Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Keributan


__ADS_3

"Saya tidak melakukan apapun yang tuan itu tuduhkan saya disini hanya mencari makan saja tidak lebih." kata seorang pemuda dengan pakaian lusuhnya.


"Tidak melakukan bagaimana jelas jelas uang yang aku letakkan disini tadi hilang setelah kau dari sini." seru Xi Sheng seorang pemilik toko perhiasan dengan marahnya.


"Aku berani bersumpah aku tidak mencurinya." kata pemuda tersebut membela diri.


"Jika pencuri mengaku sudah pasti penjara akan penuh. sudahlah kita habisi saja dia jika di biarkan dia akan mencuri di tempat lain." kata Hong Gu seorang pria yang mencoba memprovokasi semua orang.


"Ya habisi saja dia." teriak semua orang yang sudah tersulut emosi


Mereka langsung memukuli pemuda tadi dengan tidak terkendali sedangkan pemuda itu hanya meringkuk menerima semua pukulan yang di layangkan padanya. ia tidak melakukan kesalahan apapun tapi dia yang di pukuli.


"Berhenti." teriak seorang gadis yang di sertai dengan energi Qi sehingga teriakannya terdengar begitu keras di seluruh penjuru pasar.


Semua orang yang tadi memukuli pemuda itu lantas menghentikannya dan berbalik ke belakang ketika mendengar suara teriakan dari seseorang. dilihatnya ada seorang gadis bercadar yang tengah berdiri di depan mereka siapa lagi kalau bukan Yuan Lin.


Di dalam kedai makan dua pangeran yang sedang asyik menikmati makanannya pun juga menghentikannya ketika mendengar suara yang tidak asing bagi mereka. kemudian mereka pergi keluar untuk melihatnya.


"Apa yang kalian lakukan hah." kata Yuan Lin .


"Siapa kau tiba-tiba datang dan berteriak mengganggu kami saja?" tanya seorang warga.


"Mengapa kalian memukuli pemuda itu?" tanya Yuan Lin .


"Dia adalah pencuri. dia sudah mencuri uangku dan hukuman seperti ini belumlah seberapa. dia harus di penjara karena telah mencuri." jawab Xi Sheng

__ADS_1


"Apakah kalian ada bukti jika pemuda itu yang mencurinya?" tanya Yuan Lin yang membuat semua orang diam dan hanya saling pandang saja.


Seketika Yuan Lin pun paham bagaimana hal ini bisa terjadi. ia lantas membantu pemuda itu berdiri. kondisinya saat ini tidak baik-baik saja karena wajahnya penuh dengan luka memar karena di pukuli.


"Jika tidak ada bukti mengapa kalian menuduh orang lain dan langsung menghakiminya. jika aku melaporkan pada kaisar tentang hal ini apa yang akan terjadi sudah pasti bukan dia yang di penjara tapi kalian semua." kata Yuan Lin yang membuat semua orang yang tadi terlibat langsung ketakutan tak terkecuali orang yang menjadi provokator bagi semua warga disini.


"Aku melihatnya tadi dia mengambil uangnya." kata Hong Gu dengan penuh keyakinan


Yuan Lin menatap pria tadi dengan seksama. ia tentu mendengarkan dan melihat kejadian tadi dan pria ini yang menjadi provokator bagi semua warga sehingga memukuli orang yang bahkan tidak bersalah.


"Apa kau yakin dengan ucapanmu itu tuan?" tanya Yuan Lin dengan tersenyum remeh.


"Tentu saja. aku melihatnya sendiri jadi sekarang seret dia untuk menghadap kaisar. pencuri ini akan di berikan hukuman." teriak Hong Gu yang membuat semua orang ingin menarik pemuda yang berada di belakang Yuan Lin.


"Jelas jelas aku melihatnya sendiri kau sedang mencuri di toko itu dan kau sekarang tidak mau mengaku begitu." ujar Hong Gu yang bersikeras mengatakan jika pemuda tadi memang bersalah.


"Ku lihat dari semua orang yang ada disini dari tadi hanya kau saja yang banyak bicara dan selalu memojokkan dia seakan-akan dia memang benar-benar bersalah." kata Yuan Lin yang membuat Hong Gu menjadi gelagapan.


"I itu karena a aku memang melihatnya." ujar Hong Gu dengan gugupnya.


"Benarkah begitu? atau justru kau sendiri yang mengambil uang itu dan mengatakan jika dia yang sudah mengambilnya agar kau tetap baik-baik saja?" kata Yuan Lin dengan tersenyum smrik.


Semua orang yang mendengar perkataan Yuan Lin pun menjadi saling pandang. mereka langsung menatap Hong Gu dengan meminta penjelasan. Sedangkan Hong Gu yang mendapat tatapan dari semua orang menjadi gugup dan salah tingkah.


"Mengapa kalian melihat ku seperti itu? yang di katakan gadis itu semuanya hanyalah omong kosong aku benar-benar melihat dia mengambil uangnya." ujar Hong Gu.

__ADS_1


Pangeran Huang Hun dan Pangeran Han Tian yang melihat disana sedang ada keributan pun langsung membelah kerumunan tersebut. dilihatnya orang yang sedang mereka cari juga berada disana.


"Lin Lin." kata pangeran Han Tian ya g membuat Yuan Lin menoleh dan terkejut.


"Apa yang Gege lakukan disini?" tanya Yuan Lin .


"Seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan dan kemana saja kau pergi?" tanya pangeran Han Tian dengan kesalnya.


"Ada apa ini kenapa disini ada keributan seperti ini?" tanya pangeran Huang Hun.


"Begini pangeran pemuda itu sudah mencuri uang saya tapi gadis ini melindunginya dan malah membelannya." jawab Xi Sheng.


"Aku yakin dia tidak bersalah. justru yang seharusnya kalian curigai adalah orang pertama yang menyebabkan masalah ini. aku bisa melihat jika yang di katakan pemuda ini semuanya benar." ujar Yuan Lin.


"Apakah kau seorang peramal sehingga bisa memastikan jika dia memang tidak bersalah?" tanya Hong Gu dengan sinisnya.


"Bisa di katakan begitu. dan aku bisa beramal jika setelah ini kaulah yang akan meminta maaf padanya bukan dia." jawab Yuan Lin .


"Katakan yang sebenarnya terjadi aku tau kau orang yang baik dan tidak mungkin melakukan hal seperti itu." lanjutnya.


"Di dia yang sudah menuduhku. a aku ju juga melihatnya jika dia yang sudah mengambil uang di toko itu jika kalian tidak percaya kalian periksa sendiri di saku sebelah kanannya." kata pemuda tadi yang membuat Xi Sheng langsung memeriksa saku Hong Gu.


Pria itu memberontak tapi beberapa orang dengan sigap memeganginya dan benar saja beberapa koin emas ada di saku pria itu sehingga membuat Xi Sheng langsung menatap pria itu dengan tajamnya.


"Apa ini? ini adalah jumlah yang sama yang ada di tokoku. apakah sebenarnya kau yang telah mencurinya?" kata Xi Sheng dengan marahnya.

__ADS_1


__ADS_2