Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Di Hadang


__ADS_3

Setalah mengambil semua daging kepiting siluman itu kini Yuan Lin sudah mulai menyalakan api untuk membakar hasil tangkapannya tadi. ia memasukkan daging kepiting siluman ke dalam cincin dimensinya dan hanya mengambil sedikit saja karena hasil tangkapannya tadi juga sangat banyak.


Setelah api menyala ia pun membakar semua ikan ikan tadi hingga benar-benar matang. tak perlu waktu lama kini Yuan Lin sudah sangat siap untuk menikmati ikan bakar tersebut.


"Ahh ini sangat lezat." ucap Yuan Lin dengan memakan makanannya.


Setelah beberapa saat akhirnya ikan ikan yang ia bakar tadi sudah habis dan hanya menyisakan tulang tulangnya saja. karena perutnya sudah sangat kenyang akhirnya dia pun memutuskan untuk kembali dan juga hari sudah mulai gelap.


Ia melesat dengan kecepatan sedang. saat sudah sampai di depan desa ia melihat sedang ada kekacauan lagi yang di sebabkan oleh orang-orang dari anggota aliansi Wungzo. lagi-lagi Yuan Lin di buat geram dengan aksi mereka.


Tapi saat ia akan keluar dan membantu semua warga salah seorang ketua dari sekte Halilintar melemparkan sesuatu pada orang orang itu sehingga membuat mereka langsung tumbang dan tidak bergerak sama sekali.


"Jadi mereka menggunakan senjata yang sudah ku berikan." ucap Yuan Lin dengan tersenyum kecil.


Ketua sekte Halilintar yang melihat orang orang itu tumbang pun langsung mengeluarkan lebih banyak lagi jarumnya dan di lemparkan pada semua orang yang tengah membuat kekacaun.


Semua orang dari aliansi Wungzo pun langsung tumbang semuanya. Du Cheng Yu segera menghampiri orang orang tersebut dan memastikan kondisinya. seketika ia terkejut dan langsung memeriksa satu persatu


"Apa yang di katakan putri Yuan Lin memang benar. jarum ini bukanlah jarum biasa aku harus melaporkan langsung pada kaisar Wei. ah harus aku apakan mereka, tidak mungkin ku biarkan mereka disini." ucap Du Cheng Yu kemudian pergi.

__ADS_1


Disisi lain Yuan Lin yang melihat itupun seketika menghampiri mayat mayat itu dan langsung membakarnya habis. semua warga di desa itu pun berterima kasih banyak pada Yuan Lin karena telah menyelamatkan anak gadis Mereka


"Tidak tidak aku tidak melakukan apapun seharusnya kalian berterimakasih pada ketua Cheng Yu Karena dia yang sudah menghabisi mereka bukan diriku." kata Yuan Lin yang membuat semua warga desa mengangguk.


Setelah memastikan kondisi desa benar-benar sudah aman ia pun segera melesat pergi. disisi lain tepatnya di sebuah hutan nampak dua orang pria tengah berbincang bincang dengan masing-masing tangan memegang sebuah jarum. mereka adalah Duan Yao dan Wu Zhong yang merupakan mata mata yang di kirim Duan Yao.


"Untuk memastikan jika apa yang di katakan gadis konyol itu benar atau salah maka sebaiknya kita mencari binatang dan mengetesnya langsung bagaimana ketua?" tanya Wu Zhong.


"Baiklah. itu ada rusa kau lemparkan saja jarum ini pada binatang itu dan kita lihat apa yang akan terjadi pada rusa tersebut jika memang benar jarum ini sangat mematikan tentu itu akan sangat menguntungkan kita bukan." timpal Duan Yao dengan tersenyum smrik


Wu Zhong pun segera melemparkan jarum tersebut dan tetap menganai tubuh rusa tersebut. karena merasakan ada bahaya yang tengah mengincarnya rusa tersebut akhirnya berlari menjauh dari tempat tersebut dan membuat kedua laki-laki itu mengejarnya.


"Hahaha benar dugaan saya ketua ide yang gadis itu berikan tidak menghasilkan apapun. ketua lihat kan tidak terjadi apapun dengan rusa itu." kata Wu Zhong.


"Kau lanjutkan saja tugasmu aku akan kembali dan memberitahu pria itu." ujar Duan Yao kemudian pergi.


Disisi lain pangeran Han Tian dan pangeran Huang Hun di buat kalang kabut dengan mencari keberadaan Yuan Lin. mereka mencari ke seluruh istana tapi tetap tidak menemukan dimana gadis itu. para prajurit yang sedang berjaga-jaga pun tidak ada yang tahu kemana perginya Yuan Lin.


"Kemana sebenarnya adik kita pergi pangeran kenapa sampai sekarang dia belum juga kembali aku takut terjadi sesuatu dengannya." kata pangeran Huang hun dengan khawatir.

__ADS_1


"Aku juga tidak tahu kemana perginya Lin Lin dia selalu menghilang dan muncul secara tiba-tiba." timpal pangeran Han Tian.


"Pangeran kalian mau kemana?" tanya kaisar Wei dengan berjalan menghampiri mereka.


"Kami ingin mencari adik Lin Lin ayah sampai sekarang dia masih belum kembali. hari sudah hampir malam tapi dia belum juga kembali. aku sangat khawatir jika terjadi sesuatu dengannya." jawab pangeran Han Tian.


Kaisar Wei hanya mengangguk saja dan segera menyuruh mereka untuk mencari Yuan Lin. disisi lain entah kebetulan atau tidak saat dalam perjalanan kembali ke istana ia bertemu dengan pria bertopeng yang menghadang jalannya. suasana di hutan iblis benar-benar sangat sepi dan mencekam apalagi hari sudah mulai gelap.


"Ada apa kau menghalangi jalanku?" tanya Yuan Lin dengan dinginnya.


"Gadis sombong seperti mu harusnya lenyap dari muka bumi ini. kau sudah menghabisi orang-orang ku dan juga menggagalkan ritualku karena itu aku ingin kau mendapatkan bayaran untuk itu." jawab pria bertopeng tak kalah dinginnya dengan Yuan Lin. ia memang sengaja mencari Yuan Lin karena dia mendapatkan laporan dari bawahannya jika Yuan Lin yang sudah menghabisi semua anggotanya yang dikirim untuk menculik para gadis.


"Kau menghalangi jalanku hanya karena ingin mengatakan hal seperti itu saja begitu? hah aku tidak punya waktu untuk menjawabnya jadi minggir aku ingin pergi " kata Yuan Lin dengan jengahnya.


Pria bertopeng itu pun mengarahkan tangannya pada Yuan Lin sehingga membuat Yuan Lin melompat menghindari serangan tersebut. ia kemudian menatap pria itu dengan tatapan dinginnya.


"Aku berbicara denganmu baik-baik tapi kau malah menyerangku begitu ck merepotkan saja." ujar Yuan Lin dengan memberikan serangan balasan.


Hay aku update lagi nih gimana kalian masih setia baca kelanjutan ceritanya kan hehehe maaf ya kemarin ngga up. ohh iya kemarin aku baca komentar kalian. gini ya pokok permasalahan dalam cerita ini adalah balas dendam dan kejadian perang 100 tahun yang lalu akan terulang kembali. udah gitu aja kalian simak terus aja cerita ini. di ending cerita bakal beda lagi dan insyaallah menarik hehehe tapi author kagak yakin seh.

__ADS_1


oke see you next eps 🥰 author sayang kalian 😘😘


__ADS_2