
Setelah berbincang-bincang kaisar Wei mengajak semuanya menuju ke ruang makan. berbagai hidangan mewah tersedia disana. tak perlu menunggu waktu lama kini semuanya terfokus pada makanan masing-masing. tidak ada suara apapun kecuali dentingan sendok saja.
Selesai menghadiri jamuan makan, kini Yuan Lin berbincang serta bermain juga dengan pangeran Zhuang. Dia menceritakan semuanya saat dia sampai ke dunia atas. putri Jiang He pun terlihat sangat berantusias mendengarkan cerita Yuan Lin
0l
"Andai saja aku sehebat dirimu jiejie aku pasti akan sangat senang bisa kesana." kata putri Jiang He dengan menatap ke atas sambil membayangkan bagaimana rasanya jika bisa ke dunia atas.
"Ck bukankah aku akan membawamu bersamaku besok." ujar Yuan Lin yang membuat putri Jiang He tersenyum malu.
"Ah iya benar aku lupa hahaha." ucap putri Jiang He .
Di sisi lain para laki-laki juga tengah melakukan hal yang sama seperti Yuan Lin. mereka saling bercengkrama dan terlihat begitu akrab layaknya sebuah keluarga.
Tak terasa waktu sudah berganti. cahaya sang Surya perlahan-lahan mulai naik pertanda jika pagi sudah tiba.
Pagi-pagi sekali Yuan Lin Dan Zhi Qing sudah berada di halaman belakang. mereka menggabungkan kekuatan mereka untuk membuat teleportasi untuk membawa semuanya ke dunia atas. hingga beberapa saat kemudian terciptalah sebuah gerbang besar di depan mereka.
"Baiklah kita hanya perlu menunggu mereka saja disini." kata Zhi Qing
"Aku akan ke kota dulu dan mengurus semuanya. jika mereka sudah datang kau bisa pergi lebih dulu aku akan menyusul." kata Yuan Lin yang di angguki oleh Zhi Qing.
__ADS_1
Disisi lain kaisar Wei, pangeran Han Tian dan pangeran Huang Hun, putri Jiang He dan suaminya tengah berjalan beriringan. mereka terlihat sangat bersemangat sekali hingga setiap prajurit yang di temui mereka sapa semuanya. hal itu tentu saja membuat para prajurit heran dan juga bingung tapi mereka tidak ambil pusing dan tetap melanjutkan tugasnya.
Yuan Lin melesat menuju kota kecilnya dengan kecepatan tinggi hingga tak butuh waktu lama kini dia sudah sampai di depan kota kecilnya. penjaga gerbang yang melihat ada seorang tiba-tiba muncul di depannya pun terkejut tapi ketika mereka melihat siapa itu dengan semangat dan antusias mereka menyambut dengan ramah dan hangat.
"Salam nona. bagaimana kabar nona? maaf jika penyambutan yang kita lakukan kurang karena kita tidak tahu jika nona akan kembali sekarang." kata salah satu penjaga gerbang dengan takutnya.
"Tidak masalah aku hanya sebentar saja. apakah Ketua kalian ada di dalam?" tanya Yuan Lin.
"Ketua baru saja keluar nona." jawab penjaga gerbang
"Baiklah aku akan masuk dulu sudah lama aku tidak kesini." kata Yuan Lin yang di persilahkan dengan baik oleh dua orang-orang nya
Sampai di dalam, semuanya sudah agak berbeda. beberapa bangunan baru sudah berdiri di beberapa tempat. Yuan Lin yang melihat perubahan itu pun tertarik untuk melihatnya.
"Berhenti. anda tidak boleh masuk tanpa seizin ketua." kata pria itu yang membuat Yuan Lin heran .
"Aku tidak perlu izin untuk masuk ke ruangan mana saja." kata Yuan Lin dengan wajah datarnya karena dia tahu jika pria itu adalah orang baru yang mungkin saja di rekrut oleh orang-orangnya.
Tiba-tiba saja datanglah seorang pria dengan langkah sedikit berlari menghampiri mereka. ya dia adalah Zi Ming Zu yang baru saja kembali dan melihat tindakan tidak mengenakan yang di lakukan oleh anggotanya pada nonanya.
"Apa yang kau lakukan bodoh!!! nona kau datang....maaf atas tindakan bodoh yang di lakukannya aku lupa memberitahu jika nona adalah pemimpin asli dari pasukan khusus ini. kau!! cepat minta maaf pada nona." kata Zi Ming Zu dengan mendorong pria tadi ke hadapan Yuan Lin
__ADS_1
Tentu saja perkataan Zi Ming Zu membuat pria tadi terkejut bukan main. memang benar dia belum mengetahui jika pemimpin pasukan bayangan yang sebenarnya adalah Yuan Lin karena itu dia tidak mengenali Yuan Lin.
Dia pun bersujud di hadapan Yuan Lin karena merasa bersalah dan takut dengan tindakan lancang yang dia lakukan pada Yuan Lin tapi dengan segera Yuan Lin langsung membawanya untuk berdiri.
"Aku memahaminya. tidak masalah tidak perlu khawatir. oh ya kau anggota baru bukan. selamat bergabung di sini. untuk semuanya akan di jelaskan olehnya. aku suka cara bekerja mu."kata Yuan Lin yang membuat pria tadi tercengang tidak percaya karena dia mengira dia akan mendapatkan hukuman tapi justru malah sebaliknya.
"Baiklah aku akan masuk terlebih dahulu. kau sudah membuat banyak perubahan disini tanpa seizinku ya. jika itu tidak sesuai dengan bayangan ku...." kata Yuan Lin dengan menatap Zi Ming Zu dengan tatapan datar dan dinginnya.
Zi Ming Zu hanya bisa tersenyum canggung saja walaupun sebenarnya dia juga takut itu tidak sesuai dengan apa yang di inginkan oleh nonanya.
"Aku benar-benar malu ketua. kenapa ketua tidak memberitahu ku jika nona yang sering di bicarakan rekan-rekan yang lain adalah nona kita." kata pria tadi yang bernama Li Xun.
"Ya aku lupa karena terlalu sibuk. ingat nona sangat membenci pengkhianatan. jika kau berani-berani berkhianat aku bisa memastikan jika umurmu hanya akan sampai di situ saja." kata Zi Ming Zu yang membuat Li Xun menelan ludahnya dengan susah payah.
"Nona sangat baik jadi kau tidak perlu setakut itu. kau tahu semua orang yang ada disini dahulunya hanyalah seorang budak yang di perlakukan layaknya binatang tapi nona datang dan rela membeli kami semua dengan harga yang sangat mahal. sebelumnya kami berfikir jika nona juga sama seperti tuan-tuan yang sebelumnya tapi justru pemikiran itu salah besar karena itu kami disini sudah bersumpah akan selalu bersama nona apapun yang terjadi." kata Zi Ming Zu dengan menepuk bahu Li Xun. sementara pria itu hanya terdiam dengan tatapan sulit di artikan.
Zi Ming Zu pun menyusul masuk ke dalam dan melihat jika Yuan Lin tengah menatap setiap sudut ruangan. dia dalam ruangan itu tertata rapi senjata-senjata dahulu yang pertama kali Yuan Lin berikan pada semua orang. Di sebelahnya ada juga beberapa buku yang tersusun rapi. rupanya ruangan itu di buat khusus untuk menyimpan senjata pertama yang nona mereka berikan.
Maaf jarang up huhu aku bener2 di sibukkan dg pekerjaan. sekali lg maaf bgt ya. aku berterimakasih Krn sampe sekarang masih ada yang ttp setia nungguin kelanjutan ceritanya....
Ohh iya aku mikir gini gaes,,kalau kita ngadain quiz gimana ya, Alhamdulillah author ada sedikit rezeki jd mau bagi2 sm 3 org yg beruntung...itu semua tk luput dr dukungan kalian semua selama ini. Gomawooooo🥰🥺🥺
__ADS_1
kira2 pada setuju ngga nih...
kalau setuju kita lanjut bahas di GC aja yahhh yuk langsung pd gabung aja