya sangat senang, itu artinya kekuatannya bisa dia gunakan kembali.


Duarrrr ...


Sebuah pohon tumbang terkena serangan tersebut. Yuan Lin tersenyum senang melihat itu kemudian ia pun mulai berjalan dan mencari dimana letak bunga lotus es.


Sedari tadi dia memikirkan perkataan pria misterius yang menjaga lembah Kematian tentang rekan yang mengikutinya. ia pun mencoba untuk memancing agar orang tersebut keluar.


Dia melompat melewati dahan satu ke dahan lain dengan begitu cepatnya dan tiba-tiba saja dia menghilang entah kemana. Pria bertopeng yang sedari tadi mengikuti Yuan Lin pun di buat bingung dengan keberadaan gadis itu karena ia sudah tidak bisa melihatnya lagi


"Kemana perginya gadis itu. kenapa dia menuju tempat yang sama denganku apa yang sedang dia cari dan dimana dia sekarang?" ucapnya dengan bertanya-tanya dan memperhatikan sekitarnya.


Ia pun mulai berjalan dengan pelannya dan terus mencari keberadaan Yuan Lin. Yuan Lin saat ini ada di atas pohon yang tertutup oleh dedaunan pun merasa bingung ketika melihat jika ada pria bertopeng disini.


"Apakah yang di maksud rekanku itu adalah dia?? tapi kenapa dia mengikutiku?" ucap Yuan Lin dengan bertanya-tanya.


Ia pun hanya mengangkat bahu acuh saja kemudian pergi dari sana. setelah agak lama mencari akhirnya dia pun menemukan sebuah tempat luas yang terlihat sangat subur. beberapa bunga langka juga tumbuh di tempat itu namun itu semua tidak membuat Yuan Lin tertarik karena di dalam ruang dimensinya bunga seperti itu tumbuh dengan suburnya.


"Jika tidak salah ini yang paling ujung. apakah aku sudah sampai di lembah terlarang? tapi kenapa tempat ini tidak seperti namanya. apakah aku salah tempat." gumam Yuan Lin dengan celingukan


Ia memperhatikan sekitarnya dan matanya tak sengaja melihat sesuatu. ia pun menajamkan penglihatannya dan betapa terkejutnya jika yang di lihatnya adalah bunga lotus es yang tumbuh di sana.

__ADS_1


Ketika ingin melesat tiba-tiba sebuah angin menghempaskan tubuhnya hingga dia mundur beberapa langkah. di lihatnya pria bertopeng sudah berdiri di depannya.


"Ckckck gadis sombong kita bertemu lagi. selama hidupku aku tidak pernah berterimakasih pada orang dan kali ini aku berterimakasih padamu karena dengan adanya kau di hutan ini sangat membantuku hahaha. aku tidak perlu susah payah melawan penjaga yang ada di tempat ini. kau seharusnya merasa beruntung kau adalah orang pertama yang mendapat ucapan terimakasih ku." kata pria bertopeng.


"Aku tidak bertanya. minggir lah kau menghalangi jalanku." kata Yuan Lin dengan dinginnya.


"Kenapa kau ada di hutan ini?" tanya pria bertopeng dengan penasarannya.


"Urus saja urusanmu sendiri." ujar Yuan Lin kemudian pergi menuju ke tempat dimana bunga Lotus es tumbuh.


Pria bertopeng yang melihat kemana Yuan Lin pergi pun terkejut. dengan segera ia melesat menyusul Yuan Lin Dan memberikan sebuah serangan padanya.


"Siall dia sangat menggangguku." ujar Yuan Lin dengan mengindari setiap serangan yang di layangkan oleh pria bertopeng.


Ia juga membalasnya dengan menyerang menggunakan bola apinya. hingga sampailah kini Yuan Lin di depan bunga tersebut. pria bertopeng yang melihat hal itupun di buat geram sekaligus marah dengan apa yang di lakukan gadis itu.


"Ah hahaha ternyata kau tidak sebodoh yang ku kira." ujar Yuan Lin yang ingin mengambil bunga tersebut namun sebuah energi dingin tiba-tiba saja menyentuh tangannya yang membuat tangan gadis itu menjadi membiru.


"Ahhh apa yang terjadi." ucap Yuan Lin dengan bertanya-tanya.


Ia pun menggunakan api putihnya untuk menghilangkan rasa sakit tersebut dan kini tangannya sudah baik-baik saja.


Brugghh...

__ADS_1


Yuan Lin terpental mundur ketika pria bertopeng menyerangnya dan berusaha mengambil lebih dulu Bunga itu. namun reaksi yang terjadi sama dengan Yuan Lin.


"Siallll apa yang terjadi." ucapnya geram.


Dan tiba-tiba muncullah seekor naga bewarna putih kehitaman berukuran sangat besar serta mempunyai dua kepala. rupanya naga berkepala dua itulah yang menjaga bunga lotus es selama beribu-ribu tahun.


Melihat kemunculan seekor naga dengan dua kepala membuat Yuan Lin dan pria bertopeng terkejut bukan main. Yuan Lin sudah menebak jika tempat yang terlihat begitu tenang, indah dan sejuk ini juga ada bahaya yang tengah mengintainya. dan sekarang terbukti jika bahaya tersebut sudah berada di hadapannya.


"Berani-beraninya kau mau mengambil bunga yang sudah ku jaga selama beribu-ribu tahun lamanya." kata naga tersebut dengan suara berat dan terdengar sangat marah dengan tindakan kedua orang tersebut.


"Aku sangat membutuhkan kelopak bungamu. apapun yang terjadi aku akan tetap mengambilnya." kata pria bertopeng yang sangat yakin jika dia akan bisa mengalahkan naga tersebut.


Baru saja ingin memberikan serangan tubuh pria bertopeng sudah berada di dalam kekangan ekor naga yang melingkari tubuhnya dengan sangat erat.


"Cih kutarik ucapanku tadi. ternyata dia sangat bodoh. apakah dia ingin menyerahkan nyawanya di tempat ini." gumam Yuan Lin dengan menggelengkan kepalanya.


"Kau pikir kau sangat kuat sehingga dengan lancangnya ingin menyerangku." kata naga berkepala dua dengan marahnya.


Di dalam cincin dimensi pria bertopeng, naga miliknya tengah merasa sangat marah karena melihat tuannya di perlakukan seperti itu. ia pun keluar yang membuat pria bertopeng terkejut begitu Yuan Lin.


"Berani-beraninya kau membuat tuanku terluka." kata naga milik pria bertopeng dengan marahnya.


Walaupun kekuatan yang di miliki naga Zue masih sedikit di bawah naga berkepala dua tapi ia yakin bisa mengalahkan naga berkepala dua.

__ADS_1


"Kenapa kau keluar bodoh." teriak pria bertopeng.


"Maafkan saya tuan tapi saya tidak bisa membiarkan tuan dalam keadaan seperti itu. saya akan membantunya sebisa mungkin." kata naga Zue


__ADS_2