Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Acara Pernikahan (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam " )


__ADS_3

Ketiga sosok tersebut pun perlahan lahan naik ke satu persatu anak tangga hingga kini mereka sudah berada di hadapan raja neraka Zhi Qing. ya, nampaknya laki-laki itu memperlihatkan ekspresi yang sama seperti orang lain ketika melihat bagaimana calon istrinya saat ini.


"Aihh ingin sekali aku memukul kepalanya saat ini. apakah dia tidak tahu jika aku sedari tadi sangat pegal karena berdiri terus menerus." cibir Xi Shen dengan kesalnya melihat Raja neraka yang tak berkedip.


"Ekheemm..."


Sontak saja suara itu membuyarkan lamunan raja neraka. hingga akhirnya dia pun mengulurkan tangannya di depan Yuan Lin. gadis itu menoleh ke arah dua pria yang mendampinginya terlebih dahulu sebelum akhirnya dia menerima uluran tangan raja neraka.


"Tugasku sudah selesai. untuk kedepannya putri Yuan Lin akan menjadi tanggung jawab mu sepenuhnya .aku tidak peduli jikalau kau adalah raja neraka, iblis, kurcaci atau sejenisnya, jika kau berani menyakiti putriku aku kaisar Wei bersumpah akan menghancurkan mu apapun yang terjadi. kau ingat ini baik-baik." kata kaisar Wei dengan tegasnya.


"Aku setuju dengan perkataannya. aku harap kalian selalu berbahagia." kata kaisar langit dengan menepuk pundak raja neraka .


"Terimakasih aku akan selalu mengingat pesan kalian." ucap Raja Zhi Qing dengan senyum kecilnya.


Acara sakral itupun berjalan dengan lancar tanpa adanya gangguan apapun. ya itu karena persiapan yang di lakukan di kerajaan langit benar-benar sangat matang. bukan hanya dari kerajaan langit saja. anggota pasukan bayangan Yuan Lin pun juga turut hadir disana hanya saja mereka semua lebih memilih berjaga di luar dari pada melihat acaranya di dalam.


Itu semua mereka lakukan demi nona mereka yang selama ini sudah sangat baik pada mereka. dan sebagai balasannya mereka bersumpah akan mengabdi seumur hidup mereka dan juga melindungi nona mereka.


Setelah pengucapan janji suci, Zhi Qing membuka penutup wajah Yuan Lin secara perlahan hingga terpampang jelas bagaimana cantiknya wajah Yuan Lin.


Zhi hanya bisa menelan ludahnya saja sambil memperhatikan setiap inci di wajah Yuan Lin hingga membuat gadis yang sekarang sudah menyandang status sebagai istri itu bersemu merah.


"Jangan menatapku seperti itu Zhan." ucap Yuan Lin dengan nada suara pelan sehingga menyadarkan lamunan Zhi Qing.

__ADS_1


"Sungguh sekarang kau sangatlah cantik Nana." kata Zhi Qing dengan membelai pipi Yuan Lin.


Sontak saja itu juga membuat Yuan Lin memerah. tanpa basa basi lagi Zhi Qing langsung saja mencium bibir istrinya di hadapan semua orang tanpa ragu ataupun Malu.


Semuanya terkejut dengan aksi raja neraka itu tapi sedetik kemudian suara riuh tepuk tangan memenuhi aula tersebut.


"Anak ini rupanya dia tidak sabaran sekali." gumam Xi Shen dengan menggelengkan kepalanya saja.


"Aihh mereka sangat serasi. kenapa aku menjadi iri dengan mereka." ucap Putri Jiang He


"Kau selalu saja iri dengan kakakmu." kata pangeran Huang Hun dengan sinisnya tapi hanya di balas cengiran saja oleh putri Jiang He karena dia tahu jika kakak laki-lakinya itu hanya bercanda.


Setelah itu semuanya di persilahkan untuk menikmati hidangan yang sudah di sajikan pihak kerajaan. semuanya bebas mengambil dan memakan makanan yang ada disana tidak ada larangan apapun.


"Siapapun ambilah makanan sepuas kalian." teriak kaisar langit dengan tersenyum lebar melihat itu.


"Sebentar ayah kaisar aku akan segera kembali." kata yuan Lin yang di angguki oleh kaisar langit


"Istriku aku ikut " teriak Zhi Qing dengan sedikit berlari


Mendengar apa yang keluar dari mulut Zhi Qing , Yuan Lin hanya bisa melongo saja namun akhirnya dia pergi bersama Zhi Qing.


Di luar sana semua anggota Yuan Lin masih setia berada di tempat. mereka siap siaga untuk mengamankan Acara nonanya tersebut hingga akhirnya Yuan Lin pun menyuruh semuanya berkumpul.

__ADS_1


"Nona kenapa nona ada di luar?" tanya Zi Ming Zu dengan keheranan.


"Apakah ada masalah di dalam. apakah penjagaan kami kurang ketat. katakan nona." tanya salah seorang anggotanya dengan takutnya pada Yuan Lin. ucapan itupun di setujui beberapa orang.


"Tidak tidak. semuanya berjalan lancar. dan acaranya sudah selesai. emm kalian lihat pria di sampingku ini? sekarang kalian juga harus memperlakukan sama denganku karena sekarang dia adalah bagian yang paling penting dalam hidupku hingga aku bisa sampai ke titik sekarang ini dan memiliki kalian semua." kata Yuan Lin yang membuat semua anggotanya beralih menatap raja neraka Zhi Qing.


"Hmm ya aku Zhi Qing kalian bisa memanggilku Qing." kata Zhi Qing dengan nada datarnya.


"Emm jika boleh tau, nona ada urusan ada sampai di luar seperti ini. bagaimana jika yang mulia kaisar mencari nona. kembalilah nona, kami akan tetap disini dan menjaga tempat ini sampai acara nona benar-benar selesai." kata Zi Ming Zu pada Yuan Lin.


"Bukankan kalian semua belum makan sama sekali. aku tidak mau pasukan bayangan ku terlihat lemah di mata orang lain. di dalam semua orang sedang menikmati makanan dan kalian juga harus melakukan hal yang sama dengan mereka. apakah semuanya sudah berkumpul disini?" tanya Yuan Lin


"Masih ada beberapa orang lagi yang berjaga di pintu belakang kerajaan nona."


Dengan segera, Yuan Lin pun mengeluarkan semua makanan yang dia punya. berbagai makanan lezat dan mewah pun kini ada di hadapan mereka semua yang membuat perut mereka langsung tidak sabar untuk menampung semua makanan tersebut.


"Panggil mereka kesini. tidak perlu khawatir dengan keamanan disini karena aku yang akan menanganinya. kalian makan saja dulu. isi perut kalian dan tenaga kalian setelah itu kalian bisa bekerja kembali." kata Yuan Lin yang membuat semua anggotanya menurut.


Ya Yuan Lin tidak ada bertangan kosong begitu saja pada anggotanya. jika mereka bekerja keras maka Yuan Lin pun juga akan memberikan upah pada mereka. dia menganggap apa yang di lakukan anggotanya itu juga merupakan pekerjaan para anggotanya. walaupun banyak yang menolak tapi itu adalah Yuan Lin yang tidak akan menerima penolakan apalagi jika itu adalah hak orang itu sendiri.


"Terima kasih banyak nona." ucap mereka serempak.


Merekapun menikmatinya dengan sangat lahap dan tanpa tersisa sedikitpun. tak lupa juga pasangan suami istri yang baru saja menikah itu juga ikut bergabung dengan mereka. sehingga tampaklah hubungan baik antara keduanya.

__ADS_1


__ADS_2