Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Bermain Bersama Rein Xia (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Ketika sedang asyik menyantap makanannya tiba-tiba pintu terbuka dan masuklah raja Ruxi Zu dan istrinya serta perdana menteri. mereka melihat jika putri kecilnya sedang asik menikmati makanan.


"Ehh dia juga ada disini. bukankah tadi aku menyuruhnya untuk tetap di kamar." ucap ratu Qinan Xia dengan bingungnya.


"Lein lapal." kata putri Rein Xia dengan mulut yang penuh makanan.


Yuan Lin pun berdiri dan menundukkan kepalanya memberi salam pada raja Ruxi Zu.


"Ohh apakah aku mengganggu makan kalian?" tanya raja Ruxi Zu.


"Tidak raja. justru saya merasa senang karena anda datang. oh ya tapi saya tidak bisa menawarkan makanan karena sudah habis." ucap Yuan Lin


"Putraku kenapa kau tidak memberitahu jika temanmu akan datang." kata raja Ruxi Zu.


"Aku yakin ayah sudah tahu sebelum aku memberitahu nya." ujar Chen Zu yang di angguki ayahnya.


"Oh ya aku ingin berterimakasih padamu karena kau sudah membebaskan anakku. jika kau mau kau bisa tinggal disini selamanya." kata raja Ruxi Zu.


"Sebelumnya maaf raja tapi saya tidak bisa berlama-lama karena masih ada tugas yang harus saya selesaikan disini. mungkin malam ini aku akan menginap dan akan pergi besok. apakah kalian tidak keberatan jika aku menginap disini satu malam?" tanya Yuan Lin.


"Tentu saja tidak bahkan jika kau ingin menetap disini pun juga boleh." kata ratu Qinan Xia dengan senangnya.


"Terimakasih karena mungkin aku akan merepotkan kalian." ucap Yuan Lin.


"Jiejie nak tidul ma jiejie." ucap putri Rein Xia dengan menarik-narik pakaian Yuan lin.


"Apa yang kau katakan sayang. kau tidak boleh tidur bersamanya. nanti kau akan menggangu tidurnya " ucap ratu Qinan Xia yang tidak mengerti dengan sikap putri kecilnya begitupun dengan suaminya.


Gadis kecil itupun menangis yang membuat mereka panik. Yuan Lin hanya bisa tersenyum saja dan menuruti keinginan putri Rein Xia untuk tidur bersama malam ini. entahlah kenapa Yuan Lin sangat di sukai oleh anak kecil.

__ADS_1


"Tapi Lin dia tidak bisa diam jika tidur. yang ada kau tidak akan tidur semalaman. adik kau harus tidur bersama bunda jangan mengganggu nya." kata Chen Zu.


"Tak mahuuu..." ucap gadis kecil itu dengan menjulurkan lidahnya


"Suamiku apa yang sebenarnya terjadi kenapa putri kita tiba-tiba tidak ingin tidur dengan kita. tidak biasanya dia sangat dekat dengan orang yang baru saja dia kenal." ucap ratu Qinan Xia dengan herannya.


"Entahlah aku juga tidak mengerti." jawab raja Ruxi Zu


"Tenanglah ratu putri Rein sangatlah penurut dia juga lucu. malam ini jika di ijinkan biarkan putri Rein tidur bersama saya." kata Yuan Lin yang membuat terkejut semuanya.


Bagaimana bisa gadis itu berkata jika putri Rein Xia adalah anak yang penurut justru di mata mereka putri Rein Xia adalah anak yang sangat nakal dan tidak pernah menurut buktinya tadi ratu Qinan Xia menyuruhnya untuk tetap di kamar tapi dengan tiba-tiba gadis kecil itu sudah sampai di kamar Yuan Lin.


"Tapi dia sangat nakal Lin. kau pasti akan terganggu. adik turun cepat Jangan membuat kakakmu repot karena dirimu." kata Chen Zu.


"Benar sekali putriku ayo biarkan teman kakakmu istirahat dulu. ayo kita kembali." kata raja Ruxi Zu.


"Tak mahuuu. nak sini." kata putri Rein Xia yang semakin mengeratkan pelukannya pada Yuan Lin.


"Tapi...."


Chen Zu pun memberi isyarat pada ratu Qinan Xia agar membiarkan saja. akhirnya merekapun setuju untuk membiarkan putri Rein Xia tidur bersama Yuan Lin.


"Baiklah aku titip Rein'er padamu. maaf jika akan membuat mu kerepotan."ucap ratu Qinan Xia dengan tidak enaknya.


"Tidak masalah ratu." kata Yuan Lin dengan mengangguk.


Yuan Lin pun menghabiskan waktunya untuk bermain bersama putri Rein Xia. tak disangka di usianya yang masih sangat kecil putri Rein Xia memiliki pemikiran seperti orang dewasa. bahkan dia memiliki kecerdasan yang cukup tinggi di bandingkan anak seusianya.


"Aihhh kenapa kau sangat manis he." ucap Yuan Lin dengan gemasnya.

__ADS_1


Kini mereka berjalan jalan keluar. tidak ada yang tahu jika Yuan Lin adalah teman Chen Zu. mereka yang melihat putri Rein Xia bermain dengannya mengira jika Yuan Lin adalah pelayan baru yang di tugaskan untuk menjaga putri Rein Xia.


"Bukankah gadis itu yang tadi bersama pangeran Chen Zu."


"Benar itu dia. tapi kenapa dia berjalan berama putri Rein."


"Ataukah mungkin dia pelayan baru disini yang di tugaskan untuk menjaga putri Rein.".


"Ya itu sangat mungkin kau lihat sendiri bagaimana penampilannya."


"Tapi kenapa ratu membiarkan orang sepertinya menjaga putri Rein Xia. bagaimana jika dia hanyalah seorang penipu. kita harus waspada dan memantau setiap gerak-gerik nya jangan sampai dia ada celah."


Pikiran pikiran konyol dan tidak masuk akan kembali masuk di kepala para pelayan yang melihat bagai interaksi Yuan Lin dengan putri Rein Xia dan lagi-lagi penampilan Yuan Lin menandai bahan utama pembicaraan mereka.


Para pelayan itupun langsung memantau yuan Lin Dan mengikutinya. langkah mereka mengendap-endap seperti seorang pencuri.


"Kau awasi dari sana karena disana ada jalan yang bisa membuatnya membawa kabur putri Rein Xia kapan saja."


para prajurit yang melihat bagaimana tingkah para pelayan pun hanya menatapnya dengan heran saja. apakah mereka tidak ada pekerjaan sehingga masih ada waktu untuk mengurusi masalah orang lain.


Tentu saja jawabannya tidak. jika mereka ketahuan oleh kepala pelayan ataupun yang lainnya mereka akan di hukum dan bisa saja di pecat dari pekerjaan mereka.


"Bagaimana?"


"Semuanya masih baik-baik saja tapi kita tidak tahu bukan apa yang akan terjadi selanjutnya."


"Ya bisa saja dia sedang mencari waktu yang tepat untuk menculik putri Rein Xia."


"Jangan sampai kita ketahuan olehnya atau jika tidak dia akan kabur."

__ADS_1


"Ya benar. jika kita bisa menangkap dan mengungkap siapa pelayan baru itu sebenarnya kita akan mendapatkan keuntungan dan bisa saja kita menjadi pelayan pribadi ratu."


Dengan gembiranya mereka sampai memikirkan hal seperti itu. apakah ini yang di namakan kebodohan yang hakiki. jika orang lain tahu apa yang berada di otak para pelayan itu tentu saja mereka akan berfikir aneh pada para pelayan itu.


__ADS_2