Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Kesembuhan Permaisuri Zinsy (LPT : SANG PENGUASA "Perdamaian Dua Alam" )


__ADS_3

Beberapa saat kemudian permaisuri Zinsy pun membuka matanya dengan perlahan. di sampingnya ada Kaisar langit yang selalu menanti saat-saat seperti ini. ketika melihat jika istrinya sudah sadar pria itu pun langsung saja memeluknya dengan terharu.


"Akhirnya kau bangun juga istriku." kata kaisar langit.


"Syukurlah permaisuri sudah sembuh." kata dewa Wenzui.


Permaisuri Zinsy pun bangun dengan perlahan-lahan kemudian tatapannya beralih pada seorang gadis yang kini tengah berdiri di samping dewa Wenzui.


"Siapa dia?" tanya permaisuri Zinsy pada kaisar langit.


"Dia adalah orang yang sudah menyembuhkan dirimu." jawab kaisar langit.


"Salam permaisuri. saya Yuan Lin." kata Yuan Lin dengan menundukkan kepalanya.


tatapan permaisuri pun kini tertuju pada kalung yang di pakai Yuan Lin. kalung yang sama yang pernah dewa Wenzui berikan pada menantunya.


"Darimana kau mendapatkan Kalung itu?" tanya permaisuri Zinsy yang membuat Yuan Lin menatap ke arah kalungnya begitu juga kedua pria itu.


"Jadi benar dugaan ku dia adalah putrinya. aku tidak menyangka putrinya akan tumbuh menjadi gadis sehebat ini." batin dewa Wenzui yang membuat Yuan Lin menatapnya.


"Apakah pria ini tahu siapa diriku dan ibuku. tapi kenapa aku merasa wajahnya itu seperti tidak asing. dimana aku pernah melihatnya." batin Yuan Lin .


"Ahh ya ini pemberian ibuku." jawab Yuan Lin yang seketika mengingat siapa pria yang ada di sampingnya.


Ia pun menatap dewa Wenzui dengan tatapan tajam dan menukik. apakah pria itu yang sudah membuat hidupnya kesulitan dan penuh rintangan seperti yang dia alami. jika itu benar Yuan Lin benar-benar akan memberikan pelajaran pada pria itu.


Mendadak bulu kuduk dewa Wenzui pun berdiri ketika merasakan ada sesuatu yang berbahaya sedang menantinya. ia tidak tahu apa itu. tapi ketika tatapannya tak sengaja beradu pandang dengan Yuan Lin ia langsung menahan nafasnya melihat tatapan mengerikan itu.

__ADS_1


"Ke kenapa kau menatapku seperti itu?" tanya dewa Wenzui dengan bergidik.


"Jika boleh tau siapa ibumu?" tanya permaisuri Zinsy dengan penasarannya.


"Jia Li." jawab Yuan Lin dengan santainya yang membuat pasangan suami istri itu terkejut bukan main


"Jia Li. nama yang sama seperti istri putra kita." kata kaisar langit.


"Siapa nama ayahmu?" tanya permaisuri Zinsy lagi.


"Han Zou." jawab Yuan Lin yang membuat mereka terkejut bukan main.


Tanpa sadar permaisuri Zinsy langsung berdiri dan memeluk Yuan Lin dengan begitu eratnya. ia tidak percaya jika bayi kecil yang dulu tidak pernah dia inginkan sekarang sudah tumbuh menjadi gadis yang begitu hebat seperti sekarang ini.


Ya memang dulu kaisar langit dan permaisuri Zinsy sempat menentang hubungan Han Zou dan ibu Yuan Lin bahkan hingga mereka sudah mempunyai seorang bayi.


"Maafkan aku." ucap permaisuri Zinsy dengan menangis.


"Bagaimana kau bisa pergi lagi hah. sudah sangat lama aku menunggumu datang. dan si brengsek ayahmu itu tidak pernah sedikitpun mengingatku ataupun memberi kabar padaku." seru permaisuri Zinsy dengan kesal dan juga marah ketika mendengar jika Yuan Lin akan pergi lagi.


Kaisar langit pun masih mencerna semua yang sedang terjadi. sementara dewa Wenzui hanya tersenyum kecil saja melihat itu.


"Jangan bilang jika aku merahasiakan ini padaku." kata kaisar langit


"Tidak. sebenarnya aku sudah menduga jika gadis itu ada ikatan kuat dengan anda kaisar." kata dewa Wenzui.


"Apakah benar jika kau adalah anak si brengsek itu?' tanya kaisar langit yang ingin memastikan.

__ADS_1


"Ya jika anda tidak percaya anda bisa tanyakan langsung pada orang yang ada di sebelah bagaimana bisa saya sampai disini dan menjalani kehidupan tidak normal seperti ini." kata Yuan Lin dengan sinisnya.


"Ahh i ituu aku bisa menjelaskan nanti hahaha." ucap dewa Wenzui dengan canggungnya.


"Kau harus tetap disini. karena hanya kau satu-satunya yang mempunyai ikatan darah kami dan pantas untuk menggantikan posisi si brengsek itu." kata permaisuri Zinsy yang membuat Yuan Lin bingung.


Saat sedang asyik berbicara tiba-tiba saja pintu ruangan terbuka dan menampakkan sepasang kaki jenjang yang melangkah masuk. seorang gadis cantik berjalan dengan lenggak-lenggoknya. hanya menatap sekilas saja Yuan Lin sudah bisa menebak apa yang ada di pikiran gadis itu.


Dia adalah putri Mei. seorang gadis cantik yang sudah mengabdi pada Kaisar langit dan permaisuri Zinsy sangat lama bahkan sangat setia sampai sekarang. dia berasal dari klan Zhao yang ada di alam atas.


Melihat jika permaisuri Zinsy sudah sadar membuat gadis itu segera berlari dan memeluk wanita itu dengan eratnya. dia juga sangat menantikan ini setelah sekian lama..


"Permaisuri anda sudah baik-baik saja." tanya putri Mei yang membuat permaisuri tersenyum.


"seperti yang kau lihat aku sudah baik-baik saja bukan." jawab permaisuri Zinsy dengan tersenyum.


"Syukurlah saya sangat khawatir jika permaisuri kenapa kenapa." ujar putri Mei dengan menghela nafas lega.


"Oh iya siapa gadis ini permaisuri? saya tadi melihatnya datang. kenapa dia ada disini?" tanya putri Mei dengan penasarannya.


Putri Mei memang sudah di anggap seperti anak sendiri oleh kaisar langit dan permaisuri Zinsy. dia juga sangat dekat dengan Permaisuri Zinsy.


"Dia adalah putriku juga. namanya Yuan Lin. kau bisa memanggilnya kakak Lin ." kata permaisuri Zinsy yang membuat putri Mei terkejut bukan main.


"Putri... bagaimana bisa anda mengangkat seseorang yang asing dan entah berasal dari mana. bagaimana jika dia adalah orang jahat yang hanya menyamar saja." kata putri Mei.


"Itu tidak akan terjadi. tenanglah semuanya akan baik-baik saja." ujar permaisuri Zinsy.

__ADS_1


"Ck kenapa gadis itu menatap ku seperti itu. apakah dia pikir aku akan terpengaruh begitu. dia pasti merasa jika posisinya saat ini sedang tidak aman karena kehadiran ku." batin Yuan Lin dengan tersenyum kecil.


"Baiklah lebih baik kita makan saja sekarang. susah sangat lama kita tidak makan bersama. dewa Wenzui umumkan pada semua rakyat ku jika permaisuri mereka sudah sembuh. dan untuk kedepannya semua pajak akan aku turunkan menjadi setengahnya saja." kata kaisar langit.


__ADS_2