Legenda Putri Tidur

Legenda Putri Tidur
Cermin Surgawi


__ADS_3

Tiba-tiba saja kakek Lim menyerang Yuan Lin yang membuat gadis itu langsung menghindari setiap serangan yang di berikan kakek tua tersebut. tentu ia terkejut dengan apa yang di lakukan kakek Lim.


Beberapa serangan sudah kakek Lim layangkan pada Yuan Lin namun gadis itu hanya terus menghindari tanpa membalas satu serangan pun dan itu tentu membuat kakek Lim di buat kesal.


"Kenapa kau hanya mengindar dan tidak membalas menyerangku hah." kata kakek Lim di tengah-tengah pertarungannya.


"Aku tidak akan membalas menyerangmu." jawab Yuan Lin yang terus menghindari setiap serangan yang di berikan kakek Lim


"Cih ternyata kau sangatlah lemah." kata kakek Lim yang bermaksud untuk memancing amarah Yuan Lin namun gadis itu tetap dengan santainya menghindari setiap serangannya hingga membuat pria tua itu sangat kesal sehingga memberikan serangan terkuatnya hingga Yuan Lin mundur beberapa langkah.


"Hahaha sangat lemah. itu hanyalah serangan biasa saja dan kau sudah kalah begitu. hahaha itu sangat memalukan lebih baik kau diam saja di kamar dan berdandan secantik mungkin jangan keluar karena itu akan sangat berbahaya bagimu." kata kakek Lim yang membuat Yuan Lin geram seketika.


"Baiklah jika itu maumu aku tidak akan tinggal diam lagi tapi jangan salahkan aku jika kau terluka karena kau yang memaksaku untuk melakukannya." jawab Yuan Lin kemudian mulai menyerang kakek Lim.


Karena usahanya berhasil, dengan sigapnya pria tua itu menghindari setiap serangan yang di berikan Yuan Lin dan balas menyerang. Yuan Lin juga tidak main-main memberikan serangannya ia tentu tidak akan membiarkan orang yang sudah melukainya begitu saja.


Yuan Lin menggunakan pedang merahnya dan menciptakan serangan yang sangat kuat. kakek Lim yang menahan serangan tersebut pun di buat kewalahan. ia tidak mengira jika Yuan Lin benar-benar akan memberikan serangan yang sangat kuat seperti itu.


"Gadis ini benar-benar sangat kuat. tapi kenapa aku tidak bisa melihat Kultivasinya." batin kakek Lim yang membuat Yuan Lin hanya tersenyum kecil saja.


Karena merasa bertarung dengan pria tua itu hanya membuang-buang waktu saja akhirnya ia pun memutuskan untuk mengakhiri saja pertarungan tersebut karena ia juga masih harus mengurus urusannya yang sampai saat ini masih belum terselesaikan.


"Cukup tidak perlu terlalu bersemangat karena aku hanya ingin tahu seberapa kuatnya dirimu saja. aku mengakui jika kau mampu menjaganya." kata kakek Lim yang membuat Yuan Lin bingung.

__ADS_1


"Apa yang sebenarnya dia pikirkan. dia tiba-tiba menyerangku dan sekarang mengatakan jika dia hanya ingin melihat seberapa kuat diriku." batin Yuan Lin dengan tidak mengerti.


"Aku yakin kau lebih kuat dari yang aku kira karena aku tidak bisa melihat tingkatan yang sudah kau capai. dan aku yakin kalau kau mampu menjaga cermin ini." kata kakek Lim dengan menyerahkan cermin tersebut pada Yuan Lin.


"Cermin ini bernama cermin surgawi. aku mendapatkannya saat aku sedang berkelana. dia akan mengeluarkan kekuatan yang sebenarnya jika kau arahkan tepat ada cahaya matahari dan jika kau menggabungkannya dengan senjata berelemen petir maka sekuat apapun lawan yang sedang kau hadapi dia akan hancur karena serangan tersebut." lanjutnya.


"Apakah kakek yakin ingin menyerahkan senjata ini padaku? apakah kau tidak takut jika sebenarnya aku adalah orang jahat?" tanya Yuan lin.


"Tidak mungkin aku salah menilaimu benarkah begitu?" ujar kakek Lim dengan tersenyum.


"Hmm baiklah kalau begitu aku akan menjaganya dan menggunakannya suatu saat." jawab Yuan Lin dengan menerima cermin itu


"Gunakan ini secara bijak karena di luaran sana banyak sekali orang yang menginginkan ini. jika ada yang tahu senjata ini berada di tanganmu maka kau juga akan seperti aku." kata kakek Lim mengingatkan Yuan Lin.


Ketika sedang memandangi wajahnya di dalam cermin tiba-tiba saja tanda bulan sabit di dahinya muncul dan memancarkan sebuah cahaya begitupun juga cermin itu yang membuat kedua orang itu terkejut. kemudian kedua cahaya itu saling menyatu dan masuk kedalam diri Yuan Lin.


"Tidak mungkin." seru kakek Lim dengan terkejut.


"Ada apa? kenapa tiba-tiba tanda yang ada di dahiku bersinar bersamaan dengan cermin ini juga?" tanya Yuan Lin dengan bingungnya.


"Tidak mungkin dia pemilik yang sebenarnya. ini terdengar sangat tidak masuk akal." batin kakek Lim yang terdiam sambil menatap Yuan Lin.


"Siapa yang kakek maksud?" tanya Yuan Lin yang membuat kakek Lim lagi-lagi terkejut.

__ADS_1


"apakah kau juga bisa membaca isi pikiran orang lain?" tanya kakek Lim


"Sedikit." jawab Yuan Lin dengan santainya.


"Kau ba bagaimana kau bisa melakukannya." kata kakek Lim yang membuat Yuan Lin semakin tidak mengerti.


"Hah???"


"Tidak tidak. sekarang aku sangat yakin dan percaya karena telah menyerahkan cermin itu padamu. cermin itu sudah menemukan pemiliknya." kata kakek Lim.


"Memangnya siapa pemiliknya?" tanya Yuan Lin.


"Dirimu lah pemilik asli cermin ini." jawab kakek Lim.


"Hah? aku??!!" kata Yuan Lin dengan terkejut karena bagaimana mungkin dia adalah pemilik cermin itu sedangkan dia saja baru melihatnya.


Kakek Lim pun menceritakan bagaimana dia mendapatkan cermin tersebut dan mengetahui jika Yuan Lin adalah pemilik asli cermin tersebut.


Kejadian itu bermula saat Lin Lin kecil di asingkan di dalam hutan terlarang. gadis kecil itu tidak sengaja menemukan sebuah cermin usang namun terlihat begitu indah di matanya sehingga gadis kecil itu mengambilnya dan selalu menjaga cermin tersebut.


Namun saat sedang duduk di bawah pohon sambil memegang cermin tersebut tiba-tiba datanglah sekumpulan orang yang membuat gadis kecil itu berlari ketakutan dan meninggalkan cermin miliknya. hingga tidak berselang lama kemudian kakek Lim yang waktu itu merupakan pengembara di usia mudanya menemukannya dan menyimpannya.


Di luar dugaannya cermin yang di bawanya merupakan senjata tingkat misteri yang sangat kuat karena saat dia sedang di serang tidak sengaja cermin tersebut jatuh dan menghadap ke atas tepat ke arah sinar matahari dan muncullah sebuah kekuatan besar yang menghantam orang-orang yang menyerangnya tadi.

__ADS_1


__ADS_2