Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Pertarungan


__ADS_3

Di sebuah desa kecil yang tempatnya tak jauh dari hutan cahaya semua orang nampak ketakutan dengan kedatangan puluhan orang misterius bersenjata dan juga berlumuran darah. orang orang misterius itu menghancurkan apapun yang menghalangi jalannya. kepala desa di desa Awan menyuruh beberapa kultivator tingkat bumi awal untuk menghadapi orang orang tersebut. dan terjadilah pertarungan antara tujuh kultivator tingkat bumi awal dengan puluhan orang ralat mayat hidup.


Tentu saja para kultivator itu sangat percaya diri sekali untuk bisa mengalahkan semua orang itu. tapi setelah melakukan pertarungan dengan mereka ketujuh kultivator itu di buat tercengang dengan kekuatan dan ketahanan tubuh yang dimilikinya.


Terlihat sekali jika orang-orang itu tidak memiliki kekuatan apapun karena dari cara berjalannya saja seperti manusia yang sudah tidak berdaya sama sekali tapi sekarang para kultivator itu menjadi sangat serius untuk menghadapinya


Mereka di buat bingung sekaligus heran dengan sikap orang-orang yang sedang dilawannya tersebut. karena walaupun mereka di serang dan mendapatkan luka mereka tidak marah sama sekali justru ekspresi yang di keluarkan tetaplah datar dan bahkan tanpa ekspresi. tatapannya terlihat kosong seperti raga tanpa jiwa.


"Hati hati mereka sangat kuat." kata salah seorang kultivator yang mengingatkan rekannya untuk selalu berhati-hati karena lawan yang sedang mereka hadapi tidaklah seperti apa yang mereka lihat dan pikirkan.


"Hahahaha bagus sekali. hancurkan mereka semua yang menghalangi jalan kalian. aku ingin pasukan yang di minta raja iblis segera terbentuk." kata Mo Zue yang sedang duduk di atas pohon sambil tertawa senang.


Beberapa prajurit yang tengah berjaga mendengar suara dentingan senjata pun langsung menghampiri. dilihatnya disana sedang terjadi pertarungan dengan jumlah yang tidak seimbang.


"Cepat laporkan pada kaisar dan sisanya ikut aku untuk membantu mereka." kata seorang prajurit yang langsung bergabung bersama ketujuh kultivator di ikuti beberapa rekannya dari belakang.


Satu prajurit yang di perintahkan untuk melaporkan pada kaisar juga sudah pergi. sesampainya di depan istana, prajurit yang berjaga di pintu gerbang pun nampak heran ketika melihat prajurit itu berlari dengan wajah paniknya.


"Ada apa kenapa kau berlari seperti itu?" tanyanya.


"Terjadi pertarungan di desa Awan. aku ingin melaporkan hal ini pada kaisar Liu." jawab prajurit Min dengan nafas tersengal-sengal.

__ADS_1


Dengan segera penjaga gerbang pun membukakan pintu dan prajurit tadi langsung masuk. saat sampai di dalam ia melihat kaisar Liu dan pangeran mahkota tengah berbincang dengan salah satu ketua sekte sehingga ia pun segera menghampirinya.


"Salah hormat pada yang mulia kaisar." ucap prajurit Min dengan menundukkan kepalanya.


"Ku terima hormat mu. ada apa kenapa kalau terlihat sangat panik sekali?" tanya kaisar Liu pada prajurit Min


"Saya ingin melaporkan jika sudah terjadi pertarungan antara orang-orang misterius dengan beberapa kultivator dan para prajurit di desa Awan." jawab prajurit Min


"Pertarungan?" tanya pangeran Shen Liu dengan terkejut.


"Benar pangeran. puluhan orang misterius itu menyerang desa Awan." jawab prajurit Min.


"Baiklah perintahkan beberapa prajurit untuk ikut denganku ke desa Awan. kalian juga boleh ikut." kata kaisar Liu pada ketua Ling dan pangeran Shen Liu.


Tanpa di perintah para prajurit tadi yang di utus kaisar Liu untuk membantu desa Awan pun langsung bergabung dengan mereka dyang yang saat ini sedang bertarung.


Ketua Ling dan kaisar Liu yang memperhatikan pertarungan itupun nampak terlihat heran ketika lawan yang di hadapinya tidak pernah mengeluarkan ekspresi apapun.


"Kenapa aku merasa ada yang aneh dengan semua orang-orang itu." ucap pangeran Shen Liu yang terus memperhatikan pertarungan tersebut.


"Apakah anda tahu siapa mereka ketua Ling?" tanya kaisar Liu pada ketua Ling yang merupakan ketua pertama dari sekte dewa langit.

__ADS_1


"Saya tidak tahu kaisar. yang saya tahu mereka bukanlah manusia." jawab ketua Ling yang membuat kaisar liu dan pangeran Shen Liu menoleh ke arahnya.


"Bukan manusia? apa yang ketua Ling maksud?" tanya kaisar Liu dengan bingungnya.


"Mereka adalah mayat yang hidup kembali karena kekuatan dari seseorang dan orang itu juga yang mengendalikan mereka semua. tapi saya tidak tahu apa alasannya kenapa mereka menyerang desa ini." jawab ketua Ling.


"Lalu siapa orang yang telah mengendalikan semua mayat-mayat itu?" tanya kaisar Liu.


Ketua Ling tidaklah menjawab melainkan langsung mengedarkan pandangannya mencari keberadaan sosok yang sudah mengendalikan semua orang-orang yang sudah mati itu karena ia yakin jika orang tersebut juga ada disini.


"Ayah aku harus membantu mereka." kata pangeran Shen Liu ketika melihat hampir keseluruhan prajurit yang dikirim kaisar liu sudah tewas semuanya dan juga para kultivator sudah banyak mendapatkan luka.


"Baiklah berhati-hatilah putraku." ucap kaisar Liu yang di angguki oleh pangeran Shen Liu.


Pangeran Shen Liu pun segera bergabung dalam pertarungan tersebut yaitu pertarungan yang sangat tidak seimbang karena jumlah mereka sangatlah banyak sedang di pihak pangeran Shen Liu hanya tersisa beberapa kultivator dan prajurit saja yang masih bertahan.


Disisi lain dua pangeran dari kekaisaran Ming yang baru saja sampai di desa Awan terkejut ketika melihat pertarungan, apalagi disana ada pangeran Shen Liu. mereka berdua pun lantas ikut bergabung bersama pangeran Shen Liu untuk membantunya.


"Pangeran Ming." seru pangeran Shen Liu dengan terkejut ketika melihat dua orang yang datang secara tiba-tiba dan ikut bertarung.


"Tidak perlu khawatir pangeran kami akan membantumu." kata pangeran Kang Ming He.

__ADS_1


Mo Zue yang saat ini tengah bersantai di atas pohon dengan menikmati pertarungan tersebut pun menatap kesal pada dua orang yang baru saja datang dan ikut membantu pangeran Shen Liu.


"Habisi mereka semua sekarang juga dan setelah ini kita akan pergi." kata Mo Zue pada orang-orang yang ada dalam kendalinya.


__ADS_2