
Putri Jiang He merias Yuan Lin dengan raut wajah gembiranya. ia begitu antusiasnya mendandani gadis itu apalagi ketika penutup wajah Yuan Lin di buka membuatnya semakin berbinar. Yuan Lin pun dengan sangat terpaksanya hanya diam menurut saja.
"Selesai. wahh lin jiejie kau benar-benar sangat cantik. aku yakin pangeran mana pun yang melihat mu akan langsung jatuh cinta." kata putri Jiang He dengan memuji hasil karyanya sendiri walaupun begitu tetap saja Yuan Lin memang sudah sangat cantik
Yuan Lin pun mengambil cermin dan langsung terkejut melihat betapa menyeramkannya wajahnya. bagaimana tidak bibir yang tadinya bewarna merah cery kini bewarna merah terang yang sangat tidak cocok untuknya. apalagi dengan riasan wajah yang sangat tebal membuatnya menjadi seperti wanita penggoda di luar sana.
"Ahhh kenapa kau mengahapus riasannya. itu terlihat sangat cantik." seru Putri Jiang He.
"Cantik? cobalah buka matamu apakah aku terlihat cantik atau justru seperti seorang jal***. ck seleramu benar benar tidak bisa ku mengerti. sudahlah aku akan seperti biasanya saja. lagi pula ini hanya makan biasa saja. kau pergi saja dulu aku akan menyusulnya." kata Yuan Lin yang masih membersihkan wajahnya.
"Tapi...." ucap putri Jiang He yang kemudian langsung di dorong tubuhnya untuk keluar dari kamar Yuan Lin.
"Ck merepotkan saja. hufttt baiklah setelah ini aku akan berlatih lagi sudah lama sekali aku tidak menggunakan kekuatan ku yang baru. tapi apa mungkin aku masih berada di tingkatan seperti waktu itu. sudahlah itu tidaklah penting." ucap Yuan Lin.
Disisi lain tepatnya di jurang kematian Zhi Qing tengah bermeditasi setelah melakukan beberapa latihan ringan untuk melatih kembali kekuatan yang dia miliki. saat ini perbedaan kekuatan Antara Zhi Qing dan Yuan Lin tidak beda jauh. Xi Shen sendiri tidak tahu apa yang di lakukan Zhi Qing hingga kekuatan yang dia miliki sudah hampir menyamainya.
"Takdir memang tidak pernah salah. setelah ini aku akan keluar dari sini. aku yakin setelah mereka dikalahkan tidak ada yang mengisi kedudukan sebagai seorang pemimpin di kerajaan ku atau justru mereka sedang memperebutkan itu." gumam xi Shen
__ADS_1
Memang benar saat ini di kerajaan neraka tengah terjadi kekacauan karena kekosongan pemimpin. mereka menganggap diri merekalah yang paling kuat dan paling berhak untuk duduk di singgasana itu. mereka saling menyerang dan memperdaya satu sama lain hingga membuat orang kepercayaan Xi Shen yang saat ini menjadi prajurit bingung atas keributan yang terjadi.
Panggil saja dia Li Chung yang dulunya merupakan orang kepercayaan Xi Shen tapi setelah Xi Shen pergi dia memutuskan untuk menjadi prajurit biasa saja karena ia tidak mau mengkhianati Xi Shen apalagi sampai Bekerja sama dengan orang-orang dari dunia hitam.
"Dimana aku harus mencari keberadaan junjungan. disini keadaan semakin kacau. jika terus di biarkan seperti ini bisa-bisa kerajaan neraka hancur. aku harus segera menemukan keberadaan junjungan dan membawanya kemari." gumam Li Chung dengan tekad yang kuat.
Selama ini dia diam diam sudah mencari keberadaan Xi Shen di berbagai tempat bahkan sampai tempat yang tidak di ketahui oleh banyak orang tapi tidak menemukan keberadaan junjungannya. kini hanya tinggal dua tempat saja yang belum dia kunjungi yaitu alam dewa dan dunia bawah.
Pertama dia akan pergi ke alam dewa karena mungkin saja ratu penyihir membawa junjungannya ke sana walaupun sebenarnya dia agak ragu untuk ke alam dewa karena alam dewa dan neraka sangat bermusuhan apalagi ketika ratu penyihir berhasil melukai salah satu orang penting yang berasal dari alam dewa membuat kaisar langit dan semua penghuni alam dewa membenci semua yang berkaitan dengan alam neraka.
Setelah mempersiapkan semuanya dengan matang ia pun langsung saja pergi menuju alam dewa. ia menyamar menjadi seorang laki-laki tampan namun dengan penampilan sederhana tak lupa ia juga menyembunyikan auranya.
Ya di alam neraka memang seperti itu orang-orang dengan kemampuan mumpuni bisa merubah dirinya menjadi siapapun. seperti sebelumnya jika di alam neraka semakin tinggi kekuatan seseorang semakin sempurna pula bentuk mereka menjadi seperti manusia biasa tapi berbeda dengan raja mereka yang akan terlihat begitu menyeramkan dengan aura yang dimiliknya.
Li Chung menggunakan portal teleportasi untuk sampai di alam dewa. hingga beberapa saat ia muncul dengan tiba-tiba di luar alam dewa yang membuatnya bernafas lega.
"Hahh syukurlah aku tidak muncul di tempat yang salah. ck akan sangat merepotkan jika aku tiba-tiba muncul di tempat yang tidak seharusnya. lebih baik aku mulai mencari saja." ucap Li Chung dengan berjalan masuk.
__ADS_1
Suasana di alam dewa sama seperti suasana di alam neraka dan dunia bawah yang membedakan adalah tingkatan kekuatan yang di miliki. rata rata semua orang yang ada di alam dewa berada di tingkatan surgawi dan importal.
"Kenapa aku tidak bisa merasakan aura junjungan disini apakah mungkin jika junjungan ada disini." gumam Li Chung
"Hei anak muda siapa dirimu apakah kau orang baru yang datang kesini?" tanya salah seorang yang membuat Li Chung terkejut.
"Ah i iya tuan seperti itu. saya baru saja berhasil sampai di sini setelah sekian lama." jawab Li Chung yang membuat pria itu menatapnya dengan tatapan penuh selidik.
"Ada apa tuan kenapa kau memperhatikan ku seperti itu?" tanya Li Chung yang mulai merasa gugup.
"Tidak ada. baiklah aku pergi jika kau ingin mencari penginapan tidak jauh dari sini." ucap pria itu kemudian pergi.
Li Chung pun mulai berjalan kembali hingga ia sampai di sebuah kedai makan. entah kenapa ia merasa tertarik untuk ke kedai itu. setelah masuk tak sengaja ia mendengar pembicaraan beberapa orang yang juga ada disana.
"Iya aku mendengar sendiri jika kaisar langit ingin mengerahkan pasukannya agar menghancurkan kerajaan neraka."
"Itu lebih baik. aku sangat geram dengan tingkah orang-orang dari sana. apalagi ketika si wanita gila itu melukai permaisuri Zinsy ingin sekali aku meratakan tanah itu."
__ADS_1